spot_img

Dua Desa di Kecamatan Kresek Jadi Langganan Banjir

Foto: Tanggul jebol sungai Cidurian (Istimewa).

TANGERANG | Intensitas curah hujan tinggi di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang mengakibatkan dua desa di Kecamatan Kresek menjadi langganan banjir luapan air sungai Cidurian. Tanggul jebol menjadi penyebabnya.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Camat Kresek Muhamad Romli. Menurutnya, dua desa yang ada di wilayahnya itu menjadi langganan banjir setiap tahun. Lantaran sejak 2001 tanggul penyangga air sungai Cidurian jebol dan belum diperbaiki.

“Info yang kami dapat dari warga, tanggul itu jebol sejak tahun 2001. Dua desa ini menjadi langganan banjir setiap sungai Cidurian meluap,” ungkapnya kepada awak media pada Sabtu, (31/12).

Baca Juga

Masih kata Muhamad Romli, pihaknya telah melakukan berbagai upaya mengusulkan ke pemerintah pusat dan provinsi melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau, Ciujung, Cidurian (C3) agar tanggul tersebut dapat diperbaiki lagi.

“Sampai saat ini belum ada respons. Setiap Musrenbang juga kami usulkan. Namun karena itu kewenangan provinsi dan pusat, maka kami terus upayakan agar tanggul itu secepatnya diperbaiki,” ucapnya.

Ia berharap, tanggul jebol di wilayahnya itu segera diperbaiki dengan menggunakan tiang pancang seperti tanggul yang berada di Sungai Cisadane. Sehingga, ke depan dua desa itu terbebas dari banjir tahunan.

“Kami berharap pihak provinsi dan pusat segera tanggap. Kasihan warga tiap tahun harus kebanjiran,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kedua desa yang kerap dilanda banjir akibat luapan air sungai Cidurian itu ialah Desa Pasir Ampo dan Desa Koper Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang. |HR

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart