
TANGERANG | Sejumlah warga mengeluh tumpukan sampah di pinggir jalan yang tak kunjung diangkut. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga dapat mendatangkan penyakit.
Demikian disampaikan Ketua Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Cikupa Diki. Menurutnya, tumpukan sampah di pinggir jalan Desa Cibadak Kecamatan Cikupa ini seolah ada pembiaran. Tidak terurus.
Kepada Vinus, Diki menyampaikan, tumpukan sampah itu berasal dari para pengguna jalan yang melintas dan sengaja membuang kantong sampah di tempat itu.
Baca Juga
- Warga Kelapa Dua Mengeluh, Tumpukan Sampah Tutupi Jalan
- Menggunung Akibat Tidak Pernah Diangkut, Sampah Pasanggrahan Kembali Jadi Masalah
Masih kata Diki, akibatnya sampah menumpuk dan tidak ada yang mengangkut. Warga banyak yang mengeluh karena menimbulkan pencemaran lingkungan.
“Tumpukan sampahnya mencapai kuintalan, tidak terurus, ini akan mengundang bibit penyakit pencemaran lingkungan,” ujarnya pada Senin, (17/01).
Menurut Diki, jika musim hujan tiba, tumpukan sampah itu berserakan di mana-mana. Sangat mengganggu aktivitas warga.

Apalagi, sambungnya, tumpukan sampah tersebut berdekatan dengan SMPN 4 Cikupa. Dia khawatir dapat mengancam kesehatan para siswa.
Dirinya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Tangerang segera turun tangan menyelesaikan permasalahan sampah yang sudah berlarut-larut di Cibadak.
“DLHK harus mencari solusi, bukan saja mengangkut sampah, tapi bagaimana caranya lokasi ini tidak lagi dijadikan tempat sampah oleh pengguna jalan,” pungkasnya. |We
![]()









