Kiai Embay dan Inklusivisme Mathla’ul Anwar

Foto: Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Periode 2021-2026, Kiai Embay Mulya Syarif.

Oleh: Eko Supriatno*

MUKTAMAR Ke-20 Mathla’ul Anwar (MA) telah berakhir. Kiai Embay Mulya Syarief terpilih sebagai ketua umum periode 2021-2016. 

Mathla’ul Anwar adalah salah satu organisasi keagamaan tertua dan ketiga terbesar di Indonesia. Berdiri tahun 1916 di Menes, Banten 4 tahun sesudah Muhammadiyah berdiri di Yogyakarta.

Mathla’ul Anwar lebih banyak bergerak di pedesaan terutama di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung, dan mengelola sekitar ribuan madrasah mulai dari tingkat dasar, pesantren hingga perguruan tinggi. MA mempunyai perwakilan di hampir semua provinsi di Indonesia.

Baca Juga

Mathla’ul Anwar kini telah berusia 105 tahun, sejak kelahirannya tahun 1916 M (10 Syawal 1334 H) selalu ingin menguatkan sumbangsihnya bagi masyarakat dengan meningkatkan peranannya. Peran nyata ini tetap konsisten pada tiga bidang kegiatannya yaitu bidang pendidikan, dakwah dan sosial.

Organisasi kemasyarakat Islam yang kini dipimpin Kiai Embay ini diharapkan terus menjaga komitmen menyebarkan ajaran Islam jalan tengah melalui pendidikan dan dakwah dengan menggunakan narasi kedamaian.

Sejak awal sudah diperkirakan, Kiai Embay Mulya Syarief bakal jadi pengganti KH. Syadeli Karim sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar.

Kiai Embay Mulya Syarief dipilih secara aklamasi oleh para Muktamirin dari 33 Pengurusan Wilayah Provinsi di Indonesia di Muktamar XX Mathlaul Anwar.

Sebelumnya, dalam agenda pemilihan Ketua Umum yang baru, terdapat tiga kandidat yang diusung oleh para Pengurus Wilayah (PW), di antaranya Dr. H. Jihadudin, M.Pd, Dr. H Yayan Hasuna, Mpd dan Kiai Embay Mulya Syarief.

Dari dokumen Rekomendasi PW yang ada, Kiai Embay mengantongi mayoritas suara. Atas komunikasi yang dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat, kemudian Muktamar Mathla’ul Anwar mendaulat Kiai Embay Mulya Syarief sebagai Kandidat yang dipilih untuk menahkodai Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA).

Siapa Kiai Embay Mulya Syarief?

Kiai Embay dalam kesehariannya adalah seorang pendidik.

Bagi masyarakat Banten, Kiai Embay Mulya Syarief dikenal sebagai tokoh masyarakat yang turut andil dalam pembentukan Provinsi Banten pada tahun 2000.

Sosok kelahiran 4 Maret 1952 yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan itu, merupakan tokoh di balik Program Gerakan Pendirian Seribu Baitul Maal wa Tanwil (BMT) di Banten.

Putra dari seorang jawara dan pejuang kemerdekaan dari Ciomas Haji Syarif Hidayat ini, kiprahnya tercatat dalam berbagai organisasi.

Kiai Embay tak pernah pilih-pilih dalam berorganisasi. Selama untuk kepentingan masyarakat, sulit baginya menolak.

Beberapa catatan perjalanan berorganisasinya di antaranya Ketua Panitia Persiapan Penerapan Syariat Islam Indonesia Banten (P3SIB), Sekjen Majelis Musyawarah Masyarakat Banten (M3B), Ketua GP Farmasi Provinsi Baten, Ketua Kadin Kabupaten Serang, Komandan Gerakan Anti Komunisme, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Serang, dan Ketua MUI bidang pengembangan ekonomi Islam Provinsi Banten.

Sebelumnya pada tahun 1998, Haji Kiai Embay pernah menjabat Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Serang.

Maka, wajar jika daftar panjang dalam pengalaman organisasi. Termasuk, akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Mathla’ul Anwar.

Salah satu organisasi besar dalam bidang pendidikan dan dakwah itu, bukan lembaga yang baru kemarin Kiai Embay kenal.

Kiai Embay adalah Ketua PB Mathla’ul Anwar Bidang Ekonomi periode 2010-2015. Di periode yang sama, Kiai Embay juga menjabat Ketua Persatuan Umat Islam Provinsi Banten.

Yang akhirnya dalam Muktamar ke-20 Mathla’ul Anwar, Kiai Embay Mulya Syarief terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Periode 2021-2026.

Gagasan dari ‘Lorong Diskusi’

Menjelang dilaksanakannya Muktamar XX dan Milad 105 Tahun Mathla’ul Anwar, para akademisi Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menggelar ‘ngopi diskusi’ kegiatan Lorong Diskusi dengan Tema “Pertarungan Gagasan Calon di Muktamar Mathla’ul Anwar”.

Hadir menjadi panelis diantaranya KH. Embay Mulya Syarif, KH. Yayan Hasuna Hudaya, KH. Muhammad Zen, dan KH. Andi Yudi Hendriyawan.

Kiai Embay Mulya Syarif sebagai salah satu kandidat Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar dalam kesempatan tersebut menyampaikan dan menyebutnya muktamar sebagai urun rembug agar organisasi kedepan semakin baik.

Kiai Embay mengatakan bahwa Mathla’ul Anwar sebagai organisasi pribumi di Banten, harus mampu menunjukkan eksistensi dengan berkontribusi lebih besar bagi bangsa ini.

Dalam kontestasi menuju Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Kiai Embay tidak ingin mengatakannya sebagai pertandingan tapi lebih pada bersanding dengan para kandidat lainnya.

“Saya akan mengikuti mekanisme muktamar, dan saya tidak mau bertanding, tapi saya mau bersanding,” tuturnya.

Saat namanya muncul dalam Muktamar XX Mathla’ul Anwar sebagai calon ketua umum, ia menerimanya dengan baik, mengikuti sesuai dengan mekanisme muktamar.

Saat menyampaikan gagasan dalam ‘Lorong Diskusi’, Kiai Embay menyebut bahwa visinya adalah untuk hari pembalasan. Sebab kita semua akan menuju kesana, 2 (Dua) waktu yang kita tunggu: waktu salat dan waktu disalatkan.

Misi Kiai Embay adalah untuk ibadah, “mudah-mudahan yang dilakukan apapun itu jadi ibadah buat saya”, kata Embay.

“Apalagi di Mathla’ul Anwar yang mengelola lembaga pendidikan, Mathla’ul Anwar ini didirikan oleh para pendirinya dalam rangka dakwah. Parameternya adalah kualitas mutu yang harus kita tingkatkan”, sambung Kiai Embay.

“Di era persaingan yang bebas. Kita bukan hanya bersaing dengan orang Banten. Kita bersaing dengan orang dari luar negeri. Kita akan tersingkirkan dengan sendirinya jika tiak mampu bersaing. Ke depan kita satukan hati dan tekad memajukan Mathla’ul Anwar semaju-majunya dan Mudah-mudahan apapaun yang kita lakukan, menjadi amal jariyah kelak”, tuturnya.

Baca Juga

Penulis bersaksi, Kyai Embay adalah sosok seorang figur yang ‘pantas dan layak’ untuk dihormati dan dikagumi, Kiai Embay memiliki kharisma, nasihat-nasihatnya menjadi imun keimanan bagi penulis dan bagi para peserta ‘Lorong Diskusi’ secara khusus pada waktu itu.

Inklusivisme Mathla’ul Anwar

Kini Kyai Embay jadi orang nomor satu di Mathla’ul Anwar. Dalam pidato perdana menjadi Ketua Umum PBMA Periode 2021-2026, dirinya mengatakan akan membawa Mathla’ul Anwar menjadi lebih maju, modern, profesional sebagai gerakan Islam yang mengusung misi ‘Inklusivisme’.

Setelah selesai pemilihan, Kiai Embay menyampaikan terima kasih kepada para Muktamirin yang telah memberikan amanah kepadanya.

“Saya ingin bergandengan tangan dengan para Muktamirin dan seluruh kader untuk membesarkan Mathla’ul Anwar”, ungkap Kiai Embay.

“Saya punya tanggung jawab untuk mengembalikan Mathla’ul Anwar ke khittah nya sebagai ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial, Menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan berintegritas, memperkuat tali persaudaraan dalam keberagaman” ucapnya.

Kiai Embay juga menegaskan bahwa selain membenahi persoalan pendidikan, Mathla’ul Anwar harus memikirkan masalah sosial.

“Dengan potensi yang dimiliki, InsyaAllah kita akan mampu berkontribusi lebih besar dalam membangun bangsa ini”, kata Kiai Embay.

Kiai Embay juga berjanji membawa gerakan ‘Inklusivisme’ yang lebih dinamis di Mathla’ul Anwar. Hingga 2026 mendatang, ia ingin MA makin produktif berkontribusi untuk umat, bangsa, dan dunia.

“Mathla’ul Anwar akan menjadi mitra pemerintah dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan berintegritas,” kata Kiai Embay Mulya Syarief

Dia mengimbau semua pihak untuk memperkuat tali persaudaraan dalam keberagaman.

Kiai Embay Mulya Syarief berharap Mathla’ul Anwar dapat menjadi organisasi yang menampilkan citra Islam yang ramah, damai, dan rahmatan lil alamin.

Mathla’ul Anwar, menurut Kiai Embay, dapat berkembang pesat jika tumbuh melalui pendekatan dakwah, bukan melalui pendekatan politis dan fikih.

“Prinsip dakwah itu mengajak dan merangkul segala komponen masyarakat, apapun alirannya. Bahkan orang kafir juga tidak harus dimusuhi, karena mereka adalah ladang dakwah bagi Mathla’ul Anwar,” kata Kiai Embay

“Saya meminta Mathla’ul Anwar terus menjaga komitmen dan khittah-nya dengan terus mengajarkan Islam yang wasathy, yaitu Islam yang ramah, bukan Islam yang marah,” katanya.

Harapan Penulis

Mathla’ul Anwar kini telah memiliki pemimpin baru untuk periode lima tahun mendatang.

Penulis yakin Mathla’ul Anwar ke depan dengan kepemimpinan Kiai Embay akan semakin berkembang.

Gambaran Mathla’ul Anwar ke depan bagaimana Ketua Umum PBMA Kiai Embay akan merombak pola pikir elite Mathla’ul Anwar dari kejumudan (kemandekan).

Kiai Embay akan memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan Mathla’ul Anwar akan semakin produktif dalam kehidupan umat yang universal.

Argumentasi dan pemikiran ‘Inklusivisme Mathla’ul Anwar’ yang diperkenalkan Kiai Embay nantinya akan mengubah cara bermazhab, Mathla’ul Anwar akan semakin membuka diri bagi munculnya perbedaan pandangan. Tak hanya itu, Kiai Embay juga gelagat-gelagatnya juga akan mengenalkan masalah-masalah aktual bagi elite MA dengan cara pandang Inklusivisme-nya.

Mari kita tunggu, bagaimana Kiai Embay memadukan religiusitas keagamawanannya dengan kecerdasan kebangsaannya tanpa harus terlibat politik praktis.

Dalam muktamar yang telah digelar ini, harapan tentang Inklusivisme Mathla’ul Anwar terus membahana. Karena hanya dengan cara seperti itu, Mathla’ul Anwar akan tampil sebagai bagian terpenting di republik ini, khususnya dalam rangka mengukuhkan kebhinekaan, moderasi, dan nilai-nilai keadilan sosial.

Semoga Mathla’ul Anwar semakin jaya!

* Penulis adalah Penekun Kajian di Lorong Diskusi.

 1,677 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

TANGERANG | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tangerang melakukan kajian. Hasilnya, menolak perpanjangan PPKM Darurat. Hal itu disampaikan Ketua PC PMII Tangerang Ilham Dimas Sese....

TANGERANG | Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung Bupati, pada Jumat, (23/07). Aksi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang. Menyoroti beberapa...

Oleh: Yani Suryani* SAMPAI hari ini, kasus terindikasi positif Covid-19 masih menunjukkan trend meningkat. Belum lagi masyarakat akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman) saat merasakan...

TANGERANG | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tigaraksa menyayangkan pertemuan para pihak yang digagas Bupati Tangerang. Pasalnya tidak menghasilkan keputusan konkret dalam menerapkan PPKM...

VINUS TV

BERITA TERBARU

HMI Sayangkan Pertemuan Dengan Bupati Tangerang, Tidak Ada Tindakan Konkret Terkait Penerapan PPKM Level 4

TANGERANG | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tigaraksa menyayangkan pertemuan para pihak yang digagas Bupati Tangerang. Pasalnya tidak menghasilkan keputusan konkret dalam menerapkan PPKM...

Gerakan RakyatMemberi Sediakan Makan Siang Gratis Bagi Ojol

TANGERANG | Pandemi Covid-19 belum kunjung mereda. Dampaknya sangat luas. Pengemudi ojeg online (Ojol) salah satunya. Hal itu membuat sejumlah pemuda yang mengatasnamakan #RakyatMemberi menyediakan...

GMNI Demo Pemkab Tangerang, Soroti Penanganan Covid-19

TANGERANG | Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung Bupati, pada Jumat, (23/07). Aksi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang. Menyoroti beberapa...

Setelah Dikritik, Sekwan Banten Batal Beli Mobil Mewah

BANTEN | Setelah mendapat kritik dari berbagai kalangan masyarakat, rencana pembelian empat mobil mewah sebagai kendaraan dinas untuk Pimpinan DPRD Provinsi Banten, akhirnya dibatalkan. Kepada...

Manfaatkan Momentum Idhuladha, KWRI Tangerang Bagikan Daging Kurban

TANGERANG | Momentum perayaan Iduladha 1442 Hijriyah dimanfaatkan betul oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang. Pihaknya membagikan dua ekor kambing kurban kepada anak...

Pembangunan Tol Serpong-Balaraja Sesi Pertama Hampir Rampung

TANGERANG | Progres pembangunan Tol Sebraja (Serpong-Balaraja) seksi pertama sudah mencapai 94 persen. Namun, masih ada keterbatasan dari segi pembangunan. Demikian disampaikan Bupati Tangerang Ahmed...

Bahaya Konsumsi Daging Kambing Berlebihan

TANGERANG | Umat Islam merayakan Iduladha 1442 H. Seperti diketahui, hari raya ini identik dengan hidangan berbahan dasar daging.  Selain sapi, daging kambing merupakan yang...

Banten Terima Bantuan 120 Ton Oksigen

BANTEN | PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (Chandra Asri) memberikan bantuan 120 Ton oksigen medis kepada pemerintah Provinsi Banten, pada Senin, (19/07). Bantuan tersebut diterima...

PMII Tangerang Tolak Perpanjangan PPKM Darurat

TANGERANG | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tangerang melakukan kajian. Hasilnya, menolak perpanjangan PPKM Darurat. Hal itu disampaikan Ketua PC PMII Tangerang Ilham Dimas Sese....

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Miris, BLT Pusat Terindikasi Diselewengkan Aparat Kelurahan Sukamulya

TANGERANG | Merasa janggal terkait undangan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBN melalui Kantor Pos, Siti Aminah mempertanyakan bantuan yang hendak...

Ingin Mengajukan Bantuan Presiden Tanpa Antre, Begini Caranya

TANGERANG | Kabar baik bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Khususnya yang terdampak pandemi Covid-19. Lantaran pemerintah akan memberikan langsung Bantuan Presiden Produktif...

Digugat LBH Ansor, Alfian Tanjung Tak Punya Nyali Datangi Pengadilan

TANGERANG | Kasus penghinaan oleh Alfian Tanjung terhadap Banser terus berlanjut. Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas didampingi pengacara LBH Ansor beserta...

Orang Tidak Dikenal Robek Al Qur’an dan Coret Musala di Tangerang

TANGERANG | Sebuah musala di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kutajaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang penuh dengan coretan. Setidaknya ada empat tulisan di dinding...

Warga Persoalkan Sekcam Balaraja Terkait Postingan “Negeri Para Bedebah!!!”

TANGERANG | Unggahan salah satu ASN Kabupaten Tangerang di media sosial mendapat perhatian serius dari warga. Bahkan dinilai meresahkan. Selain mempersoalkan independensi, materi postingan bersifat...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Uji Kepedulian Kala Pandemi

Oleh: Yani Suryani* SAMPAI hari ini, kasus terindikasi positif Covid-19 masih menunjukkan trend meningkat. Belum lagi masyarakat akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman) saat merasakan...

Pancasila dan Politik Bangsa

Oleh: Tubagus Soleh* PANCASILA merupakan hadiah umat Islam untuk bangsa Indonesia. Politik bangsa tertinggi orang Indonesia adalah ketika mampu menegakkan Pancasila. Pancasila sebagaimana termaktub dalam Preambule...

Urgensi Pelaksanaan Pilkades

Oleh: Aditya Hidayatulloh* SECARA prinsip pelaksanaan Pilkades merupakan momentum pesta demokrasi rakyat 6 tahunan. Diselenggarakan dalam rangka melanjutkan kepemimpinan lingkup desa untuk periode selanjutnya. Pelaksanaan Pilkades...

Santri, Pesantren, dan Banten

Oleh: Aa Bass* BANTEN identik dengan "jawara". Juga "santri". Wilayah paling ujung barat pulau Jawa ini menyimpan sejuta cerita, dari klenik hingga kesaktian mandraguna. Banten dari...

Tunda Marah, Berdoalah!

Oleh: Endi Biaro* SATU persatu, kolega dokter, Saya kirimi pesan (via WhatsApp, jaringan pribadi). Mereka adalah para pengabdi publik di bidang kesehatan, dengan berbagai kategori. Ada...

Menggelorakan Kembali Keadaban Pesantren Banten

Oleh: AA Bass* PESANTREN tertua ada di Banten, yaitu pesantren Karang. Ini berdasarkan warta Serat Centini sebagaimana dinarasikan oleh Ahmad Baso dalam bukunya Pesantren Studies...

Pajak Sembako, Cara Negara Kuras Kantong Rakyat

Oleh: Abdul Haris* PUBLIK tidak paham lagi jalan pikiran pemerintah. Bagaimana mungkin kebutuhan pokok mendasar masyarakat dikenakan pajak pertambahan nilai. Apa sebenarnya yang hendak dicapai? Apakah...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Setelah Dikritik, Sekwan Banten Batal Beli Mobil Mewah

BANTEN | Setelah mendapat kritik dari berbagai kalangan masyarakat, rencana pembelian empat mobil mewah sebagai kendaraan dinas untuk Pimpinan DPRD Provinsi Banten, akhirnya dibatalkan. Kepada...

Banten Terima Bantuan 120 Ton Oksigen

BANTEN | PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (Chandra Asri) memberikan bantuan 120 Ton oksigen medis kepada pemerintah Provinsi Banten, pada Senin, (19/07). Bantuan tersebut diterima...

Babad Banten: Kebijakan PPKM Darurat Harus Diiringi Pemenuhan Kebutuhan Pokok

BANTEN | Ketua Umum DPP Ormas Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten (Babad Banten) Tubagus Soleh memahami realitas sosial politik yang sudah, sedang, dan akan...

Mathlab El Awam Kenalkan Pola Hidup Sehat Saat Pandemi

SERANG | Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mathlab El Awam menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, bertempat di Desa Koper Kecamatan Cikande Kabupaten Serang, pada...

PPDB SMA Banyak Masalah, Ombudsman Panggil Dinas Pendidikan Provinsi Banten

BANTEN | Karut-marut proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Provinsi Banten berbuntut pemanggilan beberapa kepala dinas oleh Ombudsman RI Perwakilan Banten. Pemanggilan itu...

Pemuda Muhammadiyah Banten dan Pemuda PKS Gagas Gerakan Bersama

SERANG | Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Banten menerima kunjungan silaturahmi Bidang Kepemudaan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Banten di Gedung...

Pabrik di Banten Semakin Berkurang, Pindah ke Jawa Tengah

BANTEN | Tingginya Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di Provinsi Banten membuat beberapa pabrik memindahkan lokasi usahanya ke wilayah lain, seperti Jawa Tengah. Fenomena tersebut kian...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Serdang Wetan Wakili Banten Dalam Ajang Pemilihan Desa Brilian Bacth 1 Tingkat Nasional

TANGERANG | Penghargaan tingkat nasional diberikan kepada 10 desa pada program Desa Brilian Bacth 1 tahun 2021 oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Salah satunya...