spot_img

Perisai Demokrasi Bangsa dan Bawaslu Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu Lewat MoU

Foto: PDB dan Bawaslu Kota Tangerang perkuat sinergi pengawasan pemilu melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

TANGERANG | Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) dan Bawaslu Kota Tangerang memperkuat sinergi pengawasan pemilu melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Tangerang pada (11/12).

Dokumen kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Ketua PDB, Fahrizal, bersama Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Komarullah, sebagai simbol konsolidasi antara masyarakat sipil dan lembaga pengawas pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi lokal

Dalam MoU ini, kedua pihak sepakat untuk memperluas partisipasi publik, meningkatkan literasi politik masyarakat, dan memastikan Pemilu berlangsung luber, jurdil, serta bebas dari intervensi. PDB hadir sebagai mitra strategis yang menekankan penguatan nilai-nilai demokrasi di tingkat komunitas, sementara Bawaslu bertugas mengawal proses Pemilu agar tetap bersih, profesional, dan adil.

Baca Juga

Pada kesempatan itu, Ketua PDB, Fahrizal menyatakan, bahwa kerja sama ini adalah wujud kesadaran kolektif untuk memastikan Pemilu dan demokrasi lokal lebih akuntabel.

“Penandatanganan MoU ini adalah wujud kesadaran bersama bahwa pengawasan pemilu tidak bisa hanya diserahkan kepada satu institusi. Partisipasi warga adalah kunci agar proses demokrasi kita berjalan transparan dan akuntabel.” ucapnya.

PDB akan menghadirkan edukasi politik, pelatihan relawan pengawas, dan ruang dialog warga yang mendorong terbentuknya budaya demokrasi kritis namun konstruktif.

“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen menghadirkan edukasi politik, membekali relawan pengawas, dan membuka ruang dialog publik yang membentuk budaya demokrasi yang kritis namun tetap konstruktif.” ujarnya

Menurutnya, partisipasi warga adalah fondasi utama membangun pemerintahan bersih sekaligus menekan potensi pelanggaran atau manipulasi data politik.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pemilu, tetapi menjadi bagian aktif yang menjaga kemurnian suara rakyat.” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Komarullah, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi kolaborasi yang produktif. Ia menyebut bahwa Bawaslu terbuka bagi semua elemen masyarakat yang ingin ikut menjaga integritas Pemilu.

“MoU ini menjadi fondasi kolaborasi yang produktif. Bawaslu terbuka bagi semua elemen masyarakat yang ingin ikut menjaga marwah Pemilu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, mulai dari pelatihan relawan, kampanye anti-politik uang, advokasi hak pemilih, hingga pengawasan kampanye dan media sosial. Kedua pihak juga sepakat membentuk forum komunikasi cepat di tingkat kecamatan agar pengawasan lebih terstruktur dan berbasis data.

“Dengan kerja sama ini, diharapkan semakin banyak kelompok masyarakat terlibat dalam pencegahan pelanggaran, pemantauan kampanye, pengawasan media sosial, hingga pelaporan dugaan pelanggaran secara cepat dan tepat. Prinsipnya sederhana: everyone can be a watchdog,” tambahnya.

Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi Kota Tangerang untuk memperkuat budaya demokrasi yang transparan dan inklusif, di mana pengawasan Pemilu tidak lagi sekadar tugas formal negara, tetapi gerakan bersama seluruh warga. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart