spot_img
spot_img

Tanggapi Pernyataan Direktur Visi Nusantara Terkait Mafia Tanah, Prayogo: Jangan Bikin Gaduh Pantura

Foto: Peta Kabupaten Tangerang (Google Map).

TANGERANG | Pernyataan intelektual muda Tangerang Subandi Musbah perihal mafia tanah di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang beberapa hari lalu mendapat respons dari Tangerang Community Center (TCC).

Direktur Eksekutif TCC Prayogo Ahmad Zaidi mengajak seluruh elemen untuk tidak asal bicara. Terlebih kaum intelektual. Seharusnya ketika melihat suatu persoalan, tidak sebatas mendengar tanpa mengetahui fakta di lapangan.

Terkait isu mafia tanah misalnya, jika memang di lapangan menemukan persoalan sengketa lahan atau tumpang tindih bukti kepemilikan, sebaiknya tidak langsung menarik kesimpulan sebagai praktik mafia tanah.

Baca Juga

“Terlalu gegabah mengambil kesimpulan seperti itu, apalagi disampaikan oleh seorang intelektual. Alih-alih membantu untuk meluruskan persoalan, malah membuat gaduh,” ujarnya pada Jumat, (17/06).

Sebagai warga utara Kabupaten Tangerang, lanjut pria yang kerap disapa Yogo ini, berharap agar setiap kita lebih bijak dalam menyikapi persoalan yang ada. Sehingga tidak mengganggu iklim investasi di pantura dan tidak membuat resah masyarakat.

Karena menurutnya, dengan adanya investasi tersebut dapat merubah wajah Tangerang. Serta yang paling penting dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kami tegaskan, tidak ada mafia tanah. Jadi, silahkan siapa saja para investor untuk datang dan berinvestasi di wilayah kami,” ucapnya.

Selain itu, ia juga berharap, kepada Menteri ATR atau Badan Pertanahan Nasional agar bijak dalam membaca pemberitaan di media, serta tidak responsif ketika ada berita yang belum jelas sumber dan faktanya.

Sebelumnya, Pengamat Sosial dan Pemerintahan Subandi Musbah angkat bicara soal pemasangan patok lahan masyarakat di Desa Kalibaru Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.

Menurut Direktur Visi Nusantara ini, pemasangan patok oleh pihak tak dikenal di atas lahan milik masyarakat itu diduga merupakan bagian dari ulah praktik mafia tanah. |HR

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart