spot_img
spot_img

Peduli Korban Gempa Cianjur, Benteng Society dan HMI Al-Azhary Adakan Trauma Healing

Foto: Anak-anak korban gempa Cianjur saat acara trauma healing.

TANGERANG | Benteng Society bersama HMI Al-Azhary Cabang Cianjur mendatangi lokasi korban gempa Cianjur. Mengadakan kegiatan berupa trauma healing.

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini diisi berbagai kegiatan. Mulai ice breaking, permainan tradisional, atraksi badut, mewarnai gambar, perlombaan, sampai pemberian kado.

Kepada Vinus, Direktur Benteng Society Firmansyah mengatakan, pihaknya turut berduka atas musibah gempa beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Untuk itu, lanjut Firman, kedatangannya dalam rangka menghibur anak-anak korban gempa guna mendorong pemulihan psikis dan emosional pascagempa besar yang terjadi.

“Kami mencoba memberikan trauma healing, keceriaan, dan kegembiraan agar anak-anak bisa kembali bermain dan belajar,” ujarnya pada Kamis, (22/12).

Masih kata Firman, kegiatan trauma healing mungkin saat ini yang tepat setelah banyak melakukan donasi bantuan logistik. Agar semua kembali pulih lagi dari pascagempa.

Sementara itu, Anwar Firdaus selaku Ketua HMI Al-Azhary Cabang Cianjur mengungkapkan, pihaknya sudah satu bulan menggalang dana untuk disalurkan ke lokasi pengungsi.

Menurutnya, saat ini yang paling tepat dan dibutuhkan bagi para korban di tempat pengungsian ialah trauma healing.

“Kami ikut tergerak, dan selalu peduli. Ketika teman-teman mengajak melakukan trauma healing, karena mungkin baru beberapa organisasi dan yayasan yang saja baru melakukan itu,” ungkapnya.

Salain itu, Anwar juga menuturkan, masih banyak tempat pengungsian yang membutuhkan trauma healing. Walaupun HMI Komisariat Al-Azhary sudah beberapa kali melakukan trauma healing di beberapa lokasi pengungsian.

Di kegiatan tersebut, satu ibu anak korban gempa,menyambut baik atas trauma healing yang dilakuakan Benteng Sociaty dan HmI Komisariat Al-Azhary Cabang Cianjur.

Di lokasi, Suainah, salah satu korban gemba di lokasi pengungsian mengungkapkan, dirinya senang masih ada anak muda yang peduli pada anak-anak.

Dirinya mengaku, tak hanya anak-anak, para orang tua juga masih trauma akibat gempa yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Gimana enggak trauma, banyak rumah roboh dan meninggal, di tambah ada gempa sususalan hampir setiap hari dan saya enggak berani untuk jauh dari anak saya,” ucapnya.

Untuk informasi, Benteng Society dan HMI Al-Azhary mendatangi dua lokasi pengungsian, di Kampung Galudra Desa Galudra Kecamatan Cugenang dan Kampung Lengkewang, Desa Gasol. |We

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart