spot_img

Sampah Menggunung di Ciputat, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Jalan Licin

Foto: Tumpukan sampah di depan Masjid Agung Ciputat Tangsel.

TANGSEL | Permasalahan sampah kembali mencuat di Kota Tangerang Selatan. Di sejumlah titik Kecamatan Ciputat, tumpukan sampah dilaporkan menggunung dan tidak terangkut selama sekitar tiga hari terakhir. Kondisi tersebut diduga dipicu terganggunya layanan pengangkutan sampah.

Pantauan di kawasan Pasar Jombang memperlihatkan tumpukan sampah setinggi kurang lebih tiga meter. Bau menyengat tercium hingga ke area sekitar pasar dan mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung.

Maulana (45), pedagang martabak di sekitar pasar, mengatakan sampah sudah beberapa hari tidak diangkut. Menurutnya, persoalan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi di TPA Cipeucang yang mengalami longsor serta aksi protes warga.

Baca Juga

“Sudah tiga hari tidak diangkut. Katanya ada longsor di TPA Cipeucang dan sedang didemo warga,” ujarnya, Sabtu (13/12).

Kondisi serupa juga terlihat di kolong flyover Pasar Ciputat. Sampah setinggi sekitar dua meter memanjang kurang lebih sepuluh meter di tepi trotoar. Kantong plastik berisi sampah menumpuk, bau busuk menyebar ke jalan, sementara air lindi mengalir ke badan jalan dan menyebabkan permukaan licin.

Sementara itu, Wanto (50), warga sekitar, mengaku bau dari tumpukan sampah sangat mengganggu. Ia menyebut tidak ada truk pengangkut yang datang selama beberapa hari terakhir.

“Baunya bikin mual, sudah tiga hari tidak ada truk,” katanya.

Tumpukan sampah juga terlihat di depan Masjid Agung Ciputat. Beragam jenis sampah, mulai dari sisa sayuran, buah busuk, plastik hingga sisa daging, bercampur tanpa pemilahan. Lalat tampak beterbangan di sekitar lokasi.

Di sisi lain, Andri (38), warga setempat, menyampaikan bahwa pengendara yang melintas kerap menutup hidung dan mempercepat laju kendaraan untuk menghindari bau tak sedap. Ia menyebut, truk pengangkut sampah biasanya datang pada pagi hari, namun dalam beberapa hari terakhir tidak terlihat.

Andri juga menyoroti air lindi dari tumpukan sampah yang mengalir ke jalan hingga membuat permukaan licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

““Biasanya truk pengangkut datang sekitar jam enam pagi, tapi sudah tiga hari ini tidak terlihat, sering ada motor hampir tergelincir,” ujarnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera mengambil langkah cepat agar penumpukan sampah tidak berlarut, khususnya di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti Ciputat.

“Kami hanya ingin sampah segera diangkut,” pungkas Andri.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih diupayakan untuk dimintai keterangan resmi. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart