spot_img

Fahrizal Azmi Inisiasi Penulisan Buku Bangga Kencana

Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fahrizal Azmi.

TANGERANG | Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Fahrizal Azmi menginisiasi penulisan buku Bangga Kencana. Diawalai temu aktivis perempuan dari puluhan organisasi.

Pengendalian penduduk, bonus demografi, dan kesehatan reproduksi mendapat perhatian serius yang perlu menjadi skala prioritas di Kabupaten Tangerang. Terlebih menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saat diwawancara media, Ahong, sapaan akrab Fahrizal Azmi mejelaskan bahwa program tahun ini terfokus pada 3 kegiatan. Diaawali Forum KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) seputar bonus demografi, Launching Buku, sampai Roadshow Bedah Buku ke sepuluh kecamatan.

Baca Juga

Lebih lanjut, Ahong menargetkan penulisan buku dan penerbitannya rampung awal November. Sehingga Minggu kedua bulan depan bisa launching bersama Bupati Tangerang, seluruh OPD, camat, penyuluh, kader Posyandu, dan perwakilan organisasi.

“Setelah launching, agenda selanjutnya roadshow. Ada 10 kecamatan yang akan didatangi, semoga berjalan sesuai rencana,” ujarnya pada Selasa (21/10).

Kegiatan ini diharap dapat menjadi pemantik bagi persoalan kependudukan di Kabupaten Tangerang. Mengingat ada 3,4 juta jiwa. Ini sebuah berkah juga ancaman jika tidak diantisipasi dengan baik.

Buku yang ditulis oleh tim dari Visi Nusantara ini selanjutnya akan dibagikan ke masyarakat dan pegiat organisasi. Publik perlu tercerahkan soal pengendalian penduduk dan bonus demografi.

Semantara, saat ditemui, Bupati Tangerang menyambut baik penerbitan buku Bangga Kencana ini. Dirinya dua hari ini akan menyiapkan Prolog untuk buku yang akan diberi judul Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah.

Lebih lanjut, Moch Maesyal Rasyid berharap gerakan literasi, terurama menulis buku terus ditingkatkan. Apresiasi sebesar-besarnya kepada tim penulis dan Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana. Juga kepada Fahrizal Azmi selaku anggota dewan yang telah mendorong penulisan buku tahun ini.

Bupati juga meminta kepada tim yang saat ini bekerja untuk bersedia menulis buku Satu Tahun Kepemimpinan Maesyal-Intan. “Bulan Februari nulis buku lagi yah,” ucapnya sambil membaca naskah buku Catatan Pinggir yang akan dicetak.

Pantauan media, acara Forum KIE Penulisan Buku diikuti 60 aktivis dari 23 organisasi. Mulai Fatayat, Muslimat, Perempuan Cisadane, Aisyiyah, Srikandi KNPI, Ruang Abjad, Lentera Perempuan, LTN-NU, IBI, Fopkia, Forum Penyuluh, Kopri PMII, Kohati HMI, Sarinah GMNI, Ruang Aman, sampai belasan organisasi primordial. | Fjr

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart