spot_img

Gubernur Banten Temui Massa Aksi, Janji Tindaklanjuti Tuntutan Ojol

Foto: Gubernur Banten Andra Soni temui massa aksi ojol.

BANTEN | Gubernur Banten, Andra Soni, akhirnya turun langsung menemui massa aksi komunitas ojek online (ojol) yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Provinsi Banten, pada Selasa (20/05).

Dalam kesempatan itu, ia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan Komunitas Ojol Provinsi Banten.

Dalam dialog terbuka dengan Andra Soni, Ketua Komunitas Ojol Provinsi Banten, Agustian, menyampaikan beberapa persoalan mendasar yang dihadapi para mitra. Mulai dari algoritma aplikasi yang dinilai tidak adil, potongan pendapatan yang besar, hingga minimnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga

“Kami ini bekerja dari pagi sampai malam. Tapi tidak ada satu regulasi pun yang benar-benar melindungi kami,” tegas Agustian di tengah kerumunan massa.

Menanggapi itu, Gubernur Andra menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan perlindungan mitra ojol lewat regulasi daerah. Ia menyebut, beberapa hal sudah masuk dalam proses pembahasan, terutama terkait BPJS Ketenagakerjaan.

“Perda tentang jaminan sosial bagi pekerja rentan sedang kita susun. Kami akan sempurnakan naskah akademiknya agar ojol bisa masuk dalam kategori pekerja rentan dan mendapatkan perlindungan negara,” ungkapnya.

Selain perlindungan sosial, massa ojol juga menyoroti beban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sering kali tertunggak karena penghasilan yang tidak menentu. Menjawab itu, Andra menyampaikan bahwa Pemprov Banten sudah memberikan kebijakan relaksasi berupa pembebasan denda dan pokok tunggakan.

Tak hanya itu, ia menawarkan solusi kolaboratif dengan penyedia aplikasi dan Bank Banten. Rencananya, akan dibuat fitur tabungan khusus via virtual account berbasis NIK agar ojol bisa mencicil pembayaran PKB secara terencana.

“Kita ingin para ojol bisa menabung sedikit demi sedikit untuk bayar pajak. Entah nanti fiturnya dari aplikasi atau dari Bank Banten, yang penting ojol nggak harus nunggu tunggakan menumpuk dulu,” jelasnya.

Aksi ini menjadi penanda penting bahwa pengemudi ojol di Banten tak hanya bergerak untuk protes, tapi juga membawa solusi. Mereka berharap, suara yang sudah disampaikan tak hanya berhenti di halaman Gedung Negara, tapi masuk ke dalam draf kebijakan.

“Kami siap duduk bareng, tapi jangan sampai hanya jadi angin lalu,” tegas Agustian. |Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart