
PANDEGLANG | Aksi tawuran antara dua kelompok pelajar di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali mencoreng dunia pendidikan. Perkelahian itu terekam dalam video berdurasi 46 detik dan langsung menyebar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, tampak dua kelompok pelajar saling kejar sambil membawa senjata tajam. Bahkan, beberapa di antara mereka terlibat adu pukul di tengah sorakan teman-temannya.
Kapolsek Angsana Iptu Akbar membenarkan insiden itu terjadi pada Senin (29/09) sore, sesaat setelah jam pulang sekolah.
Baca Juga
- Cegah Tawuran, Polsek Cisauk Amankan 32 Remaja dan 28 Motor Bodong
- TB Bambang Saepullah Pimpin Karang Taruna Pandeglang
“Betul, kejadian Senin kemarin usai pulang sekolah,” ujarnya, Jumat (03/10).
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa dua kelompok pelajar yang terlibat berasal dari SMP Negeri 1 Angsana dan SMP Angsana.
“Dugaan sementara, tawuran tersebut dipicu oleh saling ejek antar siswa,” kata Akbar.
Mengetahui kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah. Para pelajar yang terlibat telah diberikan pembinaan dan dikembalikan ke orang tua masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kita juga terus melakukan pembinaan kepada para siswa dan orang tua agar lebih menjaga anaknya,” jelas Akbar.
Ia menambahkan, jajaran Polsek Angsana rutin menyambangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja.
“Kami terus datang ke sekolah setiap hari Senin sebagai upaya mencegah tindakan kenakalan remaja,” tegasnya.
![]()









