
TANGERANG | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Tangerang berkesempatan mendapat suntikan anggaran revolving sebesar 1 miliar.
Hal itu terungkap saat Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail menantang seluruh kepala desa untuk menghidupkan BUMDes. Disampaikan pada momentum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Namun demikian, Kholid menyampaikan, semua itu ada syaratnya. Tata kelola BUMDes harus bagus dan transparan. Setelah itu baru diberikan anggaran revolving.
Baca Juga
- LPPM UMN Latih Pelaku UMKM dan BUMDes Cara Buat Poster
- Berdayakan Pelaku UMKM, Desa Cibetok Kembangkan Potensi Wisata
“Ini jarang, saya tantang para kepala desa, kalau terbuka dan transparan pengelolaannya, saya akan berikan anggaran revolving sebesar Rp1 miliar,” ujar Kholid pada Rabu, (26/01).
Lebih lanjut, Kholid menegaskan, sebelum menghidupkan BUMDes, para kepala desa harus terlebih dahulu memahami fungsi dan tujuannya.
Sebab, sambungnya, BUMDes adalah salah satu amanat konstitusi yang bisa menjadi infrastruktur kelembagaan dan dapat membangkitkan ekonomi kreatif.

“BUMDes ini jawaban secara kelembagaan untuk mengatur tata kelola ekonomi kreatif,” sambung Kholid Ismail.
Ia pun meyakini jika BUMDes dikelola dengan baik, akan menjawab persoalan maraknya bank liar atau spekulan yang mengedarkan uang.
Kholid juga berharap kepada semua kepala desa untuk dapat memanfatkan momentum agenda Musrenbang saat ini.
“Jangan sia-siakan, Musrenbang ini adalah satu arena bagaimana kita akan bisa mengimplementasikan rencana-rencana aksi yang memang harus direalisasikan tahun 2023, salah satunya dengan mengelola BUMDes,” tutup kader PDI Perjuangan ini. |We
![]()









