
TANGERANG | Pentingnya peran generasi muda dalam menjaga semangat persatuan serta menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa di tengah tantangan era modern.
Hal itu dikatakan Duta Pemuda Kabupaten Tangerang, Riki Ade Suryana dalam memperingati hari Sumpah Pemuda ke-97.
Menurut Riki, makna Sumpah Pemuda hari ini tak lagi sekadar catatan sejarah, melainkan panggilan moral bagi seluruh anak bangsa untuk kembali meneguhkan semangat gotong royong dan nasionalisme di tengah derasnya arus perubahan zaman.
Baca Juga
- Lewat Aksi Teatrikal, AMPEL Desak Pemerintah Tutup PT CKL
- Aktivis dan Warga TPA Jatiwaringin Tolak Proyek PSEL
“Tantangan pemuda hari ini bukan lagi berjuang melawan penjajahan fisik, melainkan melawan sikap apatis, disinformasi, dan krisis moral yang bisa melemahkan karakter bangsa. Pemuda harus tampil sebagai pelopor perubahan, bukan penonton,” ujar Riki.
Ia menambahkan, Kabupaten Tangerang punya potensi besar melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan peka terhadap persoalan sosial, lingkungan, serta kemasyarakatan. Dalam momentum Sumpah Pemuda ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah yang tangguh dan berdaya saing.
“Sudah saatnya pemuda Tangerang berani bergerak, berkarya, dan menjadi inspirasi. Kita wujudkan semangat Sumpah Pemuda dengan tindakan nyata — membangun dari daerah untuk Indonesia yang lebih maju,” tegas Riki.
Lebih lanjut, Riki mengajak generasi muda untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam setiap langkah mereka. Ia berharap semangat Sumpah Pemuda tak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi terus hidup dan berdenyut di hati setiap anak bangsa.
“Pemuda bukan hanya harapan bangsa, tetapi penentu arah masa depan bangsa. Mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda tetap menyala di dada setiap generasi muda Indonesia,” tutupnya. | Fjr
![]()









