
TANGSEL | Tim SAR Gabungan menemukan bocah berinisial A (13) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane, kawasan Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, Senin (27/07).
Penemuan korban sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan sejak insiden terjadi pada Sabtu (25/07). Tim SAR menemukan jasad korban mengambang sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban diduga hanyut.
Komandan Pleton (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan tim mulai menyisir aliran Sungai Cisadane sejak pagi sebelum akhirnya menemukan korban sekitar pukul 08.20 WIB.
Baca Juga
- Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Ciujung
- Kasus Dugaan Pencabulan, Guru SDN Rawabuntu Dibawa ke Polres Tangsel
“Pada pencarian hari ketiga, tim menemukan korban sekitar pukul 08.20 WIB dalam kondisi mengambang. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga,” kata Dian.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke pos lapangan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dian menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (25/07) sekitar pukul 15.15 WIB saat korban mandi bersama sejumlah temannya di Sungai Cisadane yang melintas di kawasan Perumahan Pesona Serpong.
Korban diduga terpeleset ke bagian sungai yang lebih dalam. Dalam kondisi panik, korban tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya terseret derasnya arus sungai.
“Korban diduga terpeleset dan jatuh di titik yang dalam. Korban kemudian panik hingga terbawa arus sungai,” ujarnya.
Teman-teman korban sempat berusaha meminta pertolongan, namun tidak berhasil menyelamatkannya. BPBD Kota Tangerang Selatan menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.10 WIB, kemudian Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Cisadane hingga korban akhirnya ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian. | Fjr
![]()









