spot_img
spot_img

Marak Aksi Gengster Pelajar, KNPI Tangerang Usul Polisi Masuk Sekolah

Foto: Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Juanda saat menjadi pembicara dalam Seminar Wawasan Kebangsaan.

TANGERANG | DPD KNPI Kabupaten Tangerang mengusulkan agar polisi masuk ke sekolah-sekolah, menyusul banyaknya para pelajar terlibat dalam aksi gangster.

Hal itu terungkap di sela-sela acara Seminar Wawasan Kebangsaan yang digelar DPK KNPI Pakuhaji dengan peserta perwakilan sekolah se-Kecamatan Pakuhaji, pada Senin, (19/04).

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Juanda mengatakan, maraknya aksi gengster yang melibatkan pelajar di Kabupaten Tangerang harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Baca Juga

“Aksi gengster sudah sangat memprihatinkan. Terlebih melibatkan pelajar. Sehingga kami usul agar polisi masuk sekolah. Tapi jangan juga refresif,” ujar Juanda dalam paparannya.

Masih kat Bung Joe, begitu ia disapa, pihaknya dari DPD KNPI Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat akan melakukan MoU dengan SMK/SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Tangerang terkait LDKS. 

“Tujuannya agar ada pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Serta meminimalisir aksi gengster bagi pelajar,” ucapnya.

Kata Joe, Kabupaten Tangerang yang notabene sebagai kota layak pemuda dan layak anak harus ditopang dengan fasilitas untuk mengembangkan kreasi generasi muda. 

“Misal, adanya taman pemuda yang nantinya tersedia spot-spot kreasi anak muda. Tujuannya agar pemuda Tangerang bisa menyalurkan hobi ke arah yang positif,” katanya. 

Wakil Ketua DPRD Banten M. Nawa Said Dimyati mengapresiasi usulan DPD KNPI Kabupaten Tangerang dengan adanya sarana anak muda. 

“Saya sepakat adanya taman pemuda agar menjadi tempat kreasi bagi kaum muda. Juga segerakan MoU LDKS tersebut,” imbuhnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail mengatakan, anak muda adalah pemimpin masa depan. “Pemuda harus memiliki karakter dan menjadi pelaku sejarah,” katanya. 

Lanjut Kholid, setiap penguasa ada masanya. Dan setiap masa ada penguasanya. “Ke depan adik-adik pelajar inilah yang akan menjadi pemimpin. Jadi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tukas Kholid. 

Acara yang digelar hingga berbuka puasa tersebut dibuka langsung Camat Pakuhaji Asmawi. Hadir pembicara lainnya, Tokoh Pemuda Pakuhaji Reza Ibnu Malik dan Kapolsek Pakuhaji AKP Zuhri Mustofa. 

“Acara yang kami gagas ini untuk menanggulangi maraknya aksi kejahatan dan tawuran yang melibatkan pelajar,” pungkas Haerudin, Ketua KNPI Pakuhaji. |We

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart