spot_img
spot_img

Rektor UNTIRTA: Ansor Masa Depan Indonesia

Foto: Kader GP Ansor Provinsi Banten

SERANG | Ansor dan Banser, di samping menjadi masa depan NU, juga menjadi NU masa depan. Bahkan Ansor adalah masa depan Indonesia.

Demikian disampaikan Rektor UNTIRTA Prof. Fatah Sulaeman dalam do’a bersama pada Webinar yang digelar GP Ansor Banten beberapa waktu lalu.

Dalam paparannya, Fatah menjelaskan, Pancasila sebagai Kalimatun Sawa setidaknya memiliki 8 fungsi utama.

“Yakni Pancasila sebagai ideologi negara, dasar negara, jiwa, kepribadian, pandangan hidup, sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, cita-cita dan tujuan, serta falsafah hidup dan alat pemersatu bangsa,” jelas Fatah.

Fatah juga mengapresiasi kader-kader Ansor dan Banser yang telah berkiprah di hampir semua lini kehidupan.

Baca Juga

Ketua GP Ansor Banten Ahmad Nuri dalam sambutanya menuturkan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai ikhtiar kader Ansor menjaga eksistensi dan kesaktian Pancasila.

“Saat ini Pancasila sedang mengalami gangguan dan rongrongan dari kelompok fundamentalis, liberalis, atau bahkan komunis. Kita bermunajat dan berdiskusi dalam upaya menjaga eksistensi Pancasila dari segala ancaman,” tutur Nuri pada Rabu, (08/07).

Ketua Umum GP Ansor KH. Yaqut Cholil Qoumas memaparkan, terkait RUU HIP seluruh Kader Ansor dan Banser satu komando di bawah arahan dan komando PBNU.

“Kader Ansor/Banser tidak usah ikut-ikutan aksi seperti yang lain, kita cukup mendengarkan perintah dan kebijakan PBNU,” papar Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Gus Yaqut yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI tersebut menambahkan, RUU HIP tidak akan dilanjutkan. “Tidak usah khawatir, NU sudah tegas menolak dan bahkan inisiator RUU HIP juga sudah mencabutnya,” tandas Gus Yaqut.

Sementara itu, Direktur INFID Sugeng Bahagijo megungkapkan, kiprah Ansor dan Banser dalam mengawal Pancasila dan NKRI tidak perlu diragukan lagi. Konsistensi gerakan Ansor/Banser sangat teruji.

“Saya banyak melakukan kerja bareng dengan kader-kader Ansor untuk program-program penguatan dan pemberdayaan masyarakat. Ide-ide dan gagasanya keren dan genius,” ungkap Sugeng.

Perwakilan Kesbangpol Provinsi Banten dalam paparanya menyampaikan, Pemerintah Daerah senantiasa mendorong generasi muda untuk terus mencintai Pancasila dan tanah airnya.

“Kita akan terus melakukan pembinaan tehadap organisasi-organisasi masyarakat yang ada di provinsi Banten”ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan yang dilakukan melalui Webinar tersebut mengambil tema “Munajat Pemuda Untuk Kesaktian Pancasila”. Diikuti sekitar 300 kader Ansor/Banser se-Banten, juga dihadiri sejumlah tokoh sebagai narasumber.

Abuya Muhtadi Dimyati, Ketua Umum GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas, Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaeman, Warek UIN DR. Wawan Wahyudin, Direktur INFID Sugeng Bahagijo, dan Kepala Kesbang Provinsi Banten hadir dalam acara tersebut. I Wea

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart