
BANTEN | Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Provinsi Banten sejak Sabtu (07/03) malam memicu banjir di sejumlah daerah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat sedikitnya 52 titik genangan di enam kabupaten dan kota hingga Minggu (08/03), setelah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan drainase dan sungai meluap ke kawasan permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin mengatakan, petugas masih terus melakukan pemantauan di berbagai wilayah yang terdampak banjir.
Baca Juga
- Diguyur Hujan Deras, Enam Kecamatan di Tangerang Terdampak Banjir
- Banjir Kabupaten Tangerang: Cermin Gagalnya Tata Kelola Lingkungan dan Infrastruktur
“Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga tergenang,” kata Lutfi saat dikonfirmasi.
Dari total 52 titik banjir tersebut, wilayah Tangerang Raya tercatat sebagai daerah yang paling terdampak.
BPBD mencatat Kota Tangerang mengalami genangan di 18 titik lokasi yang tersebar di sejumlah kawasan pemukiman warga. Sementara itu, Kota Tangerang Selatan melaporkan 8 titik banjir, dan Kabupaten Tangerang sebanyak 6 titik.
Selain Tangerang Raya, banjir juga terjadi di wilayah lain di Banten. Kota Serang tercatat mengalami genangan di 8 titik, sementara Kota Cilegon dan Kabupaten Serang masing-masing melaporkan 6 titik banjir.
Ketinggian air di sejumlah lokasi bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga lebih dari 100 sentimeter di beberapa kawasan permukiman warga.
Meski demikian, seiring menurunnya intensitas hujan pada Minggu pagi, sebagian wilayah dilaporkan mulai berangsur surut. | Fjr
![]()









