
BANTEN | Sebanyak 55 kecamatan di Provinsi Banten mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Menyikapi kondisi tersebut, Polda Banten bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan memperkuat upaya penyaluran air bersih ke wilayah-wilayah terdampak.
Kabupaten Lebak menjadi daerah dengan dampak kekeringan paling luas. Selain itu, krisis air bersih juga melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, sebanyak 55 dari total 155 kecamatan di Banten telah mengalami kekurangan air bersih.
Baca Juga
- Krisis Air Bersih Meluas, Lebak Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan
- Sumur Mengering, Warga Desa Paja Rela Antre Demi Air Bersih
“Sebanyak 55 kecamatan dari total 155 kecamatan sudah mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Mapolda Banten, Senin (03/08).
Menurut Hengki, seluruh unsur terkait telah bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kalau saya monitor yang paling banyak di Lebak. Ada juga di Tangerang, Cilegon, dan Pandeglang. Semua sudah bergerak, mudah-mudahan masyarakat bisa segera terbantu,” katanya.
Untuk mendukung distribusi air bersih, Polda Banten mengerahkan kendaraan water cannon yang biasanya digunakan dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Kendaraan tersebut kini difungsikan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan.
“Air diisi dari sumber yang tersedia, kemudian langsung disalurkan ke desa-desa yang mengalami kekeringan berdasarkan laporan masyarakat maupun informasi yang beredar di media sosial,” ujarnya.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar segera melapor melalui Call Center Polri 110.
“Hubungi Call Center 110. Layanan itu tidak hanya menerima laporan gangguan kamtibmas atau tindak kejahatan, tetapi juga aduan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih,” katanya.
Ia menegaskan, Polri akan merespons setiap laporan masyarakat terkait krisis air bersih secara cepat agar bantuan dapat segera disalurkan ke wilayah yang membutuhkan.
“Masyarakat tidak perlu ragu melapor apabila terdapat wilayah yang mengalami kekeringan sehingga bantuan bisa segera kami kirimkan,” pungkasnya. | Fjr
![]()









