Rapor Merah Irna-Tanto

Oleh: Eko Supriatno

Klaim Irna-Tanto, Pandeglang telah mengalami lompat-lompatan besar. Klaim-nya dari data mereka bahwa angka kemiskinan sudah diturunkan 1,1 digit.

Data tersebut mereka yakini tidak bohong dan hasil kerja nyata Pemkab Pandeglang selama 4 tahun. Turun, dari 10,43 % menjadi 9,42 %. Begitu juga dengan angka pengangguran, dari 10, 22 persen  menjadi  8,7 persen.

Bagi saya sebenarnya, tanpa bupati pun Pandeglang bisa di angka itu! Sangat menyayangkan, dalam rentang 4 tahun kepemimpinan Irna-Tanto pertumbuhan perekonomian Pandeglang masih terjaga begitu-begitu saja.

Angka 1,1 digit pada pertumbuhan ekonomi daerah artinya, tanpa perlu campur tangan pemerintah pun angka bisa dicapai.

Lima tahun Irna-Tanto memimpin Pandeglang tidak menghasilkan kemajuan yang berarti. Infrastruktur, pendidikan, pertanian tidak mengalami kemajuan berarti.

Baca Juga

Kesehatan hanya berhasil membangun satu rumah sakit baru, sementara KEK Tanjung Lesung yang digadang-gadang akan mendongkrak pariwisata Pandeglang masih jalan di tempat.

Dalam kontestasi politik, biasanya berlaku prinsip reward and punish: pemimpin yang berhasil diberi penghargaan dengan cara dipilih kembali dan pemimpin yang dianggap buruk dihukum dengan cara mengalihkan pilihan ke kandidat lain yang mungkin lebih baik.

Rapor Merah

Ada 5 (Lima) Rapor merah Irna-Tanto sebagai catatan kritis tentang 4 tahun lebih kepemimpinannya:

Pertama, Angka Kemiskinan di Pandeglang Masih Tinggi. Dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) 2020, calon penerima bantuan sosial dari pemerintah sebanyak 199.785 Kepala Keluarga (KK). 133 344 masuk kategori masyarakat miskin dan sebagian lagi warga yang tergolong rentan miskin.

Ditambah meningkatnya rumah tangga rentan miskin khususnya yang disebabkan oleh faktor bencana alam (jumlah rumah tangga rentan miskin tahun 2018 adalah 18.049).

Kedua, Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Pandeglang, mengalami peningkatan sebesar 0,38%. Kenaikan itu terjadi pada periode Agustus 2018-Agustus 2019. Kenaikan angka pengangguran itu merupakan data survei terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten.

BPS menyebut, angka pengangguran di Pandeglang naik dari 8,33% menjadi 8,71%. Meningkatnya tingkat pengangguran khususnya berkaitan dengan hilangnya sebagian mata pencaharian (livelihood systems)

Masyarakat pesisir yang terdampak bencana tsunami (berdasarkan laporan data PHRI, kurang lebih dari 1.000 orang pelaku usaha hotel dan restoran di wilayah sepanjang pantai Pandeglang mengalami kehilangan pekerjaannya).

Apalagi dari tahun sebelumnya angka resmi BPS menyatakan bahwa tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2018 meningkat 0,03% dari tahun 2017 sebesar 8,30 menjadi 8,33.

Ketiga, Kasus anak stunting dan gizi buruk di Pandeglang di atas rata-rata ketentuan minimal WHO. Kasus balita pendek atau yang biasa disebut dengan stunting di Kabupaten Pandeglang, terbilang tinggi yang mencapai angka 38,5 persen.

Presentase ini melebihi standar WHO yang batas maksimalnya adalah 20 persen atau seperlima dari jumlah total anak balita pada suatu daerah.

Keempat, 70 Persen sarana dan prasarana SMP di Pandeglang belum ideal. Khususnya pada Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari 115 SMP yang ada dengan hanya sekitar 35-an SMP yang ideal tersebut, sisanya, masih banyak yang minim fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar maupun sarana pendukung lainnya, sehingga masih perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Sekolah yang belum memenuhi sarana itu seperti tidak memiliki ruang belajar yang memadai, tidak mempunyai perpustakaan, laboratorium, baik IPA atau komputer, kantin, dan mushala.

Belum meratanya berbagai sarana di SMP se-Pandeglang, berdampak terhadap kualitas pendidikan. Salah satunya angka kelulusan SMP Kabupaten Pandeglang yang masih dijajaran terbawah diantara Kabupaten Kota lain di Provinsi Banten.

Kelima, Dispar Pandeglang gagal capai target jumlah kunjungan wisatawan. Padahal sebagai daerah yang memiliki KEK Tanjung Lesung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 5,7 juta wisatawan melancong ke Pandeglang.

Ya, sejauh ini, Dispar belum memiliki langkah lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Pandeglang, Dispar hanya akan mengandalkan promosi media sosial dan komunikasi-komunitas pariwisata.

Sektor pariwisata Pandeglang menderita bahkan sebelum Covid-19. Jika dihitung-hitung, hampir 2 tahun pasca tsunami sektor pariwisata Pandeglang “mati”, dan sekarang mereka harus bertahan berjuang di tengah pandemi dan low season di awal tahun ini.

Di saat mulai merebaknya Covid-19, Pemkab Pandeglang saya nilai tidak tegas.

Pemkab Pandeglang harus menerapkan langkah yang tegas dan tepat! Harus bisa mengambil langkah strategis untuk mengakhiri penyebaran Covid-19.

Yang akhirnya, masyarakat Pandeglang cenderung tidak disiplin. Contohnya, di saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak masyarakat yang abai terhadap aturan.

Sebenarnya ada beberapa langkah kebijakan-kebijakan pariwisata yang perlu untuk diperkuat di Pandeglang, antara lain: Dukungan kepada industri dan pelaku Parekraf (pembebasan biaya BPJS, pengurangan biaya listrik, air, sewa, keringanan restribusi pajak pemda, relaksasi peminjaman bank, dst).

Dukungan Anggaran (Misal: Realokasi anggaran yang terkait kerja sama dengan pihak hotel, pihak perusahaan transportasi wisata, pihak perusahaan makanan dan minuman).

Subsidi Pendidikan Pariwisata, Penguatan SOP Mitigasi Pariwisata, Prioritas pada pembenahan destinasi (kebersihan, keamanan, kesehatan, pelestarian lingkungan, regulasi daerah, layanan wisata halal dan lain sebagainya).

Meningkatkan peran Pokdarwis di desa wisata, dan Penguatan regulasi masuknya wisatawan mancanegara.
Ayo! Salam Gaspolll !!!

Penulis adalah Pengamat Politik Universitas Mathla’ul Anwar Banten.

 1,773 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

TANGERANG | Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung Bupati, pada Jumat, (23/07). Aksi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang. Menyoroti beberapa...

Oleh: M. Sopian Hidayatullah* DUKA nestapa Indonesia dan dunia masih terus berlangsung. Hal ini tentu saja dikarenakan pandemi Covid-19 masih belum juga hilang, malah kian...

TANGERANG | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tigaraksa menyayangkan pertemuan para pihak yang digagas Bupati Tangerang. Pasalnya tidak menghasilkan keputusan konkret dalam menerapkan PPKM...

TANGERANG | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tangerang melakukan kajian. Hasilnya, menolak perpanjangan PPKM Darurat. Hal itu disampaikan Ketua PC PMII Tangerang Ilham Dimas Sese....

VINUS TV

BERITA TERBARU

Inspirasi Usaha Dari Tangerang, Budi Daya Maggot

TANGERANG | Beberapa bulan terakhir, budi daya maggot mulai dilirik masyarakat. Lantaran maggot memiliki banyak keunggulan, seperti mengandung protein tinggi dan berkualitas yang dibutuhkan...

Gelar Aksi, HMI Minta Pemkot Tangsel Evaluasi PPKM

TANGSEL | Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Pamulang menggelar aksi di Puspem Kota Tangerang Selatan, pada Senin, (26/07). Dalam aksi gabungan dua...

Darurat Moral Pelaksanaan PPKM: Sebuah Evaluasi

Oleh: M. Sopian Hidayatullah* DUKA nestapa Indonesia dan dunia masih terus berlangsung. Hal ini tentu saja dikarenakan pandemi Covid-19 masih belum juga hilang, malah kian...

HMI Sayangkan Pertemuan Dengan Bupati Tangerang, Tidak Ada Tindakan Konkret Terkait Penerapan PPKM Level 4

TANGERANG | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tigaraksa menyayangkan pertemuan para pihak yang digagas Bupati Tangerang. Pasalnya tidak menghasilkan keputusan konkret dalam menerapkan PPKM...

Gerakan RakyatMemberi Sediakan Makan Siang Gratis Bagi Ojol

TANGERANG | Pandemi Covid-19 belum kunjung mereda. Dampaknya sangat luas. Pengemudi ojeg online (Ojol) salah satunya. Hal itu membuat sejumlah pemuda yang mengatasnamakan #RakyatMemberi menyediakan...

GMNI Demo Pemkab Tangerang, Soroti Penanganan Covid-19

TANGERANG | Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung Bupati, pada Jumat, (23/07). Aksi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang. Menyoroti beberapa...

Setelah Dikritik, Sekwan Banten Batal Beli Mobil Mewah

BANTEN | Setelah mendapat kritik dari berbagai kalangan masyarakat, rencana pembelian empat mobil mewah sebagai kendaraan dinas untuk Pimpinan DPRD Provinsi Banten, akhirnya dibatalkan. Kepada...

Manfaatkan Momentum Idhuladha, KWRI Tangerang Bagikan Daging Kurban

TANGERANG | Momentum perayaan Iduladha 1442 Hijriyah dimanfaatkan betul oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang. Pihaknya membagikan dua ekor kambing kurban kepada anak...

Pembangunan Tol Serpong-Balaraja Sesi Pertama Hampir Rampung

TANGERANG | Progres pembangunan Tol Sebraja (Serpong-Balaraja) seksi pertama sudah mencapai 94 persen. Namun, masih ada keterbatasan dari segi pembangunan. Demikian disampaikan Bupati Tangerang Ahmed...

IKLAN

BERITA TERPOPULER

Setelah Didemo Warga Terkait BLT, Kepala Desa Lebak Wangi Gantung Diri

TANGERANG | Kabar duka datang dari Kepala Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumya didemo masyarakat terkait transparansi bantuan Covid-19, Kepala...

Warga Sekitar Kawasan Millenium Butuh Pekerjaan, Pabrik Lebih Memilih Titipan Dinas

TANGERANG | Puluhan warga berunjuk rasa di depan PT Green Source Indonesia (GSI) yang berlokasi Kawasan Industri Millenium Kelurahan Kaduagung Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Tidak...

Miris, BLT Pusat Terindikasi Diselewengkan Aparat Kelurahan Sukamulya

TANGERANG | Merasa janggal terkait undangan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBN melalui Kantor Pos, Siti Aminah mempertanyakan bantuan yang hendak...

Ingin Mengajukan Bantuan Presiden Tanpa Antre, Begini Caranya

TANGERANG | Kabar baik bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Khususnya yang terdampak pandemi Covid-19. Lantaran pemerintah akan memberikan langsung Bantuan Presiden Produktif...

Digugat LBH Ansor, Alfian Tanjung Tak Punya Nyali Datangi Pengadilan

TANGERANG | Kasus penghinaan oleh Alfian Tanjung terhadap Banser terus berlanjut. Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas didampingi pengacara LBH Ansor beserta...

Orang Tidak Dikenal Robek Al Qur’an dan Coret Musala di Tangerang

TANGERANG | Sebuah musala di Perumahan Villa Tangerang Elok Kelurahan Kutajaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang penuh dengan coretan. Setidaknya ada empat tulisan di dinding...

Dampak Covid-19, Ratusan Pekerja PT Universal Luggage Indonesia Diberhentikan

TANGERANG | Di tengah pandemi Covid-19, sebanyak 300 lebih tenaga kerja kontrak diberhentikan sepihak oleh PT Universal Luggage Indonesia. Perusahaan yang berlokasi di Desa...

AGENDA

BERITA TERKAIT

Darurat Moral Pelaksanaan PPKM: Sebuah Evaluasi

Oleh: M. Sopian Hidayatullah* DUKA nestapa Indonesia dan dunia masih terus berlangsung. Hal ini tentu saja dikarenakan pandemi Covid-19 masih belum juga hilang, malah kian...

Uji Kepedulian Kala Pandemi

Oleh: Yani Suryani* SAMPAI hari ini, kasus terindikasi positif Covid-19 masih menunjukkan trend meningkat. Belum lagi masyarakat akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman) saat merasakan...

Pancasila dan Politik Bangsa

Oleh: Tubagus Soleh* PANCASILA merupakan hadiah umat Islam untuk bangsa Indonesia. Politik bangsa tertinggi orang Indonesia adalah ketika mampu menegakkan Pancasila. Pancasila sebagaimana termaktub dalam Preambule...

Urgensi Pelaksanaan Pilkades

Oleh: Aditya Hidayatulloh* SECARA prinsip pelaksanaan Pilkades merupakan momentum pesta demokrasi rakyat 6 tahunan. Diselenggarakan dalam rangka melanjutkan kepemimpinan lingkup desa untuk periode selanjutnya. Pelaksanaan Pilkades...

Santri, Pesantren, dan Banten

Oleh: Aa Bass* BANTEN identik dengan "jawara". Juga "santri". Wilayah paling ujung barat pulau Jawa ini menyimpan sejuta cerita, dari klenik hingga kesaktian mandraguna. Banten dari...

Tunda Marah, Berdoalah!

Oleh: Endi Biaro* SATU persatu, kolega dokter, Saya kirimi pesan (via WhatsApp, jaringan pribadi). Mereka adalah para pengabdi publik di bidang kesehatan, dengan berbagai kategori. Ada...

Menggelorakan Kembali Keadaban Pesantren Banten

Oleh: AA Bass* PESANTREN tertua ada di Banten, yaitu pesantren Karang. Ini berdasarkan warta Serat Centini sebagaimana dinarasikan oleh Ahmad Baso dalam bukunya Pesantren Studies...

IKLAN

SEPUTAR BANTEN

Setelah Dikritik, Sekwan Banten Batal Beli Mobil Mewah

BANTEN | Setelah mendapat kritik dari berbagai kalangan masyarakat, rencana pembelian empat mobil mewah sebagai kendaraan dinas untuk Pimpinan DPRD Provinsi Banten, akhirnya dibatalkan. Kepada...

Banten Terima Bantuan 120 Ton Oksigen

BANTEN | PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (Chandra Asri) memberikan bantuan 120 Ton oksigen medis kepada pemerintah Provinsi Banten, pada Senin, (19/07). Bantuan tersebut diterima...

Babad Banten: Kebijakan PPKM Darurat Harus Diiringi Pemenuhan Kebutuhan Pokok

BANTEN | Ketua Umum DPP Ormas Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten (Babad Banten) Tubagus Soleh memahami realitas sosial politik yang sudah, sedang, dan akan...

Mathlab El Awam Kenalkan Pola Hidup Sehat Saat Pandemi

SERANG | Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mathlab El Awam menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, bertempat di Desa Koper Kecamatan Cikande Kabupaten Serang, pada...

PPDB SMA Banyak Masalah, Ombudsman Panggil Dinas Pendidikan Provinsi Banten

BANTEN | Karut-marut proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Provinsi Banten berbuntut pemanggilan beberapa kepala dinas oleh Ombudsman RI Perwakilan Banten. Pemanggilan itu...

Pemuda Muhammadiyah Banten dan Pemuda PKS Gagas Gerakan Bersama

SERANG | Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Banten menerima kunjungan silaturahmi Bidang Kepemudaan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Banten di Gedung...

Pabrik di Banten Semakin Berkurang, Pindah ke Jawa Tengah

BANTEN | Tingginya Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di Provinsi Banten membuat beberapa pabrik memindahkan lokasi usahanya ke wilayah lain, seperti Jawa Tengah. Fenomena tersebut kian...

IKLAN

SEPUTAR DESA

Ini Jadwal dan Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang

TANGERANG | Jadwal tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang telah selesai dibahas. Bahkan sudah mulai disosialisasikan oleh dinas terkait. Mulai...

Banyak Kejanggalan, Belasan Warga Cibadak Datangi Kecamatan, Persoalkan Penggunaan Dana Desa

TANGERANG | Penggunaan dana desa sejatinya diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, pemberdayaan, dan penyelenggaraan pemerintahan desa. Transparansi penggunaan Dana Desa mutlak adanya. Agar publik bisa mengetahui....

Refleksi 7 Tahun UU Desa: Ingat, Desa Membangun, Bukan Membangun Desa

TANGERANG | Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sudah memasuki tahun ketujuh. Sejak disahkan pada 15 Januari 2014. Dalam rangka refleksi 7 tahun terbitnya...

Pemdes Pete Tetapkan 362 Penerima BLT Dana Desa

TANGERANG | Pemerintahan Desa Pete Kecamatan Tigaraksa melakukan Musyawarah Desa. Agenda tersebut membahas validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang...

Realisasi Pembangunan Desa Bantar Panjang Banyak Masalah, Camat Tigaraksa Tetap Rekomendasi Pencairan

TANGERANG | Carut-marut realisasi pembangunan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa tidak berarti kucuran dana dari pemerintah tersendat. Hal ini terbukti dari terus berlangsung pencairan dana...

Pengumuman: Pilkades Tangerang Digelar Juli 2021

TANGERANG | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa se-Kabupaten Tangerang akan digelar bulan Juli tahun ini. Adapun terkait tahapan dimulai pada...

Serdang Wetan Wakili Banten Dalam Ajang Pemilihan Desa Brilian Bacth 1 Tingkat Nasional

TANGERANG | Penghargaan tingkat nasional diberikan kepada 10 desa pada program Desa Brilian Bacth 1 tahun 2021 oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Salah satunya...