
TANGERANG | Gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya datang dari aktivis Kabupaten Tangerang, Ade Putra, yang mengapresiasi konsistensi AMPB di bawah komando Supriyono alias Mas Botok.
Ade menilai gerakan AMPB menunjukkan bahwa perjuangan dari daerah juga mampu mendapat perhatian di tingkat nasional.
Menurutnya, keberanian Mas Botok dalam menggerakkan massa menjadi bukti bahwa aktivis daerah dapat mengambil peran dalam menyuarakan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Baca Juga
- Pagar PusPem Tigaraksa Rp5 Miliar Dipertanyakan, Aziz: Jangan Jadi Pagar Pelayanan
- Jangan Jadikan Kepulauan Seribu sebagai Anak Tiri Jakarta: Janji Transportasi Harus Dibuktikan
“Mas Botok telah menunjukkan bahwa perjuangan tidak membutuhkan panggung besar untuk didengar. Yang dibutuhkan adalah keberanian, konsistensi, dan keberpihakan kepada rakyat. Apa yang dilakukan AMPB adalah tamparan keras bagi siapa pun yang selama ini hanya lantang berbicara, tetapi minim aksi nyata,” tegas Ade Putra, Senin (24/8/2026).
Menurut Ade, gerakan AMPB tidak sekadar menggelar aksi di depan gedung parlemen. Ia menyoroti proses konsolidasi massa, pendirian posko perjuangan hingga penyediaan dapur umum yang dilakukan secara mandiri.
Ia menilai sejumlah langkah tersebut menunjukkan adanya persiapan dan konsistensi dalam menjalankan gerakan.
“Tidak semua organisasi mampu bertahan dan bergerak secara terstruktur seperti AMPB. Mereka datang dengan gagasan, persiapan, dan semangat perjuangan yang nyata. Ini adalah contoh gerakan rakyat yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Ade juga menyatakan dukungannya terhadap tuntutan AMPB yang mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku korupsi.
Menurutnya, korupsi memberikan dampak langsung terhadap masyarakat karena berkaitan dengan penggunaan sumber daya dan anggaran negara.
“Ketika banyak pihak memilih diam atau terjebak dalam kompromi politik, AMPB justru berdiri paling depan menyuarakan aspirasi rakyat. Keberanian seperti inilah yang dibutuhkan bangsa ini. Jangan pernah lelah berjuang, karena rakyat bersama kalian,” katanya.
Ia berharap gerakan AMPB dapat menjadi pemicu bagi kelompok masyarakat sipil dan aktivis di berbagai daerah untuk terus mengawal kebijakan pemerintah serta menjalankan fungsi kontrol sosial.
Ade juga menilai perjuangan masyarakat dari daerah tidak semestinya dipandang sebelah mata ketika menyampaikan aspirasi di tingkat nasional.
“Gerakan AMPB membuktikan bahwa suara dari daerah bisa mengguncang Jakarta. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk memberikan dukungan moral terhadap perjuangan ini. Perlawanan terhadap korupsi adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Indonesia yang lebih bersih dan berkeadilan,” pungkasnya. | Fjr
![]()










