
TANGERANG | Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Tigaraksa menggelar Musyawarah Anggota (Musran) ke-III yang dipadukan dengan Bedah Buku Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah, pada Jumat, (21/11), bertempat di Ardes Cafe, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang literasi kader, menegaskan komitmen Ansor Tigaraksa dalam membangun kader yang tidak hanya siap secara struktural, tapi juga matang secara intelektual dan reflektif.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Subandi Musbah sebagai Penulis Buku, M. Riziq Shihab selaku Wakil Ketua 1 PC GP Ansor Tangerang, Ahmad Nasrullah Ketua Ansor Tigaraksa serta jajaran pengurus dan kader GP Ansor se-Kecamatan Tigaraksa.
Baca Juga
- Dicky Setiawan: CSR Tangerang Belum Menyentuh Akar Rumput
- Lewat Konfercab VI, Abdul Mu’thi dan Ahmad Kafi Nahkodai PCNU Kota Tangerang
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Muhammad Dede Murdi menyampaikan, bahwa Musyawarah Anggota (Musran) bukan hanya agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis yang menentukan arah gerak dan keberlanjutan kaderisasi.
“Musyawarah Anggota adalah jantung organisasi di tingkat paling dasar. Di sinilah ruh gerakan dijaga. Ketika ia dikolaborasikan dengan bedah buku Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah, kami ingin menegaskan bahwa kader Ansor juga harus memiliki kedalaman rasa, kejernihan berpikir, dan kesadaran akan akar nilai yang membentuk dirinya,” ungkap Dede Murdi.
Ia menambahkan bahwa sosok ayah, sebagaimana ditulis dalam buku karya Subandi Musbah, dapat dibaca sebagai metafora tentang guru kehidupan, pemimpin, dan penjaga nilai yang menuntun generasi untuk tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 PC GP Ansor Kabupaten Tangerang, M. Riziq Shihab, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang memadukan forum organisatoris dengan diskursus literasi.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa Ansor Tigaraksa tidak hanya fokus pada administrasi dan struktur, tetapi juga memberi ruang pada pembentukan karakter dan cara berpikir kader. Kader yang kuat adalah mereka yang terasah secara intelektual dan spiritual,” tuturnya.
Dalam sesi bedah buku, Subandi Musbah menjelaskan bahwa Catatan Pinggir: Pesan Untuk Ayah merupakan kumpulan refleksi personal yang merekam ingatan, nasihat, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan seorang ayah kepada anaknya.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif dan doa bersama, sebagai simbol harapan agar gerakan PAC GP Ansor Tigaraksa terus bergerak dengan visi yang jernih dan langkah yang diberkahi. | Fjr
![]()









