
PANDEGLANG | Hujan deras disertai angin kencang memicu bencana tanah longsor dan rumah ambruk di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/05).
Salah satu kejadian terjadi di Kampung Cikalir Girang, RT 005 RW 001, Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi. Material longsor dilaporkan menimpa rumah milik warga bernama Saepudin hingga mengalami kerusakan berat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian akibat longsor tersebut ditaksir mencapai Rp20 juta.
Baca Juga
- Warga Kirim Karangan Bunga ke BPN Pandeglang, Kritik Pelayanan Pertanahan
- Sepakat Damai, Penyelidikan Kecelakaan di Pandeglang Resmi Dihentikan
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana Provinsi Banten, Beni Madsira, mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Sekira pukul 17.15 WIB terjadi hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor. Tebing tanah rumah Sarijan menimpa rumah tetangganya,” ujarnya.
Menurutnya, rumah milik Saepudin beserta sejumlah perabotan mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa material longsor.
Selain longsor di Kecamatan Mandalawangi, hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan satu unit rumah milik Yamah (65), warga Kampung Babakan Baru, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, ambruk.
“Korban bernama Yamah. Rumah beserta perabotan rusak berat ditaksir mencapai Rp12 juta,” kata Beni.
Hingga kini, warga bersama relawan masih melakukan penanganan dan pembersihan material di lokasi terdampak bencana. | Fjr
![]()









