
LEBAK | Bencana longsor disertai pergeseran tanah terjadi di Kampung Pasir Laja RT 01 RW 08, Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Jumat malam (15/05). Peristiwa tersebut menyebabkan akses jalan utama warga mengalami kerusakan parah hingga terputus.
Jalan yang amblas diketahui menjadi jalur utama masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju sekolah hingga kegiatan ekonomi warga.
Berdasarkan informasi warga, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hingga malam hari. Retakan pada badan jalan disebut terus membesar hingga akhirnya sebagian jalan amblas akibat pergerakan tanah.
Baca Juga
- Banjir dan Longsor Terjang Lima Kecamatan di Lebak, 37 Rumah Terdampak
- PMII Lebak Kritik Polemik Pemimpin Daerah, Soroti Arah Pembangunan
Salah seorang warga, Asep (42), mengatakan longsor bermula dari retakan kecil yang kemudian semakin melebar.
“Awalnya cuma retak kecil, tapi lama-lama tanah bergerak dan jalan langsung amblas. Sekarang kendaraan sudah tidak bisa lewat,” ujarnya, Minggu (17/05).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga di wilayah setempat.
“Kalau tidak segera diperbaiki, aktivitas warga bakal terganggu total,” katanya.
Warga lainnya, Rina (35), mengaku khawatir longsor akan semakin meluas jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Kami takut longsornya tambah besar karena tanah masih terus bergerak. Harapannya pemerintah cepat turun tangan sebelum ada korban,” ujarnya.
Saat ini warga bersama aparat setempat masih melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Tanda darurat juga dipasang untuk mencegah pengendara melintas di area jalan yang terputus.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat dan perbaikan akses jalan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. | Fjr
![]()









