Si Lidah Emas Dirampok Begal

Cerita pendek oleh: Budi Sabarudin (Budi Euy)*

NEGERI Orowodol gempar segempar-gemparnya. Penyebabnya, seorang politisi yang dijuluki si Lidah Emas dirampok begal. Lidahnya dibawa kabur. Entah ke mana. Mungkin ke tempat persembunyiannya di tengah hutan. Mungkin.

Peristiwa yang sangat ganjil dan mengerikan itu terjadi di penghujung malam, kira-kira sekitar pukul 03.00 malam.

Pada malam itu, tepatnya malam jumat, istrinya yang juga seorang biduan dangdut baru pulang manggung dari luar provinsi sekitar pukul 02.00 malam

Sang Biduan langsung memberikan hadiah sebuah kecupan hangat di kedua pipi suaminya yang sedang tidur sambil membisikkan lagu “Selamat Malam Duhai Kekasih”, sebuah lagu yang selalu diminta suaminya ketika mereka akan beranjak tidur, atau ketika mereka jalan-jalan berdua mengendarai mobil ke tempat wisata.

Baca Juga 

Untuk menghibur suaminya di sepanjang perjalanan, Sang Biduan selalu menyanyikan lagu Selamat Malam Duhai Kekasih, sedangkan suaminya mengendalikan setir mobil sambil menikmati lagu tersebut dengan begitu mendalam. Edan, ini lagu bener-bener edan. Lagu tingkat dunia, kata si Lidah Emas dalam hati.

Lagu dangdut itu lagu favorit si Lidah Emas. Ia dulu pernah tergila-gila dengan lagu itu, dan bahkan pernah tergila-gila pula pada penyanyi dan pencipta lagunya. Sungguh hebat lirik lagu itu, penyanyinya juga dahsyat dalam membawakan lagu itu, kata si Lidah Emas, suatu kali.

Sang Biduan kemudian tidur. Namun baru saja satu jam tidur sambil memeluk perut suaminya yang buncit, Sang Biduan tiba-tiba merasakan ada keanehan-keanehan.

Dari kejauhan Sang Biduan mendengar suara srigala yang melolong-lolong, disusul kemudian suara burung celepuk dan burung sirit uncuing. Kedua burung itu terus menerus bernyanyi di atap rumahnya.

Diantara suara burung celepuk dan burung pengirim tanda kematian itu, Sang Biduan juga mendengar suara segerombolan babi hutan yang mengendus-ngendus di sekitar rumahnya serta suara balapan motor entah di mana.

Suara-suara itu membuat malam yang sunyi dan dingin semakin mencekam dan benar-benar menyeramkan.

Tiba-tiba Sang Biduan merasakan seperti melayang pada dunia asing, dunia ilusi, dunia yang tak bisa dipahami secara nalar. Mendadak bulu kuduk Sang Biduan berdiri. Sementara suaminya tidur lelap dan mendengkur begitu nyaringnya, namun lama-lama, suara dengkuran itu semakin aneh, seperti suara kerbau yang disembelih.

Sang Biduan semakin kaget, karena tiba-tiba saja ia merasakan seperti ada yang meniup lembut pada tengkuknya, lalu dengan cepatnya muncul dua sosok hitam membekap mulut Sang Biduan dengan handuk kecil hingga tak sadarkan diri.

Selanjutnya kedua sosok hitam itu membekap wajah sang politisi dengan handuk kecil pula. Sang politisi berontak, meronta. Namun tenaganya kalah besar dengan dua sosok hitam tersebut. Dengan gerakan yang begitu cepat dan sadis, diambilnya lidah sang politisi setelah membuka paksa mulutnya.

Dengan gerakan bagai kilat, kedua sosok hitam itu berlari keluar rumah menembus malam yang sangat dingin dan sunyi. Mereka membawa lari lidah sang politisi di dalam kantong kresek warna hitam.

Foto: Budi Euy sedang mendongeng.

Setelah kedua sosok hitam itu menghilang, Sang Biduan siuman, kepalanya pusing, matanya berkunang-kunang. Kemudian ia berteriak histeris, kaget sekali ketika melihat mulut suaminya dalam keadaan terbuka lebar dan bersimbah darah. Darah itu mengalir terus dari mulutnya seperti air yang keluar dari sela-sela batu. Kedua matanya pun terbelalak seperti baru saja kena cekik. Namun nafas suaminya masih ada walau sangat lambat.

Sang biduan segera mengambil handphone lalu memotret dan memvideokan wajah suaminya yang bersimbah darah itu. Kemudian video dan foto-foto itu di-share ke sekretaris partai, ke teman-teman sesama Biduan dangdut.

Dalam sekejap, video politisi si Lidah Emas yang dibegal itu menjadi viral dan membuat penduduk negeri Orowodol bagai disambar petir. Sebab dalam perjalanan sejarah bangsa Orowodol belum pernah ada kasus sekejam dan sekeji ini.

Para pengamat politik mengatakan kasus seperti ini sangat mungkin terjadi pada para politisi lainnya. Akibat pernyataan pengamat itu, para politisi di negeri Orowodol ketar-ketir. Mereka khawatir, panik dan takut nasibnya setragis si Lidah Emas.

Menurut sekretaris partai si Lidah Emas wajib diselamatkan. Ia kader yang sangat berpotensi dan berpengaruh di tubuh partai. Sebab kalau musim kampanye. Yang keluar dari bibirnya adalah puisi, kata-katanya sihir bagi massa, suaranya penentu kemenangan partai. ” gawat kalau si Lidah Emas tak bisa diselamatkan,” ujarnya.

Dalam waktu cepat, serombongan polisi datang ke rumah si Lidah Emas bersama puluhan wartawan. Para pengurus partai. Massa partai pun berdatangan.

Tak lama kemudian peristiwa tersebut menjadi trending topic dalam berbagai media, yang umumnya mengangkat judul berita, “Politisi berjuluk si Lidah Emas dirampok, Lidahnya Dibawa kabur.”

Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan barang bukti berupa handuk kecil warna hitam yang berlumuran darah yang diduga digunakan begal untuk mencabut lidah politisi itu. Untuk sementara polisi menyimpulkan perampokan pada si Lidah Emas dilakukan oleh residivis kelas kakap spesialis organ-organ tubuh manusia. Polisi berjanji akan terus memburu dan menangkap begal tersebut.

Pada saat itu juga korban dibawa ke rumah sakit, para dokter memutuskan bahwa sang politisi wajib dirawat. Dokter-dokter terbaik di negeri Orowodol dikerahkan untuk merawat sekaligus menyembuhkan politisi tersebut.

Sementara Sang Biduan tak henti-henti menangis. Bahkan di sela-sela tangisannya itu Sang Biduan kerapkali teriak- teriak seperti orang gila hingga akhirnya pingsan.

Foto: Budi Euy sedang mendongeng.

Dua bulan sudah politisi itu dirawat. dokter sudah menyatakan sang politisi boleh pulang. Lidah sang politisi yang hilang terpaksaa diganti dengan lidah palsu yang terbuat dari plastik yang sangat elastis.

Namun yang menjadi masalah dan belum ditemukan solusinya, rahang politisi itu menjadi kaku dan sangat sulit dikatupkan. Namun Akhirnya politisi itu dibawa pulang juga oleh istrinya, Sang Biduan. Selama perjalanan dari rumah sakit dan ketika sampai di rumah, mulut sang politisi itu dalam keadaan terbuka karena tak bisa dikatupkan lagi.

Entah dari mana datangnya berbagai jenis lalat masuk ke dalam rumah, dalam seketika sang politisi dikerubungi lalat. Ribuan lalat hinggap di mulut politisi itu. Sang Biduan terpaksa mengusir lalat itu dengan mengibas-ibaskan kipas di tangannya. Namun mengusir lalat sebanyak itu dan di setiap saat, bagi Sang Biduan tentu sangat capek juga.

Atas kebijakan partai, ribuan massa partai dikerahkan menjaga rumah si Lidah Emas. Tugas mereka hanya satu yakni mengusir lalat agar tidak masuk ke rumah si Lidah Emas, dan yang paling penting agar tidak hinggap di mulut si Lidah Emas.

Ribuan massa partai dibekali alat tepukan lalat yang terbuat dari plastik. Mereka dibagi dalam empat shift, yakni shift pagi, sore dan malam hari.

Nun jauh di sana dua sosok hitam yang membawa kabur lidah politisi itu terkaget-kaget. Setelah mereka mengawetkan lidah politisi itu selama dua bulan, mereka sangat marah dan jengkel sekali, rupanya lidah sang politisi itu bukan terbuat dari emas, tidak ada kandungan emasnya dan bahkan tidak ada emasnya sama sekali, melainkan hanya lidah biasa yang terbuat dari daging yang kenyal.

“Aaaahhh brengsek. katanya si Lidah Emas, ternyata lidah palsu,” kata salah satu si sosok hitam sambil tertawa terbahak. “Bajingan, kita benar-brnar tertipu. Bangsat,” jawab salah satu sosok hitam lainnya dengan perasaan marah. Lalu, dilemparkannya lidah itu ke anjing-anjing buruan milik mereka.

Parakan, Bandung 2021.

*Penulis adalah Pendongeng Keliling Nusantara. Kini dalam keadaan sakit stroke di Bandung.

 2,799 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

BANTEN | Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten memulai rangkaian agenda Konferensi Koordinator Cabang  (Konkoorcab) yang ke-VII. Rangkaian perhelatan Konkoorcab...

TANGERANG | Sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian budaya, Remaja Bojong Manuk (Reboma) bersama TBM Sundung Literasi menggelar acara Pentas Seni Budaya Tradisional. Acara yang berlangsung...

TANGERANG | Balai Besar Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC-3) menyurati PT Mayora Indah Tbk. Surat tersebut disampaikan sebagai tembusan. Pasalnya, bangunan parkir liar tersebut berlokasi di sempadan...

TANGERANG | Meski baru diresmikan dan mulai beroperasi pada 03 Mei 2022 lalu, Taman Bermain Anak dan Kolam Renang Annisa Jaya selalu ramai dikunjungi...

VINUS TV

BERITA TERBARU

Tekan Angka Stunting di Tangerang, Tim Percepatan Tetapkan 15 Lokus

TANGERANG | Sebagai upaya percepatan, pencegahan, dan penanggulangan stunting di Kabupaten Tangerang, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menandatangani penetapan 15 lokasi khusus (Lokus). Penetapan 15...

Polisi Tangkap Remaja Cabul Asal Carenang

SERANG | Seorang remaja berinisial AF (19) asal Kecamatan Carenang ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang. AF ditangkap lantaran melarikan diri...

Jalin Kerja Sama, UI dan BRI Research Institute Dampingi Produk UMKM

BANTEN | Universitas Indonesia melalui UI Halal Center melakukan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) dengan BRI Research Institute dalam upaya mendorong UMKM naik kelas serta...

Lestarikan Budaya, Reboma dan Sundung Literasi Selenggarakan Pentas Seni

TANGERANG | Sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian budaya, Remaja Bojong Manuk (Reboma) bersama TBM Sundung Literasi menggelar acara Pentas Seni Budaya Tradisional. Acara yang berlangsung...

Kabar Gembira untuk Warga Gunung Kaler, Kini Hadir Kolam Renang Annisa Jaya

TANGERANG | Meski baru diresmikan dan mulai beroperasi pada 03 Mei 2022 lalu, Taman Bermain Anak dan Kolam Renang Annisa Jaya selalu ramai dikunjungi...

PMII Banten Akan Konkoorcab: Pilih Ketua Baru

BANTEN | Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten memulai rangkaian agenda Konferensi Koordinator Cabang  (Konkoorcab) yang ke-VII. Rangkaian perhelatan Konkoorcab...

Sambut Pemilu 2024, Gerindra se-Tangerang Raya Lakukan Konsolidasi

TANGERANG | Ribuan kader Partai Gerindra se-Tangerang Raya mengikuti konsolidasi dalam rangka persiapan Pemilu 2024 mendatang. Bertempat di Sport Center Stadion Indomilk Arena, pada...

BPS Tangerang Akan Kembali Lakukan Sensus Penduduk

TANGERANG | Sensus penduduk lanjutan tahun 2020 resmi dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang. Mulai15 Mei sampai 30 Juni 2022 mendatang. Kegiatan pengumpulan...

Antisipasi Libur Panjang, Polda Banten Lakukan Sidak

SERANG | Guna mengantisipasi libur panjang, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Banten menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Polsek Taktakan Polresta Serang. Sidak yang dipimpin...

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Sekarang Tidak Ribet, Ini Cara Mengaktifkan SPPT Wilayah Tangerang

TANGERANG | Inovasi dan peningkatan layanan terus diupayakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang. Terlebih soal permohonan pengaktifan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak...

Banten Berduka, Abuya Uci Cilongok Tutup Usia

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

Bendera Negara Asing Berkibar di Klinik Milik PNS, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

TANGERANG | Pemandangan kurang pantas terjadi di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Berkibar bendera Palestina tanpa berdampingan...

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Sensasi Daging Burung Belibis, Kenyal dan Gurih

TANGERANG | Ayam dan bebek adalah jenis unggas paling sering dibuat olahan masakan. Tapi, selain kedua jenis unggas tersebut, ada satu lagi yang tak...

Di Kampung Markisa, KKN Mahasiswa UMT Kembangkan Literasi

KOTA TANGERANG | Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tahun 2020 difokuskan pada pengembangan dan penguatan literasi di masyarakat.   Hal itu...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Rampak Bedug, Tradisi Unik dari Banten

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki beragam tradisi dan kesenian unik. Tradisi tersebut menjadi warna tersendiri bagi setiap daerah. Salah satunya rampak bedug. Sebuah...

Keutamaan dan Niat Puasa Syawal 

SETELAH menjalani kewajiban berpuasa di bulan Ramadan, ada beberapa ibadah yang dapat dilaksanakan umat Islam. Salah satunya puasa Syawal. Meski tak bersifat wajib alias memiliki...

Menjadi Hidangan Saat Lebaran, Ini Makna dan Filosofi Ketupat

SELAIN kumpul keluarga, ada sesuatu yang dinanti saat lebaran tiba, yaitu sajian ketupat. Salah satu hidangan khas hari raya. Ketupat sudah menjadi tradisi setiap tahunnya...

Jangan Ajari Anak Minta Uang Saat Lebaran

MEMBERI hadiah pada saat Lebaran atau Tunjangan Hari Raya (THR) pada sanak saudara merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak dulu. Biasanya anak-anak akan mendapatkan THR...

Hindari Pajak Progresif, Berikut Cara Blokir STNK Setelah Jual Kendaraan

TANGERANG | Jika kita menjual kendaraan atas nama pribadi, jangan lupa untuk segera memblokir STNK tersebut. Tujuannya agar tidak terkena pajak progresif. Pasalnya, meski kendaraan...

Ini Dampak Negatif Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa

BAGI sebagian orang, mungkin kurang lengkap rasanya jika tidak makan gorengan saat berbuka puasa. Rasanya yang gurih dan tekstur yang renyah tentu sangat menggoda. Namun,...

Besok Mulai Puasa, Ini Bacaan Niat Sebulan Penuh

TANGERANG | Niat merupakan bagain tak terpisahkan dari puasa Ramadan. Para ulama sepakat, niat menjadi satu di antara rukun puasa sehingga tidak boleh ditinggalkan...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Polisi Tangkap Remaja Cabul Asal Carenang

SERANG | Seorang remaja berinisial AF (19) asal Kecamatan Carenang ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang. AF ditangkap lantaran melarikan diri...

PMII Banten Akan Konkoorcab: Pilih Ketua Baru

BANTEN | Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten memulai rangkaian agenda Konferensi Koordinator Cabang  (Konkoorcab) yang ke-VII. Rangkaian perhelatan Konkoorcab...

Antisipasi Libur Panjang, Polda Banten Lakukan Sidak

SERANG | Guna mengantisipasi libur panjang, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Banten menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Polsek Taktakan Polresta Serang. Sidak yang dipimpin...

IKA Unpas: Pj Gubernur Harus Mengerti Budaya dan Karakteristik Masyarakat Banten

BANTEN | Ikatan Alumni Universitas Pasundan (IKA Unpas) Koordinator Daerah Banten mendukung siapapun yang akan ditetapkan sebagai penjabat Gubernur. Hal ini diungkapkan oleh Isbandi selaku...

Angkat Potensi Wisata, Bucin View Cilegon Adakan Soft Opening

CILEGON | Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati gelaran Soft Opening Wisata Bucin View Cilegon. Antusias pengunjung menyambut kehadiran Wisata Bucin View Cilegon tersebut terlihat...

Cegah Konflik Antar Warga Lebak, Polda Banten Kerahkan Sat Brimob

LEBAK | Polda Banten mengerahkan satu pleton personel Sat Brimob ke Kampung Bengkok, Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Pengerahan tersebut guna mencegah terjadinya konflik...

Ngarad, Semangat Gotong Royong Nelayan Pantai Anyer dalam Menangkap Ikan

SARANG | Masyarakat pesisir Pantai Anyer Kabupaten Serang memiliki tradisi unik dalam menangkap ikan. Bernama Ngarad. Sudah dilakukan secara turun temurun. Ngarad merupakan cara menangkap...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart

TANGERANG | Masyarakat Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mendemo gudang Alfamart. Di Jalan Aria Jaya Santika, pada Rabu (26/02). Aksi yang dikoordinir oleh...