
Jalan rusak menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas karena dapat mengganggu kestabilan kendaraan. Selain itu, kecelakaan juga dipengaruhi oleh kesalahan manusia, muatan berlebih, kurangnya penerangan, serta minimnya rambu lalu lintas.
Jalan Raya tepatnya wilayah Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten dengan aktifitas arus lalu lintas industri yang dominan dengan jumlah penduduk tertinggi di Kabupaten Tangerang, estimasi lebih dari 273.000 jiwa (hasil SP2020) dan kepadatan penduduk mencapai lebih dari 10.000 jiwa/km2.
Wilayah ini dikenal sebagai salah satu pusat pemukiman padat dengan pertumbuhan penduduk cepat di Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca Juga
- Banjir Kabupaten Tangerang: Cermin Gagalnya Tata Kelola Lingkungan dan Infrastruktur
- Perempuan Tewas Terlindas Truk Tanah di Jayanti
Tentu, harus menjadi perhatian lebih pemerintah pada sektor infrastruktur jalan di wilayah Pasar Kemis-Cikupa, Pasar Kemis-Rajeg terutama jalan yang rusak untuk segera diperbaiki tanpa banyak basa-basi. Karena nyawa adalah adalah harga yang tidak bisa dibeli.
Terbukti nyata, diawal tahun 2026, bahkan dalam awal bulan Februari 2026 ini telah terjadi kecelakaan yang merenggut 4 nyawa secara berturut-turut yang disebabkan oleh perpaduan jalan rusak dan mobil truk besar di jalan raya Pasar Kemis. Menurut keterangan beberapa saksi yang mengatakan, bahwa semua korban kecelakaan dan meninggal dunia akibat menghindari jalan berlubang lalu terlindas truk besar.
Saya meyakini bahwa, tidak ada yang tidak hati-hati saat berkendara apalagi dalam kondisi jalan penuh lubang nan rusak. Namun apa daya bila kecelakaan tidak bisa kita hindari.
Pertanyaan dan permasalahannya adalah, kapan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal ini cepat aksi untuk memenuhi hak masyarakat menikmati jalan mulus, juga meperketat implementasi jam operasional truk-truk besar yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 12 Tahun 2022.
Yes, bukan hanya kegiatan-kegiatan seremonial yang lebih diutamakan.
Berdiskusi soal apalagi? Butuh solusi atas apa yang terjadi? Atau mau buat acara seremonial di hotel dengan spanduk besar itu dulu? Undang Band papan atas sebagai hiburan dulu? Ayolah kegiatan itu hanya menunggu korban selanjutnya.
Maaf saya tidak tahu apa-apa terkait regulasi-anggaran dan lain-lain perihal apa-apa yang menghambat perbaikan jalan ini. Yang saya tahu, bila permasalahannya jalan rusak, ya solusi satu-satunya diperbaiki. Atau ada solusi lain?
Sebagai putra daerah kelahiran Pasar Kemis, saya berharap, bila memang jalan sedang proses perbaikan, segeranya di awasi pada kualitas jalan bila perlu hadirkan ahli dan berintegritaslah lalu sikap tegas pada truk-truk besar yang melanggar peraturan.
*Ditulis oleh: Tomy Reyvaldi.
![]()









