spot_img
spot_img

Perempuan dan Anak Sebagai Aset Daerah

Foto: Aplikasi SISABAR milik Pemkab Tangerang.

Oleh: Raden Siska Marini*

SETIAP perempuan dan anak memiliki potensi dan hak yang sama untuk berkembang dan memberikan kontribusi pada bangsa dan daerah. Mereka dapat menjadi sumber daya yang berharga bagi negara jika diberdayakan dan diberi kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif di dalam berbagai bidang kehidupan.

Perempuan dan anak-anak juga memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat, termasuk dalam membangun budaya yang menghargai keberagaman, keadilan, dan kesetaraan. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk memastikan bahwa perempuan dan anak-anak mendapatkan akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan kerja yang layak.

Negara dan pemeritah daerah mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak-anak dilindungi dan dipenuhi. Sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat dan bangsa secara keseluruhan.

Baca Juga

Kesejahteraan perempuan adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, tidak hanya satu individu atau kelompok tertentu. Namun, pemerintah dan lembaga terkait memiliki
peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui kebijakan, program, dan layanan yang berfokus pada upaya pemberdayaan perempuan seperti akses ke pendidikan,
kesehatan, dan lapangan kerja yang aman dan produktif.

Keluarga dan masyarakat juga berperan memastikan bahwa perempuan mendapat perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan tidak adil serta mendukung keputusan-keputusan mereka dalam mencapai tujuan hidup dan karier.

Bangsa yang menjaga perempuan dan anak-anak menunjukkan tingkat kematangan dan keberhasilan dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan adil. Jika perempuan dan anak-
anak dihargai dan dilindungi, mereka akan merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani hidup sehingga dapat berkembang secara optimal.

Negara yang menjaga perempuan dan anak-anak dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melindungi hak-hak mereka, memberikan pendidikan dan akses yang sama, serta memperkuat peran perempuan dalam masyarakat dan politik. Hal ini juga akan memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan stabilitas sosial, sehingga membantu menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai.

Dalam hal perlindungan anak, dinas harus memberikan informasi tentang tindakan yang dapat dilakukan apabila menemukan kasus kekerasan atau pelecehan terhadap anak. Dinas juga harus memastikan bahwa masyarakat dapat melaporkan kasus tersebut dengan mudah dan aman.

Dengan membuka informasi dan memberikan akses kepada masyarakat, dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hal ini juga dapat meningkatkan transparansi
dan akuntabilitas dinas dalam menjalankan tugas dan kegiatannya.

Sayangnya aplikasi SISABAR (Sistem Informasi Sayang Barudak) milik pemerintah Kabupaten Tangerang belum maksimal dalam menanggulangi kasus-kasus kekerasan karena minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Maka pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang seharusnya dapat melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan sosialisasi mengenai aplikasi ini kepada masyarakat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain: Mengadakan sosialisasi secara terbuka dan langsung kepada masyarakat Kabupaten Tangerang sehingga masyarakat dapat lebih memahami cara kerja aplikasi SISABAR dan manfaatnya dalam menanggulangi kasus kekerasan.

Memasang iklan mengenai aplikasi SISABAR di media cetak, radio, maupun televisi sehingga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan komunitas masyarakat untuk memberikan pemahaman dan edukasi mengenai aplikasi Si Sabar.

Memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan promosi aplikasi SISABAR serta menyediakan panduan penggunaan aplikasi secara mudah dan jelas.

Dengan melakukan sosialisasi lebih baik dan tepat sasaran, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat lebih memahami aplikasi Sisabar dan memanfaatkannya dengan baik dalam
menanggulangi berbagai kasus kekerasan. Hal ini seiring dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik dan efektif.

*Ditulis oleh: Raden Siska Marini. Demisioner Ketua PK PMII Islamic Village.

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart