Saatnya Penyambung Lidah Warga Desa Bicara

Foto: Penulis Ahmad Syaikhu.

BPD, bicaralah!
Berbicaralah tentang kepentingan umum.
Bukan saatnya lagi BPD main kucing-kucingan dengan Kepala Desa.

DIAM menunggu Siltap (penghasilan tetap) dan Tukin (tunjangan kinerja) tak akan melahirkan peradaban desa. Cobalah tengok kiri dan kanan. Barangkali warga enggan berisik, tapi terpaksa berbisik: Jangan sampai ada lagi hak-hak dan aspirasi masyarakat terabaikan, sia-sia di tengah jalan.

Selama ini, desa masih dijadikan objek atas proyek-proyek pembangunan. Citra desa identik dengan orang yang kalah, miskin, pinggiran, keterbelakangan, dan kebodohan.

Sebagaimana yang dijelaskan Rumadi (2016), enak tidaknya kue pembangunan, ukurannya selalu lidah orang kota. Lidah orang desa harus disesuaikan dengan selera lidah orang kota.

Baca Juga

Buatlah masyarakat tergerak dan berpartisipasi dalam arah kebijakan pembangunan desa. Tentu berdasarkan segenap kondisi sosial dan penggalian potensi desa yang ada.

Ingat, tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ialah berperan mengawal aspirasi masyarakat, menjaga kewibawaan dan kestabilan, serta mempelopori penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Jika itu sudah dilakukan, seharusnya bisa kita lihat dan temukan di setiap kantor-kantor di Kabupaten Tangerang. Misal, ada papan timeline rencana kegiatan per-semester tahun berjalan anggaran, untuk menentukan arah musyawarah di desa, dan seterusnya.

Selain urgensi pembangunan infrastruktur (fisik), isu-isu strategis tentang pentingnya penguatan pemberdayaan, baik secara individu atau terlembaga, perlu digalakkan ke arah pencerdasan kehidupan bangsa.

Itulah yang harus jadi sasaran utama tentang bagaimana seharusnya pembahasan RKPDES (Rencana Kegiatan Pembangunan Desa) kedepannya. Agar seluruh kalangan tercerahkan akan hak-haknya, tentang bagaimana pengelolaan aset desa yang baik dan benar. Nantinya menjadi produk unggulan desa.

Di samping itu, ajaklah elit-elit desa dan kalangan bawah beserta dengan keluh-kesahnya. Berbicaralah soal pembangunan yang tepat sasaran dan berkeadilan. Dahulukanlah kepentingan umum daripada kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.

Bermitralah bersama kepala desa beserta unsur masyarakat desa: tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, perwakilan kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok perajin, kelompok perempuan, dan kelompok masyarakat miskin. Agar berpartisipasi dalam forum-forum atau musyawarah tertinggi desa.

Bicarakanlah hal-hal yang bersifat strategis sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2014 Pasal 55. Tampung dan salurkan aspirasi mereka dalam rancangan peraturan desa, kemudian sepakati. Lalu lakukan pengawasan kinerjanya. Itulah fungsinya BPD.

Setelah itu, ciptakanlah suasana kondusif, tertib, dan aman. Lingkungan yang menghormati nilai sosial budaya dan adat istiadat di masyarakat. Serta menjaga norma dan etika dalam hubungan kerja dengan lembaga kemasyarakatan desa.

Foto: Lambang BPD (Istimewa).

Peran BPD dan Musyawarah

Musyawarah sangat menentukan dalam memutuskan suatu perkara. “Bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (Ali Imran: 159)

Dalam Ta’limul Muta’allim, Imam Az-Zarnuji membahas, ada tiga macam sikap orang dalam bermusyawarah. Yakni sempurna, separuh, dan tidak bernilai.

Pertama, sikap sempurna ialah orang yang punya gagasan dan berani berbicara. Kedua, sikap separuh ialah orang yang memiliki pendapat tetapi ia tidak mau berpartisipasi, atau ikut bermusyawarah. Hanya diam.

Terakhir, sikap yang tidak bernilai ialah orang yang miskin ide dan tidak mau bermusyawarah.

Oleh karenanya, tidak ada penyesalan jika suatu persoalan diselesaikan melalui musyawarah. Sayidina Ali ra. berkata, “Tiada seorangpun yang rusak karena musyawarah”.

Di era otonomi daerah ini, BPD merupakan lembaga perwujudan demokrasi. Sukses tidaknya penyelenggaraan pemerintahan desa, tergantung pada peran aktif BPD.

Sebab BPD merupakan parlemennya desa. Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 Pasal 63, menyatakan BPD berkewajiban melaksanakan kehidupan demokrasi yang berkeadilan gender dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Oleh sebab itu, sesuai amanat UU Desa tadi, pro-aktiflah. Karena BPD sedianya menyerap, menampung, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat desa. Bukan ABS, asal bapak senang. Suarakanlah, bahwa Pancasila itu bukan tentang simbol dan jargon belaka.

Itulah cara memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Foto: Lambang Pancasila (Istimewa).

Kesinambungan Penanaman Nilai Pancasila

Sejarah mengatakan, lahirnya Pancasila berawal dari kesepakatan perwakilan. Diputuskan sebagai dasar negara kita, tak lain ialah berasal dari musyawarah.

Pancasila bukan melulu berapa kali kita memperingati hari kesaktiannya, tapi bagaimana penanamannya. Karena, sila-sila Pancasila itu saling melengkapi, satu kesatuan. Tidak terpisah-pisah.

Dalam hal ini, sila ke-empat jelas menyatakan: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

BPD dalam musyawarah di desa, bersama pemerintah desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh BPD menyepakati hal yang bersifat strategis.

Sebab musyawarah desa merupakan forum pertemuan dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di desa. Termasuk masyarakatnya.

Tentu dalam rangka menggariskan hal yang dianggap penting dilakukan oleh pemerintah sesa dan juga menyangkut kebutuhan masyarakat. Hasilnya kemudian, menjadi pegangan bagi perangkat pemerintah desa dan lembaga lain dalam pelaksanaan tugasnya.

Kesinambungan penanaman Pancasila di level desa, dilihat dari sejauh mana BPD bersama pemerintah desa disiplin dan berpedoman dalam peraturan dan perundang-undangan terkait. Dalam hal ini Pedoman penyusunan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa yang diatur melalui Permendagri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa.

Undang-undang desa mengamanatkan Rancangan Peraturan Desa wajib dikonsultasikan kepada masyarakat desa. Mereka berhak memberikan masukan terhadap Rancangan Peraturan Desa.

Setidaknya di dalamnya diatur bahwa: Peraturan Desa (Perdes) adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh kepala desa setelah dibahas dan disepakati bersama BPD.

Ada tiga jenis peraturan di Desa. Pertama, peraturan desa yang berisi materi-materi pelaksana kewenangan desa dan penjabaran lebih lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Kedua, peraturan bersama kepala desa berisi materi-materi kerjasama desa. Dan ketiga, peraturan kepala desa Blberisi materi-materi pelaksana peraturan desa, peraturan bersama kepala desa dan tindak lanjut dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Perdes merupakan kerangka hukum kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di lingkup desa. Penetapan peraturan desa merupakan penjabaran atas berbagai kewenangan yang dimiliki desa.

Perdes juga merupakan salah satu bentuk peraturan perundang- undangan yang dibentuk dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa. Fungsinya untuk membatasi kekuasaan, mengatur kehidupan masyarakat desa, dalam rangka mencapai tujuan Negara Indonesia.

Dengan demikian, kita meyakini bahwa jika fungsi dan peran BPD ini terus dimaksimalkan, niscaya aspirasi masyarakat sejahtera, demokratis, dan berkeadilan sesuai dengan pengelolaan pemerintahan yang baik, dengan sendirinya akan tersalurkan dan terwujud sebagaimana pengamalan dalam nilai-nilai Pancasila.

*Ditulis oleh: Ahmad Syaikhu. Pendamping Desa Kecamatan Kemiri dan Penulis Buku Islam Nusantara dan Zikiran Sultan: Tradisi yang Terlupakan.

 2,653 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

PAHAM komunis awal mula tercipta karena bentuk protes Karl Marx terhadap kaum kapitalis. Kala itu, ia memperjuangakan kaum buruh yang bekerja berjam-jam dengan upah...

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

TANGERANG | Implementing Unit (IU) Kabupaten Tangerang menggelar penyuluhan berupa Tacking dan Screening di Pondok Pesantren Darul Ibtida, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, pada Sabtu...

TANGERANG | Hoax atau informasi bohong menjadi lebih berbahaya jika disampaikan berulang dan terus-menerus, sehingga akan dianggap menjadi sebuah kebenaran.  Demikian yang disampaikan Anggota DPRD...

VINUS TV

BERITA TERBARU

Melirik Peluang Usaha Minyak Goreng Curah yang Menjanjikan

TANGERANG | Melambungnya harga minyak goreng kemasan beberapa waktu belakangan ini dijadikan peluang oleh para pelaku usaha minyak goreng curah. Selain menjadi pilihan alternatif, kebanyakan...

Puskohu Apresiasi Komitmen Kejati Banten Bongkar Kasus Kredit Macet

BANTEN | Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam mengusut kasus korupsi Bank Banten yang merugikan keuangan negara sebesar Rp65 miliar mendapat apresiasi dari berbagai...

Tingkatkan Kapasitas, Simpul Belajar Madani Gelar Pelatihan Penyusunan SOP Keuangan

TANGERANG | Simpul Belajar Madani mengadakan Pelatihan Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Keuangan bagi Civil Society Organization (CSO). Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu ruang...

Peringati Hari Asyura, Yaya Ansori Santuni Anak Yatim

TANGERANG | Momentum hari Asyura tahun ini dimanfaatkan betul oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang Yaya Ansori dengan mengadakan santunan anak yatim. Kegiatan rutin tersebut diikuti...

Membaca Ulang Konsep Nasakom Soekarno

PAHAM komunis awal mula tercipta karena bentuk protes Karl Marx terhadap kaum kapitalis. Kala itu, ia memperjuangakan kaum buruh yang bekerja berjam-jam dengan upah...

Upaya Eliminasi Tuberkulosis, IU Tangerang Adakan Tracking dan Screening

TANGERANG | Implementing Unit (IU) Kabupaten Tangerang menggelar penyuluhan berupa Tacking dan Screening di Pondok Pesantren Darul Ibtida, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, pada Sabtu...

Gelar Reses, Dedi Sutardi Tampung Aspirasi Warga Cikuya

TANGERANG | DPRD Provinsi Banten memasuki reses ke-III masa persidangan tahun 2021-2022. Para wakil rakyat tersebut kembali ke konstituennya untuk menyerap aspirasi. Salah satunya Dedi...

FOPKIA dan Forum Simpul Belajar Serahkan Policy Brief, Rekomendasi Terkait Kesehatan Ibu dan Anak Baru Lahir

  TANGERANG | Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA) Kabupaten Tangerang bersama Forum Simpul Belajar mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang pada Kamis (04/08). Kedatangan mereka...

Hadiri Acara Himatangbar, Muhlis Ajak Mahasiswa Lawan Hoax

TANGERANG | Hoax atau informasi bohong menjadi lebih berbahaya jika disampaikan berulang dan terus-menerus, sehingga akan dianggap menjadi sebuah kebenaran.  Demikian yang disampaikan Anggota DPRD...

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Sekarang Tidak Ribet, Ini Cara Mengaktifkan SPPT Wilayah Tangerang

TANGERANG | Inovasi dan peningkatan layanan terus diupayakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang. Terlebih soal permohonan pengaktifan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak...

Banten Berduka, Abuya Uci Cilongok Tutup Usia

TANGERANG | Kabar duka, Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Abuya Uci Cilongok tutup usia. Informasi yang dihimpun Vinus, Abuya...

Di Kampung Markisa, KKN Mahasiswa UMT Kembangkan Literasi

KOTA TANGERANG | Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tahun 2020 difokuskan pada pengembangan dan penguatan literasi di masyarakat.   Hal itu...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Sensasi Daging Burung Belibis, Kenyal dan Gurih

TANGERANG | Ayam dan bebek adalah jenis unggas paling sering dibuat olahan masakan. Tapi, selain kedua jenis unggas tersebut, ada satu lagi yang tak...

Bendera Negara Asing Berkibar di Klinik Milik PNS, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

TANGERANG | Pemandangan kurang pantas terjadi di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kuta Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Berkibar bendera Palestina tanpa berdampingan...

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Membaca Ulang Konsep Nasakom Soekarno

PAHAM komunis awal mula tercipta karena bentuk protes Karl Marx terhadap kaum kapitalis. Kala itu, ia memperjuangakan kaum buruh yang bekerja berjam-jam dengan upah...

Menggagas Cagub Banten 2024

SAYA menyambut baik sikap sejumlah partai politik yang mulai meramaikan bursa calon gubernur Banten, meski Pilkada Banten baru digelar pada 2024. Tetapi amatan penulis, Pilgub...

Urgensi Profesionalisme Pendamping Desa

PENDAMPING itu bisa memiliki dua karakter: hadirnya sebagai hantu yang menakutkan atau tampil sebagai malaikat yang menyelamatkan. Keduanya jelas berbeda. Jika pembawaannya adalah citra diri...

Kristen Ortodoks Syria dan Islam, Serupa Tapi Tak Sama

BELAKANGAN ini, sebenarnya sudah lama juga sih, kita mendengar gosip bahwa sekarang ada metode kristenisasi dengan meniru-niru agama Islam. Tetapi rupanya gosip itu berasal...

Generasi Muda, Kepemimpinan Nasional, dan Feodalisme

PERUBAHAN zaman akibat globalisasi dan perkembangan teknologi membuat pegeseran tata nilai, sikap, dan perilaku dari berbagai aspek kehidupan bermasyarkat dan bernegara. Dalam hal ini...

Gubernur Titipan Presiden Itu Bernama Penjabat

SETELAH pemerintah memutuskan Pemilu serentak dilakukan tahun 2024, beberapa kepala daerah yang masa jabatannya habis akan diganti oleh Penjabat (Pj). Setidaknya ada tujuh kepala daerah...

Kritik Ibnu Rusyd Terhadap Pemikiran Al Ghazali

Tulisan ini menanggapi artikel berjudul Kritik al Ghazali Terhadap Filsafat Barat, telah terbit sebelumnya. SELAMA bertahun-tahun, para cendekiawan menuduh Abu Hamid al Ghazali yang hidup...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Puskohu Apresiasi Komitmen Kejati Banten Bongkar Kasus Kredit Macet

BANTEN | Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam mengusut kasus korupsi Bank Banten yang merugikan keuangan negara sebesar Rp65 miliar mendapat apresiasi dari berbagai...

PJ Gubernur Banten Buka Kongres IPMA dan Pelantikan Gemawati MA

BANTEN | Pembukaan Kongres ke-IV Ikatan Pelajar Mathla'ul Anwar (IPMA) dan Pelantikan Generesi Muda Wanita Islam Mathla'ul Anwar (Gemawati MA) sukses digelar. Bertempat di...

Odong-Odong Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

BANTEN | Kepolisian Daerah Provinsi Banten resmi melarang kereta wisata atau odong-odong beroperasi di jalan raya, pada Kamis (28/07). Hal ini terlihat dari unggahan flyer...

Pospera Cilegon Gelar Muscab, Agung Prakarsa Terpilih Secara Aklamasi

CILEGON | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kota Cilegon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), pada Rabu (27/07). Acara yang berlangsung di Jombang Wetan,...

Kecelakaan Maut, 9 Penumpang Odong-Odong Meninggal Dunia

SERANG | Sebanyak 9 orang penumpang odong-odong dikabarkan meninggal dunia akibat tertabrak kerta api di perlintasan Desa Silebu Kecamatan Kragilan, pada Selasa (26/07). Kecelakaan terjadi...

Ini 12 Orang Calon Anggota Bawaslu Banten

BANTEN | Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten resmi telah mengumumkan hasil tes tertulis dan psikologi melalui website hari...

Melalui Temu Karya, Mukhriz Fauzi Pimpin Karang Taruna Saketi

PANDEGLANG | Pengurus Karang Taruna Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang menggelar Temu Karya, pada Jumat (22/07). Acara yang berlangsung di Aula Kecamatan Saketi tersebut menetapakan Mukhriz...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart

TANGERANG | Masyarakat Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mendemo gudang Alfamart. Di Jalan Aria Jaya Santika, pada Rabu (26/02). Aksi yang dikoordinir oleh...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...