
BANTEN | Tubagus Tri Aprilyandi resmi terpilih sebagai Formatur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Banten dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 yang digelar di Kota Tangerang, Sabtu (22/08).
Terpilihnya Tubagus Tri Aprilyandi menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan HMI di Provinsi Banten. Amanah tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, serta gerakan HMI dalam merespons berbagai persoalan di masyarakat.
Sebagai salah satu putra yang memiliki trah Kesultanan Banten, terpilihnya Tubagus Tri Aprilyandi juga memiliki makna tersendiri. Kepemimpinan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi, tetapi juga membawa harapan agar nilai sejarah, intelektualitas, dan perjuangan generasi muda Banten terus berkembang.
Baca Juga
- HMI dan KUMALA Desak Ketua DPRD Lebak Mundur Jika Terbukti Terlibat Kasus Penculikan Aktivis
- HMI Cilegon Soroti Lemahnya Pengawasan Peredaran Miras, Desak Satpol PP Tegakkan Perda
Tubagus Tri Aprilyandi mengatakan amanah sebagai Formatur HMI MPO Badko Banten merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan semangat pengabdian.
“Amanah ini bukan semata-mata tentang sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadirkan HMI Badko Banten yang lebih progresif, inklusif, serta memiliki keberpihakan terhadap persoalan umat dan masyarakat,” ujar Tubagus Tri Aprilyandi, Minggu (23/08).
Menurutnya, HMI sebagai organisasi perkaderan dan perjuangan memiliki tanggung jawab dalam mencetak kader yang memiliki kekuatan intelektual, integritas moral, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa dan daerah.
Ia berharap seluruh kader HMI di Banten dapat menjaga persatuan dan memperkuat konsolidasi organisasi. Menurutnya, soliditas antarkader menjadi modal penting untuk menjalankan agenda organisasi sekaligus merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“HMI Badko Banten harus menjadi ruang perjuangan bersama bagi seluruh kader. Kita harus mampu membangun tradisi intelektual yang kuat, melakukan penguatan kaderisasi, serta menghadirkan gagasan dan gerakan nyata untuk menjawab persoalan Banten,” tegasnya.
Tubagus Tri Aprilyandi juga diharapkan dapat membawa nilai-nilai sejarah dan budaya Banten dalam kepemimpinannya. Hal itu sejalan dengan posisinya sebagai generasi muda Banten yang memiliki trah Kesultanan Banten.
Meski demikian, ia menegaskan kepemimpinan HMI Badko Banten tetap harus berlandaskan nilai keislaman, kebangsaan, intelektualitas, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan semangat Yakin Usaha Sampai, saya siap menjalankan amanah untuk membangun HMI Badko Banten yang lebih solid, progresif, dan berintergenerasi,” pungkasnya. | Fjr
![]()









