
TANGERANG | Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan tetap aman meski muncul informasi terkait dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan.
Perumdam TKR menyatakan indikasi pencemaran limbah kimia pada sumber air baku tidak memengaruhi mutu air yang telah melalui proses pengolahan. Air yang disalurkan ke pelanggan disebut tetap memenuhi standar kesehatan, layak dikonsumsi, dan telah melalui tahapan pengolahan yang ketat.
Sebagai langkah antisipatif, Perumdam TKR melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi air baku serta pengurasan pada sejumlah titik instalasi pengolahan air guna menjaga stabilitas kualitas dan kelancaran distribusi kepada masyarakat.
Baca Juga
- Desak Pemkab Tangerang, Warga Minta Segera Perbaiki Tanggul Sungai Cidurian
- Tangani Masalah Sampah, Bupati Tangerang Bersama Masyarakat Bersihkan Anak Sungai Cisadane
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar menjelaskan bahwa air sebelum di distribusikan, seluruh proses produksi telah melalui tahapan pengolahan dan pengendalian mutu yang ketat.
“Sebelum di distribusikan ke masyarakat, air yang kami olah telah melalui proses panjang dan quality control yang berlapis. Selain itu kami secara rutin melakukan pengujian kualitas air di laboratorium Perumdam TKR yang telah mengimplementasikan ISO 17025:2017 dan terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan Nomor LP-763-IDN” ujar Sofyan, Kamis (12/02).
Ia menegaskan bahwa pihaknya memastikan pencemaran bahan kimia di Sungai Cisadane tidak memengaruhi kualitas air bersih hasil olahan, sehingga pelayanan air minum kepada pelanggan tetap berjalan aman dan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. | Fjr
![]()









