spot_img

HMI dan KUMALA Desak Ketua DPRD Lebak Mundur Jika Terbukti Terlibat Kasus Penculikan Aktivis

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari saat menemui massa aksi.

LEBAK | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lebak, pada Senin, (27/07).

Massa mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap aktivis Fam Fuk Tjhong alias Uun hingga mengungkap pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga meminta Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, mengundurkan diri dari jabatannya apabila proses hukum nantinya membuktikan adanya keterlibatan dalam perkara tersebut.

Baca Juga

Aksi diwarnai teatrikal yang menggambarkan dugaan penganiayaan terhadap aktivis serta pembakaran ban bekas sebagai bentuk protes terhadap kasus yang tengah ditangani Polda Banten.

Ketua Umum Koordinator KUMALA Lebak, Rohimin, mengatakan mahasiswa mencermati perkembangan penyidikan yang dilakukan kepolisian. Namun, ia menegaskan tuntutan agar Ketua DPRD mundur hanya berlaku apabila keterlibatan dalam perkara tersebut terbukti secara hukum.

“Jika terbukti ada keterlibatan atau ada pihak yang menginstruksikan dugaan penculikan dan penganiayaan itu, kami meminta Ketua DPRD dengan lapang dada mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Rohimin usai aksi.

Ia menilai aparat penegak hukum harus mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan.

“Kami meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan menangkap dalang di baliknya. Jangan sampai hanya pelaku lapangan yang diproses, sementara aktor intelektualnya tidak terungkap,” ujarnya.

Rohimin mengapresiasi langkah Polda Banten yang telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Meski demikian, menurutnya, proses hukum harus terus dikembangkan hingga seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara utuh.

“Sampai hari ini aktor intelektualnya belum terungkap. Kami ingin kasus ini dibuka secara terang benderang,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

“Saya serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian,” kata Juwita saat menemui massa aksi. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart