
TANGERANG | Rotasi dan mutasi puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Tangerang kembali menuai sorotan.
DPRD Kabupaten Tangerang menyoroti pentingnya etos kerja jajaran aparatur sipil negara (ASN) usai Bupati Moch Maesyal Rasyid kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Abdul Kodir, mendorong agar perubahan ini berdampak nyata pada kualitas pelayanan publik.
Baca Juga
- Pengamat Tata Kota: Drainase Amburadul Sebabkan Banjir di Tangerang Raya
- Selenggarakan Sekolah Gratis, Pemda Tangerang Gandeng 179 Sekolah Swasta
“Saya dari Komisi I berharap dari perubahan posisi dan jabatan agar bekerja sebagaimana mestinya dan bekerja maksimal melayani masyarakat,” kata Kodir, pada Jumat, (18/07).
Langkah Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, yang belum lama ini kembali merombak struktur jabatan dari eselon II hingga IV dinilai sebagai upaya strategis untuk menyegarkan roda birokrasi dan memperkuat pelayanan publik.
Masih kata Abdul, pejabat yang mendapatkan jabatan baru baik promosi atau mutasi untuk bekerja sama sesuai hati nurani.
“Kita tahu pak bupati dan wakil bupati sudah menunjukkan kinerja dengan terus turun ke bawah, yang perlu didukung oleh semua jajarannya,” ujarnya.
Politisi Gerindra itu juga meminta para pejabat bekerja dengan ketulusan hati serta mendukung penuh program kepala daerah. Ia menilai proses rotasi memang lumrah menimbulkan dinamika, namun harus disikapi dengan kedewasaan.
“Setiap rotasi dan mutasi pasti ada perubahan dan ada dinamika setiap prosesnya. Kemudian yang belum bisa mendapatkan kesempatan agar lebih baik lagi demi melayani masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. |Fjr
![]()









