TANGERANG | Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang menyiapkan lima agenda dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2026 sekaligus menyambut pengukuhan kepengurusan pada 15 November mendatang. Selain memperkuat kaderisasi dan pelayanan masyarakat, partai tersebut menargetkan perolehan delapan kursi legislatif pada Pemilu 2029 serta mendorong kadernya masuk ke jajaran pemerintahan eksekutif.
Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi menyampaikan, rangkaian kegiatan tersebut dalam konferensi pers di Kantor DPC PKB, Tigaraksa, Kamis (22/10). Mengusung semangat Era Baru PKB, kegiatan itu juga diarahkan untuk memperkuat konsolidasi pengurus, kader, dan simpatisan.
Ustur mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum bagi PKB untuk memperkuat hubungan dengan kalangan santri, kiai, dan guru ngaji sekaligus memperluas kontribusi partai dalam pembangunan daerah.
Baca Juga
- Muscab PKB Tangerang Digelar, Sembilan Nama Maju Calon Ketua DPC
- PKB Banten Tuntaskan Muscab, Delapan Ketua DPC Resmi Ditetapkan DPP
“Dengan mengangkat tagline Era Baru PKB, DPC PKB Tangerang dengan semangat baru dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, kami memaparkan beberapa program yang akan dilakukan ke depan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis (22/10) melalui peluncuran rangkaian pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Tangerang sekaligus peringatan Hari Santri Nasional. Selanjutnya, pada Minggu (25/10), PKB menjadwalkan Musabaqah Qiroatul Kutub atau lomba membaca kitab kuning untuk menggali dan mengembangkan potensi santri di Kabupaten Tangerang.
Pada Rabu (28/10), kegiatan dilanjutkan dengan Halaqoh Kebangsaan dan pembukaan Sekolah Kader Muda PKB di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang. Halaqoh tersebut ditujukan untuk memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan santri, kiai, dan guru ngaji, sedangkan sekolah kader disiapkan untuk membentuk generasi muda yang berintegritas dan memiliki semangat pengabdian.
“Halaqoh menjadi ruang untuk meneguhkan komitmen kebangsaan di kalangan santri, kiai, dan guru ngaji, sekaligus merawat nasionalisme yang tumbuh dari tradisi pesantren,” kata Ustur.
Ia menambahkan, Sekolah Kader Muda PKB diharapkan dapat melahirkan kader yang tidak hanya memahami politik, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Agenda berikutnya dijadwalkan pada Minggu (08/11), berupa jalan santai yang dirangkai dengan peluncuran mobil ambulans. Menurut Ustur, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan partai dengan masyarakat melalui aktivitas kebersamaan sekaligus memperkuat layanan kemanusiaan.
Ia menyebut PKB Kabupaten Tangerang telah menyiapkan 11 unit mobil ambulans yang siap beroperasi di setiap daerah pemilihan. Layanan tersebut ditujukan untuk membantu warga yang membutuhkan, termasuk akses pelayanan kesehatan darurat secara gratis.
“Ambulans disiapkan untuk memberikan layanan secara cepat dan siaga, serta gratis bagi warga Kabupaten Tangerang yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain layanan ambulans, Ustur menyebut sejumlah program unggulan yang dijalankan partainya untuk pesantren, antara lain program sanitasi (Sanitren), aspirasi pondok pesantren (Aspontren), serta beasiswa santri ke luar negeri. Menurutnya, seluruh program ini merupakan bagian dari komitmen nyata untuk memperluas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Minggu (15/11) melalui pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Tangerang. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Ustur menegaskan, PKB Kabupaten Tangerang menargetkan perolehan delapan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Pihaknya juga bertekad mendorong kader partai agar dapat berkiprah di jajaran pemerintahan eksekutif.
“PKB bukan sekadar wadah perjuangan politik, melainkan rumah pengabdian yang selalu hadir di hati umat, merawat tradisi pesantren, dan berdiri paling depan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. | Fjr
![]()










