
TANGSEL | Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Tangerang Selatan menggelar workshop bertema “Peningkatan Kapasitas Perempuan dalam Politik” sebagai langkah awal dalam memperkuat peran perempuan di ranah politik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis DPC PKB Tangsel dalam mempersiapkan terbentuknya struktur organisasi Perempuan Bangsa di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Tangsel, Hj. Muthmainnah, menyampaikan bahwa kehadiran Perempuan Bangsa menjadi wadah penting bagi perempuan untuk berkiprah lebih luas.
Baca Juga
- Jelang Pilkada 2024, PKB Tangsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Walikota
- Lewat Rapat Paripurna, Rapiudin Akbar Ditetapkan Jadi Ketua Fraksi PKB DPRD Tangerang
“Perempuan bukan pelengkap, tapi pilar utama dalam pembangunan dan kebijakan publik. PKB dan Perempuan Bangsa hadir, untuk membuka ruang bagi semua perempuan, dari berbagai latar belakang, untuk terlibat aktif dalam dunia politik,” ucapnya, pada Kamis, (15/05).
Muthmainnah menegaskan bahwa Perempuan Bangsa merupakan organisasi terbuka yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan, sejalan dengan karakter PKB yang inklusif.
“Perempuan Bangsa adalah badan otonom PKB. Organisasi ini sangat terbuka, sama seperti PKB yang sejak awal menjadi partai untuk semua agama dan semua golongan,” tegasnya.
Ia berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal terbentuknya struktur Perempuan Bangsa yang solid dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, salah satu peserta yang juga merupakan kader PKB, Anah, menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan ini.
“Workshop ini memberikan motivasi baru bagi kami para perempuan untuk tidak ragu tampil dan berperan di ruang politik. Kami siap bergerak bersama dalam wadah Perempuan Bangsa,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, para peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, strategi komunikasi, hingga pentingnya partisipasi perempuan dalam proses politik.
Sekadar informasi, PKB membentuk badan otonom untuk mewadahi peran perempuan dalam dunia politik dan sosial. Diikuti oleh perwakilan dari 54 kelurahan se-Tangerang Selatan, kegiatan ini menghadirkan perempuan-perempuan potensial yang diharapkan menjadi motor partisipasi di wilayah mereka. |Fjr
![]()









