
PANDEGLANG | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) se-Banten menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di atas tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu, (17/08).
Koordinator Daerah Mapala Banten, Juliandy, menjelaskan aksi tersebut merupakan bentuk sindiran terhadap Pemkab Pandeglang yang telah meneken kerja sama dengan Pemkot Tangerang Selatan terkait pembuangan sampah.
Menurutnya, kebijakan itu justru berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar TPA.
Baca Juga
- Keluhkan Bau dan Infrastruktur Buruk, Warga Bangkonol Tolak Kerjasama Sampah Pandeglang-Tangsel
- Kejari Pandeglang Telusuri Proyek Mangkrak di SDN Curug 1
“Bendera seharusnya berkibar di tempat yang bersih dan membahagiakan masyarakat. Tapi di sini, ia berkibar di atas tumpukan sampah yang justru mengancam kesehatan warga,” tegasnya.
Juliandy juga menyoroti buruknya sistem pengelolaan sampah di TPA Bangkonol. Ia mendesak Pemkab Pandeglang membatalkan kerja sama tersebut agar hak masyarakat untuk hidup sehat tidak semakin terabaikan.
“Seharusnya masyarakat hidup sehat, tapi TPA Bangkonol yang terbengkalai akhirnya kesehatan masyarakat terganggu. Harapan kami dengan kegiatan ini pemerintah dapat tersentuh hatinya,” tuturnya. | Fjr
![]()









