spot_img

Lulusan SMK Penyumbang Terbesar Pengangguran di Provinsi Banten 

Foto: Suasana Job Fair di SMKN 5 Tangsel (istimewa).

BANTEN | Provinsi Banten menduduki peringkat pertama dari jumlah pengangguran terbuka di Indonesia. Dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penyumbang terbesar.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Lukman, usai membuka pameran Job Fair di SMKN 5 Tangsel pada Kamis, (12/10).

Menurut Lukman, di antara banyak penyebab jumlah pengangguran didominasi lulusan SMK karena keterbatasan jaringan dengan dunia usaha berdasarkan kompetensi skil yang dimiliki sebagaimana diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca Juga

Lebih lanjut, di mengungkapkan, karena lulusan SMK itu mempunyai keahlian, walau sebutannya baru semi profesional. Kalau SMA melamar kerja kemana saja, mau jadi OB, mau jadi apa pun diterima.

“Kalau anak-anak SMK dia punya keahlian, kayak tadi pengelasan, farmasi, dan desain grafis. Kan tidak mungkin lulusan grafis diterima di bagian pengelasan, pintunya sudah jelas,” ungkapnya.

Kata Lukman, jumlah pengangguran di Banten ternyata lebih tinggi dari Provinsi Jawa Barat yang menduduki peringkat kedua. Padahal jumlah penduduk Jawa Barat jauh lebih banyak.

Masih kata Lukman, kalau dilihat dari jumlah penduduk Jawa Barat lebih banyak, mungkin 3 atau 4 kali lipat dari Banten. Kalau Banten jumlah penduduknya hanya 12 juta, Jawa Barat hampir 50 juta.

“Tapi jumlah pengangguran di Provinsi Banten sebanyak 10% pada tahun 2023. Tahun kemarin 13%, sekarang sudah menurun, alhamdulillah itu berkat kerja keras dari kita semua,” ucapnya.

Untuk itu, sambungnya, Dindikbud Banten sendiri terus mendorong berbagai kegiatan yang membuka jaringan antara SMK dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan pihak terkait lain. Di sisi lain, penguatan soft skill terus diperkuat.

“Kebanyakan dari anak-anak kita itu tidak kuat mental, mengeluh gaji kecil, itu yang terjadi. Nah ini yang menjadi catatan bagi kami, bagi sekolah dan juga bagi komite sekolah. Jadi keberhasilan itu tidak hanya dari pengetahuan, tapi juga kepribadian mental seperti disiplin dan tanggung jawab,” terangnya.

Di lokasi yang sama, Kepala SMKN 5 Tangsel, Rohmani Yusuf mengatakan, hari ini pihaknya menggelar job fair yang dibarengi penandatanganan kerjasama dengan puluhan perusahaan.

Menurutnya, upaya itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekolah menyiapkan lulusannya nanti bersaing di dunia kerja.

“Maka Alhamdulillah kemarin saya ketemu oleh Ketua Forum HRD Tangsel dan beliau siap memasilitasi SMKN 5 dengan berbagai programnya. Baik itu nanti program entrepreneur kewirausahaan ataupun program seminar penguatan sumber daya manusia,” pungkasnya. |We

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart