
LEBAK | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Insan Cita Cabang Lebak mendesak Polres Lebak segera mengusut dan menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap lima kader HMI yang terjadi di Sekretariat HMI, Perumahan Graha Sentral Pribadi Blok C1, Jalan Ir Juanda, Rangkasbitung Barat, Kamis (12/06) malam.
Organisasi mahasiswa tersebut menilai tindakan kekerasan yang diduga dilakukan sekitar 20 orang itu tidak dapat ditoleransi. Selain menyebabkan sejumlah kader mengalami luka-luka, peristiwa tersebut juga dinilai menimbulkan rasa tidak aman di lingkungan mahasiswa.
Ketua Umum HMI Komisariat Insan Cita Cabang Lebak, Egi Maulana Agung menjelaskan, insiden bermula saat sejumlah kader HMI tengah berada di sekretariat dan mendengar teriakan maling dari warga sekitar.
Baca Juga
- HMI Desak Polres Lebak Tuntaskan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Banjarsari
- Momentum Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti Tingginya Kekerasan
“Teman-teman yang sedang berkumpul langsung keluar dan ikut mencari bersama warga,” kata Egi, Senin (15/06).
Sekitar 30 menit kemudian, warga bersama mahasiswa menemukan seorang pria bersembunyi di semak-semak belakang sekretariat. Pria tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke rumah warga untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah.
“Semua pihak sudah saling memaafkan dan masalah itu sudah selesai,” ujarnya.
Namun, sehari setelah kejadian tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai ketua RT bersama adik dari pria yang sebelumnya dituduh mencuri mendatangi sekretariat HMI. Tidak lama kemudian, sekitar 20 orang datang menggunakan sepeda motor dan memanggil kader HMI keluar dari sekretariat.
“Begitu sampai di depan sekretariat, mereka langsung membariskan teman-teman di jalan lalu memukuli korban. Beberapa orang juga melontarkan ancaman,” ungkap Egi.
Akibat kejadian itu, lima kader HMI mengalami luka memar, benjol, luka di bagian wajah, hingga luka akibat senjata tajam. Para korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Lebak.
“Kami sudah membuat laporan resmi. Kami berharap polisi bergerak cepat menangkap seluruh pelaku dan memproses mereka sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
HMI Komisariat Insan Cita Cabang Lebak berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak memicu keresahan di kalangan mahasiswa maupun masyarakat. | Fjr
![]()









