
PANDEGLANG | Pelaksanaan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan, Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang Doni Hermawan.
Menurutnya, Pemkab Pandeglang akan menyiapkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan uji coba MBG dan bekerja sesuai tugas dan fungsinya.
Baca Juga
- Terus Diguyur Hujan, 3 Kecamatan di Pandeglang Kebanjiran
- Curah Hujan Tinggi, Belasan Desa di Pandeglang Terendam Banjir
“Kami atas nama Pemerintah Daerah, sudah menyiapkan juga secara tim, dari Dinas Pendidikan kami membentuk tim, dan Dinas Kesehatan juga membentuk tim gizi dan tim kesehatannya,” ucapnya, pada Kamis (13/02).
Masih kata Doni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang hanya sebagai penerima manfaat juga tidak terlibat langsung terhadap persiapannya dan adanya tim khusus ini untuk mendampingi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam uji coba MBG.
“Pada saat pelaksanaan nanti, kami harus siap membantu mereka,” tuturnya.
Selain itu, Pemkab juga sudah menginstruksikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk siaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama uji coba MBG berlangsung.
“Rumah sakit juga kamu siapkan kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan, tapi semuanya sudah kami antisipasi,” ujarnya.
Sementara itu, uji coba MBG di Pandeglang akan berlaku pada Senin, 17 Februari 2025. Sejauh ini, belum ada perubahan jadwal.
“Waktunya sudah mepet, sebentar lagi puasa. Kamu masih menunggu informasi lebih lanjut soal persiapan. Saya berharap program ini bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.
Sesuai dengan informasi sebelumnya, rencana uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang akan terlaksana di dua kecamatan, yaitu Menes dan Labuan. Program ini dengan target sekitar 7.000 pelajar sebagai penerima manfaat. | Fjr
![]()









