spot_img

Komnas Perempuan Apresiasi Sekolah Gender Tangerang

Foto: Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor saat menjadi narasumber Sekolah Gender.

TANGERANG | Perkembangan industri dan arus migrasi tenaga kerja telah membuka peluang kerja yang luas. Namun, di sisi lain masih menyisakan kesenjangan akses perempuan terhadap pendidikan, partisipasi ekonomi, serta peran dalam pengambilan keputusan publik. 

Demikian disampaikan Sri Panggung Lestari saat memberi sambutan acara Sekolah Gender angkatan kedua yang dilaksanakan pada Rabu, (25/02), bertempat di Ruang Rapat Gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut, perempuan yang kini menjabat sebagai anggota DPRD mengatakan, banyak perempuan di tingkat desa masih terbatas pada peran domestik, sementara ruang aktualisasi di ranah sosial, ekonomi, dan politik belum sepenuhnya terbuka secara setara. Hal ini mudah sekali kita temukan sehari-hari. Bahkan dari jarak yang begitu dekat.

Baca Juga

“Fenomena tersebut diperparah oleh rendahnya pemahaman masyarakat tentang isu gender dan keadilan sosial. Masih banyak terjadi praktik diskriminatif, kekerasan berbasis gender, serta ketidaksetaraan dalam memperoleh layanan publik,” ujar Sri Panggung Lestari. 

Lanjut dia, hal ini menandakan perlunya sebuah gerakan sistematis yang mampu meningkatkan kesadaran kritis dan kapasitas perempuan agar dapat menjadi subjek pembangunan yang berdaya. Tidak melulu sebagai objek dalam setiap kebijakan. Termasuk pendidikan.

Dalam konteks tersebut, gagasan Sekolah Gender hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas perempuan dan masyarakat dalam memahami serta menerapkan prinsip kesetaraan gender di berbagai bidang kehidupan. Selain tentu, tanda kutip melawan dominasi laki-laki.

Sekolah Gender bukan sekadar wadah pelatihan, tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk menumbuhkan kesadaran, solidaritas, dan keberanian dalam memperjuangkan hak-hak perempuan secara konstruktif. Diawali pemaparan deskriptif, dilanjut dengan elaborasi pengalaman, dan diakhiri rencana aksi pasca-sekolah.

Setiap peserta, kata Sri Panggung akan dibekali tiga materi utama. Mulai  dari pembukaan kesadaran, pengenalan dasar konsep gender, ketimpangan struktural dan Sosial, Pendalaman Isu, sampaj rencana tindak lanjut berupa advokasi kebijakan publik.

“Konsep patriarki, gender equality and social inclution, dan kekerasan berbasis gender juga menjadi bagian tak terpisahkan yang akan diulas saat Sekolah Gender,” ujar perempuan yang juga menjabat ketua PAN Kabupaten Tangerang.

Selaku inisiator, pihaknya akan mengundang ketua Komnas Perempuan, Direktur Visi Nusantara, Founder Ruang Aman, Dewan Pendidikan, akademisi, dan aktivis perempuan sebagai pembicara. Sementara untuk tahun pertama, akan diadakan sebanyak 5 angkatan.

“Setiap angkatan diikuti 50 peserta dari berbagai organisasi. Rencananya berlangsung Maret sampai Mei. Dan akan berlanjut di tahun 2027. Dengan peserta yang lebih beragam,” sambung penerima anugerah perempuan inspiratif.

Sementara itu, Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif Sekolah Gender yang digagas di Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, pendidikan kesetaraan gender di lingkungan pengambil kebijakan merupakan langkah penting untuk memastikan kebijakan publik tidak lagi buta terhadap realitas ketimpangan yang dialami perempuan.

Masih kata Maria Ulfah, kesetaraan gender perlu dipahami bukan hanya sebagai isu perempuan semata, tetapi sebagai cara pandang dalam melihat realitas sosial. Gender adalah konstruksi sosial yang memengaruhi relasi antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Karena itu, penting bagi para pengambil kebijakan untuk memahami gender sebagai perspektif, sebagai alat analisis, sekaligus sebagai gerakan kesadaran untuk mewujudkan keadilan sosial,” tuturnya. |We

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart