spot_img

PMII Kabupaten Tangerang Desak Audit Pengelolaan Sampah Usai Kebakaran TPA Jatiwaringin

Foto: Ketua PC PMII Kabupaten Tangerang, Mifta Al-Farizi.

TANGERANG | Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola persampahan menyusul kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.

Ketua PC PMII Kabupaten Tangerang, Mohamad Mifta Al Farizi, menilai kebakaran tersebut bukan sekadar musibah, melainkan menjadi peringatan atas sistem pengelolaan sampah yang dinilai belum berjalan secara optimal.

Menurut Mifta, persoalan persampahan di Kabupaten Tangerang perlu mendapat perhatian serius. Ia mengacu pada data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup yang mencatat timbulan sampah di Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 2.663 ton per hari.

Baca Juga

Berdasarkan data tersebut, hanya sekitar 0,04 persen sampah yang tercatat terkelola, sementara 99,96 persen lainnya masih tercatat belum terkelola.

“Apabila data tersebut benar mencerminkan kondisi atau pelaporan resmi pemerintah daerah, maka ini merupakan peringatan serius yang tidak boleh dianggap sebagai persoalan administratif semata,” ujar Mifta dalam keterangan tertulis, Rabu (01/07).

Ia mengatakan, angka pengelolaan sampah yang tercantum dalam SIPSN perlu mendapat penjelasan resmi dari pemerintah daerah. Jika data tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan, maka diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah. Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan data, pemerintah diminta menjelaskan penyebab ketidaksesuaian tersebut.

Mifta juga menilai sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang masih didominasi pola kumpul, angkut, dan buang tanpa diimbangi upaya pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, maupun pengolahan yang memadai.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya meningkatkan jumlah armada pengangkut atau mengoptimalkan penerimaan retribusi persampahan, tetapi juga harus memperbaiki kualitas layanan serta efektivitas pengurangan volume sampah.

Menyikapi kebakaran TPA Jatiwaringin, PC PMII Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah daerah membuka data pengelolaan sampah secara transparan, melakukan audit terhadap sistem pelaporan ke SIPSN, mengevaluasi kebijakan persampahan secara menyeluruh, serta menyusun peta jalan pengelolaan sampah yang tidak lagi bergantung pada pola kumpul, angkut, dan buang.

“Kebakaran di TPA Jatiwaringin seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan persampahan agar lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart