spot_img

Ibu Rumah Tangga di Serang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Foto: Tempat Kejadian Perkara (TKP).

SERANG | Seorang ibu rumah tangga berinisial F (42) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya yang berada di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Senin (29/12).

Berdasarkan informasi awal, polisi memastikan kematian korban diduga kuat akibat tindak pidana pembunuhan.

Kapolsek Waringinkurung, Iptu Hari Purwanto, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut sempat disalahpahami warga sebagai kasus keguguran. Dugaan itu muncul karena korban ditemukan mengeluarkan banyak darah sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga

“Awalnya warga mengira korban mengalami keguguran. Bahkan saat dibawa ke rumah sakit, penyebab pasti korban bersimbah darah belum diketahui,” ujar Hari.

Namun, hasil pemeriksaan medis di rumah sakit mematahkan dugaan tersebut. Tim medis menemukan adanya sejumlah luka tusukan pada tubuh korban.

“Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, luka yang ditemukan merupakan luka tusukan, bukan akibat keguguran. Jumlahnya lebih dari tiga,” katanya.

Polisi memastikan peristiwa tersebut merupakan tindak pidana. Meski demikian, motif dan kronologi kejadian masih dalam tahap penyelidikan.

Setelah menerima laporan dari rumah sakit sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari beberapa pihak. Kasus ini juga telah dilimpahkan ke Polresta Serang Kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa korban diketahui berstatus sebagai ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan lain. Saat kejadian, rumah korban dalam kondisi kosong dan korban berada seorang diri di dalam rumah.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang sempat membersihkan bercak darah serta membawa korban ke Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) sebelum aparat tiba di lokasi.

Hingga saat ini, penyidik belum menemukan indikasi adanya tindak pencurian. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan anak korban, tidak ada barang berharga yang dilaporkan hilang.

“Belum ada laporan kehilangan barang,” tambahnya.

Sebagai barang bukti sementara, polisi mengamankan kain lap bekas pembersih darah, kasur, serta telepon genggam milik korban.

Sampai kini, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan. Polisi terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi guna mengungkap identitas serta motif pelaku.

“Terduga pelaku masih dalam penyelidikan. Belum dapat kami simpulkan,” pungkasnya. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart