
TANGERANG | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan menindak tegas dugaan praktik premanisme yang terjadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Laporan tersebut diterimanya melalui kanal pengaduan Lapor Pak Purbaya yang baru dua hari dibuka lewat nomor WhatsApp 082240406600.
Dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Purbaya menilai laporan itu menunjukkan masih adanya oknum pajak yang bertindak di luar aturan. Ia menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan paling lambat pekan depan.
Baca Juga
- Polisi Amankan Tiga Opang yang Adang Taksi Online di Stasiun Tigaraksa
- Diduga Palak Sopir, 5 Orang Diamankan
“Izin lapor tindak premanisme AR Pajak KPP Tigaraksa. Siapa Tigaraksa KPP-nya? Kalau itu Minggu depan saya cek harus sudah rapi ini enggak ada premanisme,” katanya saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Jumat, (17/10).
Purbaya menjelaskan, laporan yang diterima berasal dari masyarakat yang merasa menjadi korban tindakan semena-mena aparat pajak. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut menjadi perhatian serius bagi Kemenkeu.
“Dia minta duit pasti maksa ya? Hebat juga ya kreatif lah. Oh ternyata betul saya pikir kalau kita ngomong di atas selesai, ternyata enggak,” lanjut dia.
Purbaya pun buka-bukaan soal bobrok pegawai pajak yang selama ini terjadi. Ia menilai kalau mereka tenang-tenang saja karena berpandangan menteri keuangan hanya menjabat selama lima tahun. | Fjr
![]()









