spot_img

Sekwil BEM PTNU Banten Urai Teknik Sidang sebagai Fondasi Kepemimpinan dalam ToT FTIK UCA

Foto: BEM FTIK UCA menggelar Training of Trainers (ToT).

TANGERANG | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Cendekia Abditama (UCA) menggelar Training of Trainers (ToT) sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa.

Kegiatan tersebut menghadirkan Sekretaris Wilayah BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Banten, Hizazil Fikri Mujaki, sebagai narasumber pada sesi Teknik Sidang Organisasi.

Kehadiran Hizazil dinilai memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik persidangan organisasi. Selain mengulas aspek normatif, materi yang disampaikan juga diperkaya dengan pengalaman menghadapi dinamika forum yang kerap terjadi dalam organisasi kemahasiswaan.

Baca Juga

Dalam pemaparannya, Hizazil menjelaskan bahwa teknik sidang bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian penting dari tata kelola organisasi yang demokratis. Menurutnya, kualitas organisasi dapat dilihat dari kemampuannya membangun forum yang tertib, argumentatif, serta mampu menghasilkan keputusan yang memiliki legitimasi moral dan organisatoris.

“Forum bukan sekadar ruang administratif untuk menetapkan keputusan. Forum adalah arena dialektika yang menuntut kedewasaan berpikir, penghormatan terhadap perbedaan, serta kemampuan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan personal. Dari forum yang sehat akan lahir kepemimpinan yang berkualitas,” ujar Hizazil, Jum’at (26/06).

Ia menambahkan, Training of Trainers memiliki posisi strategis dalam proses kaderisasi karena menjadi ruang transfer pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, organisasi yang mampu bertahan bukanlah organisasi yang bergantung pada figur tertentu, melainkan organisasi yang berhasil membangun sistem kaderisasi yang berkelanjutan dan melahirkan pemimpin-pemimpin baru.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, simulasi persidangan, hingga diskusi mengenai etika berforum, mekanisme interupsi, tata tertib persidangan, serta teknik pengambilan keputusan secara demokratis.

Melalui kegiatan ini, FTIK Universitas Cendekia Abditama menegaskan komitmennya dalam membangun tradisi kaderisasi yang berorientasi pada penguatan kapasitas intelektual dan kepemimpinan mahasiswa.

Kehadiran Hizazil diharapkan dapat mendorong peserta memandang forum organisasi bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai laboratorium demokrasi yang membentuk karakter, integritas, dan kualitas kepemimpinan. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart