spot_img

Mahasiswa Uniba Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan Saat Konser Kampus

Foto: Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa (Uniba), Ian Caesar Fransisco Sinaga.

SERANG | Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa (Uniba), Ian Caesar Fransisco Sinaga, menjadi korban dugaan pengeroyokan saat kegiatan hiburan musik RILAYA yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Bangsa di lingkungan FKIP Uniba, Sabtu (30/05) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB ketika acara musik sedang berlangsung. Korban mengaku datang ke lokasi untuk menyaksikan penampilan musik bersama mahasiswa lainnya sebelum akhirnya terlibat keributan.

Menurut pengakuan Ian, insiden bermula saat dirinya berjoget di tengah keramaian penonton dan sempat terlibat cekcok dengan salah satu mahasiswa. Situasi kemudian memanas hingga berujung dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang.

Baca Juga

“Saya tiba-tiba dipukul dan dikeroyok oleh banyak orang hingga terjatuh. Karena jumlahnya banyak, saya tidak sempat mengenali seluruh pelaku,” ujar Ian.

Akibat kejadian tersebut, Ian mengaku mengalami sejumlah luka dan telah menjalani visum. Ia juga melaporkan peristiwa itu ke Polresta Serang Kota untuk diproses secara hukum.

“Saya berharap kasus ini diusut tuntas agar tidak ada lagi korban berikutnya dan tidak ada ruang bagi tindakan premanisme di lingkungan perguruan tinggi,” katanya.

Panitia kegiatan, M. Wasal Falah, membenarkan adanya keributan saat acara berlangsung. Menurutnya, perselisihan terjadi antara korban dengan beberapa orang di sekitar lokasi kegiatan.

Ia mengatakan panitia sempat berupaya melerai dan mengendalikan situasi. Namun kondisi di lapangan cukup sulit karena banyaknya orang yang terlibat dalam keributan tersebut.

“Kami sudah berusaha melerai secara profesional. Namun jumlah orang yang terlibat cukup banyak dan bahkan ada perlawanan ketika proses peleraian dilakukan,” ujarnya.

Menurut Wasal, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, luka robek di kepala, serta memar di beberapa bagian tubuh sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, teman korban, Esa Fajriansyah, menyebut ketegangan diduga sudah terlihat sejak salah satu grup musik tampil di atas panggung. Ia mengatakan sempat terjadi kontak fisik yang memicu keributan.

Meski sempat dilerai panitia, situasi kembali memanas hingga korban diduga dipukul oleh beberapa orang sebelum akhirnya diamankan.

“Awalnya saya kira persoalan itu sudah selesai setelah dipisahkan panitia. Namun tidak lama kemudian saya mendapat kabar bahwa korban dipukuli. Saat saya mendatangi lokasi, korban sudah dalam kondisi diamankan oleh panitia,” katanya. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart