Kiai Embay dan Inklusivisme Mathla’ul Anwar

Foto: Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Periode 2021-2026, Kiai Embay Mulya Syarif.

Oleh: Eko Supriatno*

MUKTAMAR Ke-20 Mathla’ul Anwar (MA) telah berakhir. Kiai Embay Mulya Syarief terpilih sebagai ketua umum periode 2021-2016. 

Mathla’ul Anwar adalah salah satu organisasi keagamaan tertua dan ketiga terbesar di Indonesia. Berdiri tahun 1916 di Menes, Banten 4 tahun sesudah Muhammadiyah berdiri di Yogyakarta.

Mathla’ul Anwar lebih banyak bergerak di pedesaan terutama di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung, dan mengelola sekitar ribuan madrasah mulai dari tingkat dasar, pesantren hingga perguruan tinggi. MA mempunyai perwakilan di hampir semua provinsi di Indonesia.

Baca Juga

Mathla’ul Anwar kini telah berusia 105 tahun, sejak kelahirannya tahun 1916 M (10 Syawal 1334 H) selalu ingin menguatkan sumbangsihnya bagi masyarakat dengan meningkatkan peranannya. Peran nyata ini tetap konsisten pada tiga bidang kegiatannya yaitu bidang pendidikan, dakwah dan sosial.

Organisasi kemasyarakat Islam yang kini dipimpin Kiai Embay ini diharapkan terus menjaga komitmen menyebarkan ajaran Islam jalan tengah melalui pendidikan dan dakwah dengan menggunakan narasi kedamaian.

Sejak awal sudah diperkirakan, Kiai Embay Mulya Syarief bakal jadi pengganti KH. Syadeli Karim sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar.

Kiai Embay Mulya Syarief dipilih secara aklamasi oleh para Muktamirin dari 33 Pengurusan Wilayah Provinsi di Indonesia di Muktamar XX Mathlaul Anwar.

Sebelumnya, dalam agenda pemilihan Ketua Umum yang baru, terdapat tiga kandidat yang diusung oleh para Pengurus Wilayah (PW), di antaranya Dr. H. Jihadudin, M.Pd, Dr. H Yayan Hasuna, Mpd dan Kiai Embay Mulya Syarief.

Dari dokumen Rekomendasi PW yang ada, Kiai Embay mengantongi mayoritas suara. Atas komunikasi yang dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat, kemudian Muktamar Mathla’ul Anwar mendaulat Kiai Embay Mulya Syarief sebagai Kandidat yang dipilih untuk menahkodai Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA).

Siapa Kiai Embay Mulya Syarief?

Kiai Embay dalam kesehariannya adalah seorang pendidik.

Bagi masyarakat Banten, Kiai Embay Mulya Syarief dikenal sebagai tokoh masyarakat yang turut andil dalam pembentukan Provinsi Banten pada tahun 2000.

Sosok kelahiran 4 Maret 1952 yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan itu, merupakan tokoh di balik Program Gerakan Pendirian Seribu Baitul Maal wa Tanwil (BMT) di Banten.

Putra dari seorang jawara dan pejuang kemerdekaan dari Ciomas Haji Syarif Hidayat ini, kiprahnya tercatat dalam berbagai organisasi.

Kiai Embay tak pernah pilih-pilih dalam berorganisasi. Selama untuk kepentingan masyarakat, sulit baginya menolak.

Beberapa catatan perjalanan berorganisasinya di antaranya Ketua Panitia Persiapan Penerapan Syariat Islam Indonesia Banten (P3SIB), Sekjen Majelis Musyawarah Masyarakat Banten (M3B), Ketua GP Farmasi Provinsi Baten, Ketua Kadin Kabupaten Serang, Komandan Gerakan Anti Komunisme, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Serang, dan Ketua MUI bidang pengembangan ekonomi Islam Provinsi Banten.

Sebelumnya pada tahun 1998, Haji Kiai Embay pernah menjabat Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Serang.

Maka, wajar jika daftar panjang dalam pengalaman organisasi. Termasuk, akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Mathla’ul Anwar.

Salah satu organisasi besar dalam bidang pendidikan dan dakwah itu, bukan lembaga yang baru kemarin Kiai Embay kenal.

Kiai Embay adalah Ketua PB Mathla’ul Anwar Bidang Ekonomi periode 2010-2015. Di periode yang sama, Kiai Embay juga menjabat Ketua Persatuan Umat Islam Provinsi Banten.

Yang akhirnya dalam Muktamar ke-20 Mathla’ul Anwar, Kiai Embay Mulya Syarief terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Periode 2021-2026.

Gagasan dari ‘Lorong Diskusi’

Menjelang dilaksanakannya Muktamar XX dan Milad 105 Tahun Mathla’ul Anwar, para akademisi Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menggelar ‘ngopi diskusi’ kegiatan Lorong Diskusi dengan Tema “Pertarungan Gagasan Calon di Muktamar Mathla’ul Anwar”.

Hadir menjadi panelis diantaranya KH. Embay Mulya Syarif, KH. Yayan Hasuna Hudaya, KH. Muhammad Zen, dan KH. Andi Yudi Hendriyawan.

Kiai Embay Mulya Syarif sebagai salah satu kandidat Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar dalam kesempatan tersebut menyampaikan dan menyebutnya muktamar sebagai urun rembug agar organisasi kedepan semakin baik.

Kiai Embay mengatakan bahwa Mathla’ul Anwar sebagai organisasi pribumi di Banten, harus mampu menunjukkan eksistensi dengan berkontribusi lebih besar bagi bangsa ini.

Dalam kontestasi menuju Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Kiai Embay tidak ingin mengatakannya sebagai pertandingan tapi lebih pada bersanding dengan para kandidat lainnya.

“Saya akan mengikuti mekanisme muktamar, dan saya tidak mau bertanding, tapi saya mau bersanding,” tuturnya.

Saat namanya muncul dalam Muktamar XX Mathla’ul Anwar sebagai calon ketua umum, ia menerimanya dengan baik, mengikuti sesuai dengan mekanisme muktamar.

Saat menyampaikan gagasan dalam ‘Lorong Diskusi’, Kiai Embay menyebut bahwa visinya adalah untuk hari pembalasan. Sebab kita semua akan menuju kesana, 2 (Dua) waktu yang kita tunggu: waktu salat dan waktu disalatkan.

Misi Kiai Embay adalah untuk ibadah, “mudah-mudahan yang dilakukan apapun itu jadi ibadah buat saya”, kata Embay.

“Apalagi di Mathla’ul Anwar yang mengelola lembaga pendidikan, Mathla’ul Anwar ini didirikan oleh para pendirinya dalam rangka dakwah. Parameternya adalah kualitas mutu yang harus kita tingkatkan”, sambung Kiai Embay.

“Di era persaingan yang bebas. Kita bukan hanya bersaing dengan orang Banten. Kita bersaing dengan orang dari luar negeri. Kita akan tersingkirkan dengan sendirinya jika tiak mampu bersaing. Ke depan kita satukan hati dan tekad memajukan Mathla’ul Anwar semaju-majunya dan Mudah-mudahan apapaun yang kita lakukan, menjadi amal jariyah kelak”, tuturnya.

Baca Juga

Penulis bersaksi, Kyai Embay adalah sosok seorang figur yang ‘pantas dan layak’ untuk dihormati dan dikagumi, Kiai Embay memiliki kharisma, nasihat-nasihatnya menjadi imun keimanan bagi penulis dan bagi para peserta ‘Lorong Diskusi’ secara khusus pada waktu itu.

Inklusivisme Mathla’ul Anwar

Kini Kyai Embay jadi orang nomor satu di Mathla’ul Anwar. Dalam pidato perdana menjadi Ketua Umum PBMA Periode 2021-2026, dirinya mengatakan akan membawa Mathla’ul Anwar menjadi lebih maju, modern, profesional sebagai gerakan Islam yang mengusung misi ‘Inklusivisme’.

Setelah selesai pemilihan, Kiai Embay menyampaikan terima kasih kepada para Muktamirin yang telah memberikan amanah kepadanya.

“Saya ingin bergandengan tangan dengan para Muktamirin dan seluruh kader untuk membesarkan Mathla’ul Anwar”, ungkap Kiai Embay.

“Saya punya tanggung jawab untuk mengembalikan Mathla’ul Anwar ke khittah nya sebagai ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial, Menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan berintegritas, memperkuat tali persaudaraan dalam keberagaman” ucapnya.

Kiai Embay juga menegaskan bahwa selain membenahi persoalan pendidikan, Mathla’ul Anwar harus memikirkan masalah sosial.

“Dengan potensi yang dimiliki, InsyaAllah kita akan mampu berkontribusi lebih besar dalam membangun bangsa ini”, kata Kiai Embay.

Kiai Embay juga berjanji membawa gerakan ‘Inklusivisme’ yang lebih dinamis di Mathla’ul Anwar. Hingga 2026 mendatang, ia ingin MA makin produktif berkontribusi untuk umat, bangsa, dan dunia.

“Mathla’ul Anwar akan menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan berintegritas,” kata Kiai Embay Mulya Syarief

Dia mengimbau semua pihak untuk memperkuat tali persaudaraan dalam keberagaman.

Kiai Embay Mulya Syarief berharap Mathla’ul Anwar dapat menjadi organisasi yang menampilkan citra Islam yang ramah, damai, dan rahmatan lil alamin.

Mathla’ul Anwar, menurut Kiai Embay, dapat berkembang pesat jika tumbuh melalui pendekatan dakwah, bukan melalui pendekatan politis dan fikih.

“Prinsip dakwah itu mengajak dan merangkul segala komponen masyarakat, apapun alirannya. Bahkan orang kafir juga tidak harus dimusuhi, karena mereka adalah ladang dakwah bagi Mathla’ul Anwar,” kata Kiai Embay

“Saya meminta Mathla’ul Anwar terus menjaga komitmen dan khittah-nya dengan terus mengajarkan Islam yang wasathy, yaitu Islam yang ramah, bukan Islam yang marah,” katanya.

Harapan Penulis

Mathla’ul Anwar kini telah memiliki pemimpin baru untuk periode lima tahun mendatang.

Penulis yakin Mathla’ul Anwar ke depan dengan kepemimpinan Kiai Embay akan semakin berkembang.

Gambaran Mathla’ul Anwar ke depan bagaimana Ketua Umum PBMA Kiai Embay akan merombak pola pikir elite Mathla’ul Anwar dari kejumudan (kemandekan).

Kiai Embay akan memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan Mathla’ul Anwar akan semakin produktif dalam kehidupan umat yang universal.

Argumentasi dan pemikiran ‘Inklusivisme Mathla’ul Anwar’ yang diperkenalkan Kiai Embay nantinya akan mengubah cara bermazhab, Mathla’ul Anwar akan semakin membuka diri bagi munculnya perbedaan pandangan. Tak hanya itu, Kiai Embay juga gelagat-gelagatnya juga akan mengenalkan masalah-masalah aktual bagi elite MA dengan cara pandang Inklusivisme-nya.

Mari kita tunggu, bagaimana Kiai Embay memadukan religiusitas keagamawanannya dengan kecerdasan kebangsaannya tanpa harus terlibat politik praktis.

Dalam muktamar yang telah digelar ini, harapan tentang Inklusivisme Mathla’ul Anwar terus membahana. Karena hanya dengan cara seperti itu, Mathla’ul Anwar akan tampil sebagai bagian terpenting di republik ini, khususnya dalam rangka mengukuhkan kebhinekaan, moderasi, dan nilai-nilai keadilan sosial.

Semoga Mathla’ul Anwar semakin jaya!

* Penulis adalah Penekun Kajian di Lorong Diskusi.

 2,004 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

TANGERANG | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang terus mendalami dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun anggaran 2021. Pada awal pemeriksaan,...

SERANG | Polres Serang akan menyelidiki dugaan praktik percaloan calon tenaga kerja di PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Hal itu terungkap setelah beredar...

BANTEN | Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memberikan mandat kepada Ahmad Subadri untuk memimpin HKTI Provinsi Banten. Mandat tersebut ditandatangani langsung...

TANGERANG | Pegiat literasi dan Kepala Desa Gintung Kecamatan Sukadiri angkat bicara soal urgensi pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Terutama permintaan warga terkait...

VINUS TV

BERITA TERBARU

Aslam Center Soroti Polemik PPDB Banten

TANGERANG | Polemik Penerimaan Peserta Didik Daru (PPDB) 2022 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Provinsi Banten mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Salah satunya Aslam...

Melalui Diskusi Tematik, Perekat Demokrasi Latih Skill Komunikasi

TANGERANG | Diskusi tematik program USAID-Madani kembail digelar. Kali ini bertajuk Kepemimpinan: Teknik Menyampaikan Pendapatan dalam Rapat Dengar Pendapat. Kegiatan yang berlangsung di Waroeng Sunda...

Warga Tolak Pembangunan Gereja di Pagedangan

TANGERANG | Warga Kampung Cicayur I Desa Pagedangan Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang ramai-ramai menolak rencana pembangunan Gereja Katolik Benediktus di wilayahnya. Selain proses perizinan yang...

Warga Sukadiri Minta Pemda Dirikan SMPN Baru, Pegiat Literasi: Ini Sangat Urgen

TANGERANG | Pegiat literasi dan Kepala Desa Gintung Kecamatan Sukadiri angkat bicara soal urgensi pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Terutama permintaan warga terkait...

Ganggu Ketertiban Umum, Holywings di Tangerang Ditutup Permanen

TANGERANG | Tiga outlet Holywings di Kabupaten Tangerang ditutup secara permanen lantaran menganggu ketertiban umum. Penutupan Holywings sebagai tempat hiburan malam dinilai telah melanggar Peraturan...

Kejaksaan Terus Dalami Dugaan Korupsi Bosda, Sudah 100 Kepala Sekolah Dipanggil

TANGERANG | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang terus mendalami dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun anggaran 2021. Pada awal pemeriksaan,...

Polres Serang Selidiki Dugaan Calo Kerja di Nikomas

SERANG | Polres Serang akan menyelidiki dugaan praktik percaloan calon tenaga kerja di PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Hal itu terungkap setelah beredar...

Melalui FGD, Kolaborasi Gerakan Perempuan Tangerang Bangun Self Confidence

TANGERANG | Kolaborasi Gerakan Perempuan Tangerang yang terdiri dari HMI Cabang Jakarta Barat, Perempuan Merdeka, dan Perempuan Cisadane menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD). FGD yang...

HKTI Pusat Beri Mandat Ahmad Subadri Pimpin Banten

BANTEN | Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memberikan mandat kepada Ahmad Subadri untuk memimpin HKTI Provinsi Banten. Mandat tersebut ditandatangani langsung...

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Sekarang Tidak Ribet, Ini Cara Mengaktifkan SPPT Wilayah Tangerang

TANGERANG | Inovasi dan peningkatan layanan terus diupayakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang. Terlebih soal permohonan pengaktifan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak...

Di Kampung Markisa, KKN Mahasiswa UMT Kembangkan Literasi

KOTA TANGERANG | Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tahun 2020 difokuskan pada pengembangan dan penguatan literasi di masyarakat.   Hal itu...

Banten Berduka, Abuya Uci Cilongok Tutup Usia

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

Bendera Negara Asing Berkibar di Klinik Milik PNS, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

TANGERANG | Pemandangan kurang pantas terjadi di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Berkibar bendera Palestina tanpa berdampingan...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

Sensasi Daging Burung Belibis, Kenyal dan Gurih

TANGERANG | Ayam dan bebek adalah jenis unggas paling sering dibuat olahan masakan. Tapi, selain kedua jenis unggas tersebut, ada satu lagi yang tak...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Kristen Ortodoks Syria dan Islam, Serupa Tapi Tak Sama

BELAKANGAN ini, sebenarnya sudah lama juga sih, kita mendengar gosip bahwa sekarang ada metode kristenisasi dengan meniru-niru agama Islam. Tetapi rupanya gosip itu berasal...

Generasi Muda, Kepemimpinan Nasional, dan Feodalisme

PERUBAHAN zaman akibat globalisasi dan perkembangan teknologi membuat pegeseran tata nilai, sikap, dan perilaku dari berbagai aspek kehidupan bermasyarkat dan bernegara. Dalam hal ini...

Gubernur Titipan Presiden Itu Bernama Penjabat

SETELAH pemerintah memutuskan Pemilu serentak dilakukan tahun 2024, beberapa kepala daerah yang masa jabatannya habis akan diganti oleh Penjabat (Pj). Setidaknya ada tujuh kepala daerah...

Kritik Ibnu Rusyd Terhadap Pemikiran Al Ghazali

Tulisan ini menanggapi artikel berjudul Kritik al Ghazali Terhadap Filsafat Barat, telah terbit sebelumnya. SELAMA bertahun-tahun, para cendekiawan menuduh Abu Hamid al Ghazali yang hidup...

Logical Fallacy, Beasiswa Pemuda Tangerang

DI TENGAH kesibukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam pembangunan infrastuktur, ada hal bernilai yang saat ini terlupakan: Pendidikan. Kita semua tahu, mencerdaskan bangsa merupakan salah...

Kritik al Ghazali Terhadap Filsafat Barat

DALAM lintas sejarah Islam, banyak figur penting yang ikut andil berperan aktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan pada dunia. Di antara banyaknya tokoh besar muslim,...

Opini WTP Versus Korupsi Banten

BADAI korupsi kembali menyelimuti Pemprov Banten, justru di tahun terakhir kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy atau WH-Andika. Selain pengadaan lahan gedung UPT Samsat Malimping,...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Polres Serang Selidiki Dugaan Calo Kerja di Nikomas

SERANG | Polres Serang akan menyelidiki dugaan praktik percaloan calon tenaga kerja di PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Hal itu terungkap setelah beredar...

HKTI Pusat Beri Mandat Ahmad Subadri Pimpin Banten

BANTEN | Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memberikan mandat kepada Ahmad Subadri untuk memimpin HKTI Provinsi Banten. Mandat tersebut ditandatangani langsung...

Seleksi Anggota Bawaslu Banten Sudah Dimulai, Ini Syaratnya

BANTEN | Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten resmi membuka tahapan pengumuman dan pendaftaran. Berdasarkan informasi yang Vinus terima, tahap...

Fokus Penanganan Stunting, Muhlis Minta Pemprov Alokasikan 100 Juta Per Desa

BANTEN | Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan bantuan 100 juta per desa untuk penanganan stunting dan gizi buruk. Hal tersebut lantaran...

Korupsi Pengadaan Lahan, Polda Banten Tetapkan 4 Orang Tersangka

SERANG | Empat orang pejabat publik ditetapkan tersangka dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Stasiun Peralihan Akhir (SPA) sampah di Kabupaten Serang oleh Subdit Tipikor...

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Dibui 4,5 Tahun

SERANG | Majlis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang membacakan amar putusan kepada terdakwa Yusro selaku mantan Kepala Desa Kepandean Kecamatan Ciruas Kabupaten...

Melalui Musyawarah Daerah, Andika Hazrumy Didaulat Jadi Ketua IKA Unpas Banten

BANTEN | Ikatan Alumni Universitas Pasundan (IKA Unpas) Koordinator Daerah Banten menyelenggarakan Halalbihalal dan Musyawarah Daerah, pada Minggu (22/05). Acara yang berlangsung di Hotel Ratu...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart

TANGERANG | Masyarakat Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mendemo gudang Alfamart. Di Jalan Aria Jaya Santika, pada Rabu (26/02). Aksi yang dikoordinir oleh...