
PANDEGLANG| Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam, Andri (21), dalam kondisi meninggal dunia di Muara Sungai Ciliman, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 15.45 WIB, pada Minggu, (11/05).
Sebelum kejadian tragis tersebut, Andri bersama lima rekannya tengah melakukan kegiatan bersih-bersih kapal di sekitar lokasi pada Sabtu, 10 Mei 2025 sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah kegiatan selesai, mereka melanjutkan dengan mandi di sekitar kapal. Saat itu, korban melakukan aksi melompat dari kapal sebanyak dua kali.
Pada lompatan kedua, Andri tidak segera muncul ke permukaan air. Rekan-rekannya yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pencarian.
Baca Juga
- Terus Diguyur Hujan, 3 Kecamatan di Pandeglang Kebanjiran
- Jalan Berlubang di Pandeglang Dibiarkan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang
Namun, setelah beberapa waktu, mereka tidak berhasil menemukan korban. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polairud, yang meneruskannya ke Basarnas untuk melakukan pencarian lebih lanjut.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Pandeglang, Galih Prasetyo Kusno Adi, mengatakan bahwa korban tenggelam berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
“Kami menemukan korban sekitar 100 meter dari lokasi dilaporkan tenggelam, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujarnya kepada awak media.
Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Panimbang dan diserahkan kepada petugas Puskesmas.
“Tim SAR Gabungan kemudian melakukan briefing, dan Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat juga akan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” katanya.
Galih menginformasikan bahwa operasi SAR kali ini melibatkan berbagai unsur, yaitu TIM Rescue KPP Banten, BPBD Provinsi Banten, Polairud Polres Pandeglang, BPBD Kabupaten Pandeglang, Sahbandar UPT Labuan, Koramil Panimbang, Polsek Panimbang, dan Forum Potensi SAR. |Fjr
![]()









