Darurat Moral Pelaksanaan PPKM: Sebuah Evaluasi

Oleh: M. Sopian Hidayatullah*

DUKA nestapa Indonesia dan dunia masih terus berlangsung. Hal ini tentu saja dikarenakan pandemi Covid-19 masih belum juga hilang, malah kian harinya makin saja memprihatinkan.

Bahkan, pada 16 Juli lalu kasus harian positif Covid-19 di Indonesia tercatat sebanyak 54 ribu orang. Meski bukan rekor penambahan kasus, pada akhirnya Indonesia mencatatkan namanya sebagai negara dengan kasus harian Covid-19 tertinggi di dunia.

Presidan menginstruksikan Menteri Dalam Negeri untuk kembali memberlakukan PPKM dengan status darurat pada 03 Juli sampai 20 Juli 2021 di Jawa-Bali. Kebijakan tersebut tentu saja dimaksudkan untuk menekan kasus Covid-19.

Namun, ternyata PPKM Darurat tidak bisa menekan angka kasus positif harian. Bahkan sempat masuk rekor. Hal ini tentu saja disebabkan masih banyaknya masyarakat yang melakukan pelanggaran, dimulai dari berkerumun dan lain sebagainya.

Baca Juga

Selanjutnya, dalam penerapan PPKM ini kembali menjadi sorotan penulis, yaitu tentang proses penerapan yang dilakukan oleh pemerintah dan dilaksanakan oleh aparat.

Banyak sekali kekeliruan-kekeliaran dalam melakukan penertiban, tentu saja hal ini membuat penulis bertanya-tanya. Banyak sekali tindakan-tindakan arogan yang dilakukan oleh aparat.

Penulis ambil contoh saja kasus penertiban di Kota Semarang yang dilakukan oleh salah satu aparat. Mereka menyemprotkan Water Canon ke arah warung-warung makan padahal bisa dilakukan dengan cara baik-baik.

Kemudian, yang juga ramai dalam perbincangan ialah kasus aparat di Kabupaten Gowa yang melakukan pemukulan kepada ibu hamil saat melakukan penertiban.

Ini merupakan tindakan yang sangat keliru. Bolehlah PPKM ini darurat, tapi jangan sampai moral pun ikut darurat.

Jauh melihat permasalahan pada pelaksanaan PPKM Darurat ini, penulis memperhatikan dan mempertanyakan, apakah pelaksanaan yang dilakukan di setiap wilayah kota/kabupaten, khususnya Jawa dan Bali sudah sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021?

Peraturan ini harus kita sama-sama pedomani sebagai upaya menekan kasus Covid-19. Baik oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus turut andil dan berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Beberapa tindakan yang menjadi perhatian penulis dalam penerapan PPKM Darurat, ialah:

Pertama, tindakan pemerintah yang dilakukan oleh aparat dengan menutup tempat makan/minum. Padahal jika kita melihat aturan Inmendagri diktum ketiga poin d:

Diperbolehkan dibukanya tempat makan/minum baik yang berada pada lokasi sendiri maupun pada pusat perbelanjaan/mall dengan syarat hanya menerima delivery/take away alias tidak menerima makan di tempat.

Hal ini diperkuat pada poin selanjutnya yaitu poin d, yang ditutup hanya pusat perbelanjaan/mall saja.

Namun dalam penerapannya banyak tempat makan/minum yang dibatasi operasionalnya hanya sampai pukul 20.00 wib. Padahal dalam diktum ketiga poin c.4:

Pembatasan waktu operasional hanya berlaku untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Disini pertanyaan penulis muncul, yang kurang membaca adalah aparat pemerintah di tingkat kota/kabupaten atau masyarakat?

Aparatur pemerintah harusnya bisa lebih bijak dengan menampilkan wajah damai dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini, karena tidak semuanya dilakukan dengan cara tangan besi.

Terkecuali jika masyarakat atau para pelanggar tetap ngeyel dan mengulangi perbuatannya sangat perlu diambil tindakan tegas. Tentu saja tegas ini berbeda dengan sikap arogan ataupun represif.

Bukankah ini yang tercantum dalam Inmendagri pada diktum ketujuh, bahwa selain melaksanakan pengetatan aktivitas juga dibarengi dengan edukasi kepada masyarakat. Dan dari 11 (sebelas) poin yang terdapat dalam Diktum Ketujuh tidak ada dijelaskan tindakan arogan dan represif.

Foto: Ilustrasi korupsi dana Bansos (Istimewa).

Bansos PPKM Darurat untuk Rakyat, Bukan untuk Pelaku Tipikor

Boleh kita lihat kembali diktum kedelapan poin a, bahwa gubernur, bupati dan walikota diinstruksikan untuk mempercepat proses penyaluran bantuan sosial. Dan pada poin b, diinstruksikan pula untuk melakukan sinkronisasi bantuan sosial yang berasal dari pusat dan bantuan sosial yang berasal dari APBD.

Bukankah hal ini bisa dimanfaatkan oleh individu atau kelompok untuk melakukan Tindakan Pidana Korupsi (Tipikor), apakah masih belum jelas juga?

Kita lihat kasus Juliari Batubara Menteri Sosial yang kini sudah digantikan posisinya, dia menerima suap Bansos sebesar Rp 32,4 miliar. Ini belum dihitung dana Bansos yang dikorupsi dibeberapa wilayah oleh para pejabat daerah. Diantara mereka sudah dijatuhi vonis dan yang lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

Menurut penulis vonis yang dijatuhkan kepada para koruptor tersebut sangat ringan dibandingkan dengan penderitaan rakyat korban korupsi.

Sudah semestinya para koruptor tersebut dijatuhi vonis mati, ditambah lagi mereka eks narapidana kasus korupsi seperti bebas saja jauh dari sandangan residivis, apa lantaran residivis hanya berlaku untuk mereka para pencuri ayam.

Solusi dan Peran Aktif Masyarakat

Hemat penulis beberapa hal ini bisa menjadi solusi terkait pelaksanaan PPKM Level 4 saat ini di setiap kota/kabupaten.

Pertama, bagi para pelaku usaha makan/minum seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, diberikan keleluasaan dalam beroperasi dengan tetap memperhatikan aturan-aturan yang sudah ditetapkan pada Inmendagri.

Baca Juga

Bukankah ini upaya untuk tetap memutar roda perekonomian khususnya masyarakat pada kalangan menengah dan bawah, karena kita (masyarakat) tidak selamanya terus berpangku tangan dengan berharap bantuan dari pemerintah.

Kedua, pemerintah dan aparat harus hadir dengan wajah damai dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjauhkan dari sikap arogan dan represif.

Ketiga, pemerintah sampai pada tingkat kelurahan dapat terus berkoordinasi dengan Ketua RW/RT untuk terus mensosialisasikan dan memberi peringatan kepada setiap warganya untuk tetap mematuhi aturan PPKM Darurat. Karena dalam pelaksanaan PKKM Darurat ini peran aktif masyarakat adalah kuncinya.

Semoga pandemi ini segera berakhir, do’a terdalam penulis haturkan untuk seluruh saudara kita sebangsa dan setanah air yang telah gugur mendahului. Serta do’a terbaik untuk kita semua, semoga kita bisa melalui semua ini dengan tabah.

*Penulis adalah Pengurus PC PMII Tangerang.

 2,912 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

TANGERANG | Dua perusahanan milik anak muda Tangerang kumpulkan puluhan anak yatim. Menggagas bakti sosial berupa santunan. Berlokasi di Desa Curug Wetan Kecamatan Curug...

TANGERANG | Melambungnya harga minyak goreng kemasan beberapa waktu belakangan ini dijadikan peluang oleh para pelaku usaha minyak goreng curah. Selain menjadi pilihan alternatif, kebanyakan...

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

TANGERANG | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tangerang memberikan pendidikan politik dan strategi pemenangan kepada Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di...

VINUS TV

BERITA TERBARU

Terkait Kasus FS, GEMA Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Tegas Kapolri

BANTEN | Generasi Muda Mathla'ul Anwar mengapresiasi langkah tegas dan cepat Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terhadap penanganan kasus pidana mantan Kadiv Propam Polri. Hal...

Kantong Sayur Ajak Anak-Anak Rumah Pintar Cigaru Maknai Kemerdekaan

TANGERANG | Banyak cara dalam berekspresi memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti perlombaan, jalan santai, tasyakuran, dan lain-lain. Seperti yang dilakukan Idepreneurs Club Bersama Kantong...

Santuni Puluhan Yatim, Sahabat Putra Aksara dan Dogles Explore: Ini Wujud Syukur Kami

TANGERANG | Dua perusahanan milik anak muda Tangerang kumpulkan puluhan anak yatim. Menggagas bakti sosial berupa santunan. Berlokasi di Desa Curug Wetan Kecamatan Curug...

Optimalisasi Medsos, Partai Demokrat Tangerang Berikan Pendidikan Politik

TANGERANG | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tangerang memberikan pendidikan politik dan strategi pemenangan kepada Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di...

Tingkatkan Kesehatan, Warga Desa Kebon Cau Terima Program ODF

TANGERANG | Guna meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat yang bebas dari prilaku buang air besar sembarangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan program Open...

Balai Rehabilitasi Adhyaksa, Solusi Restoratif Justice Dari Pemprov dan Kejati Banten

BANTEN | Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah sepakat membuat balai rehabilitasi pecandu narkoba. Tempat yang dinamakan Balai Rehabilitasi Adhyaksa ini, nantinya...

Melirik Peluang Usaha Minyak Goreng Curah yang Menjanjikan

TANGERANG | Melambungnya harga minyak goreng kemasan beberapa waktu belakangan ini dijadikan peluang oleh para pelaku usaha minyak goreng curah. Selain menjadi pilihan alternatif, kebanyakan...

Puskohu Apresiasi Komitmen Kejati Banten Bongkar Kasus Kredit Macet

BANTEN | Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam mengusut kasus korupsi Bank Banten yang merugikan keuangan negara sebesar Rp65 miliar mendapat apresiasi dari berbagai...

Tingkatkan Kapasitas, Simpul Belajar Madani Gelar Pelatihan Penyusunan SOP Keuangan

TANGERANG | Simpul Belajar Madani mengadakan Pelatihan Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Keuangan bagi Civil Society Organization (CSO). Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu ruang...

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Sekarang Tidak Ribet, Ini Cara Mengaktifkan SPPT Wilayah Tangerang

TANGERANG | Inovasi dan peningkatan layanan terus diupayakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang. Terlebih soal permohonan pengaktifan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak...

Banten Berduka, Abuya Uci Cilongok Tutup Usia

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

Di Kampung Markisa, KKN Mahasiswa UMT Kembangkan Literasi

KOTA TANGERANG | Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tahun 2020 difokuskan pada pengembangan dan penguatan literasi di masyarakat.   Hal itu...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Sensasi Daging Burung Belibis, Kenyal dan Gurih

TANGERANG | Ayam dan bebek adalah jenis unggas paling sering dibuat olahan masakan. Tapi, selain kedua jenis unggas tersebut, ada satu lagi yang tak...

Bendera Negara Asing Berkibar di Klinik Milik PNS, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

TANGERANG | Pemandangan kurang pantas terjadi di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Berkibar bendera Palestina tanpa berdampingan...

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Membaca Ulang Konsep Nasakom Soekarno

PAHAM komunis awal mula tercipta karena bentuk protes Karl Marx terhadap kaum kapitalis. Kala itu, ia memperjuangakan kaum buruh yang bekerja berjam-jam dengan upah...

Menggagas Cagub Banten 2024

SAYA menyambut baik sikap sejumlah partai politik yang mulai meramaikan bursa calon gubernur Banten, meski Pilkada Banten baru digelar pada 2024. Tetapi amatan penulis, Pilgub...

Saatnya Penyambung Lidah Warga Desa Bicara

BPD, bicaralah! Berbicaralah tentang kepentingan umum. Bukan saatnya lagi BPD main kucing-kucingan dengan Kepala Desa. DIAM menunggu Siltap (penghasilan tetap) dan Tukin (tunjangan kinerja) tak akan melahirkan...

Urgensi Profesionalisme Pendamping Desa

PENDAMPING itu bisa memiliki dua karakter: hadirnya sebagai hantu yang menakutkan atau tampil sebagai malaikat yang menyelamatkan. Keduanya jelas berbeda. Jika pembawaannya adalah citra diri...

Kristen Ortodoks Syria dan Islam, Serupa Tapi Tak Sama

BELAKANGAN ini, sebenarnya sudah lama juga sih, kita mendengar gosip bahwa sekarang ada metode kristenisasi dengan meniru-niru agama Islam. Tetapi rupanya gosip itu berasal...

Generasi Muda, Kepemimpinan Nasional, dan Feodalisme

PERUBAHAN zaman akibat globalisasi dan perkembangan teknologi membuat pegeseran tata nilai, sikap, dan perilaku dari berbagai aspek kehidupan bermasyarkat dan bernegara. Dalam hal ini...

Gubernur Titipan Presiden Itu Bernama Penjabat

SETELAH pemerintah memutuskan Pemilu serentak dilakukan tahun 2024, beberapa kepala daerah yang masa jabatannya habis akan diganti oleh Penjabat (Pj). Setidaknya ada tujuh kepala daerah...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Balai Rehabilitasi Adhyaksa, Solusi Restoratif Justice Dari Pemprov dan Kejati Banten

BANTEN | Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah sepakat membuat balai rehabilitasi pecandu narkoba. Tempat yang dinamakan Balai Rehabilitasi Adhyaksa ini, nantinya...

Puskohu Apresiasi Komitmen Kejati Banten Bongkar Kasus Kredit Macet

BANTEN | Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam mengusut kasus korupsi Bank Banten yang merugikan keuangan negara sebesar Rp65 miliar mendapat apresiasi dari berbagai...

PJ Gubernur Banten Buka Kongres IPMA dan Pelantikan Gemawati MA

BANTEN | Pembukaan Kongres ke-IV Ikatan Pelajar Mathla'ul Anwar (IPMA) dan Pelantikan Generesi Muda Wanita Islam Mathla'ul Anwar (Gemawati MA) sukses digelar. Bertempat di...

Odong-Odong Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

BANTEN | Kepolisian Daerah Provinsi Banten resmi melarang kereta wisata atau odong-odong beroperasi di jalan raya, pada Kamis (28/07). Hal ini terlihat dari unggahan flyer...

Pospera Cilegon Gelar Muscab, Agung Prakarsa Terpilih Secara Aklamasi

CILEGON | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kota Cilegon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), pada Rabu (27/07). Acara yang berlangsung di Jombang Wetan,...

Kecelakaan Maut, 9 Penumpang Odong-Odong Meninggal Dunia

SERANG | Sebanyak 9 orang penumpang odong-odong dikabarkan meninggal dunia akibat tertabrak kerta api di perlintasan Desa Silebu Kecamatan Kragilan, pada Selasa (26/07). Kecelakaan terjadi...

Ini 12 Orang Calon Anggota Bawaslu Banten

BANTEN | Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten resmi telah mengumumkan hasil tes tertulis dan psikologi melalui website hari...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart

TANGERANG | Masyarakat Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mendemo gudang Alfamart. Di Jalan Aria Jaya Santika, pada Rabu (26/02). Aksi yang dikoordinir oleh...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...