
TANGERANG | Aksi tawuran antar geng motor nyaris pecah di ruas Jalan Raya Cisauk–Lapan, pada Minggu dini hari.
Sebanyak 32 remaja diamankan dalam operasi Cipta Kondisi yang digelar pukul 00.00 WIB. Mereka diduga kuat terlibat dalam kelompok geng motor yang hendak melakukan aksi kekerasan di jalanan.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan, operasi tersebut memang rutin dilakukan untuk menekan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Cisauk.
Baca Juga
- Rebutan Lahan, 2 Kelompok Ormas di Tangerang Terlibat Bentrok
- Diduga Hendak Tawuran, Belasan Pelajar Diamankan Polsek Maja
“Petugas mengamankan 32 remaja yang diduga akan melakukan tawuran. Selain itu, turut disita 28 sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat,” ujar Dhady saat konferensi pers, pada Senin, (16/06).
Dari keterangan yang disampaikan, mayoritas remaja tersebut masih berstatus pelajar. Mereka diamankan bersama sejumlah kendaraan yang tidak memiliki dokumen resmi alias bodong. Aparat menduga, mereka sudah janjian melalui media sosial untuk melakukan aksi bentrok.
Polsek Cisauk menegaskan bahwa patroli malam, terutama pada jam-jam rawan, akan terus dilakukan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pencegahan terhadap kejahatan jalanan dan tawuran yang kerap melibatkan usia muda.
“Langkah ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di waktu-waktu yang rentan terjadinya kriminalitas,” tambahnya.
Dhady juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya orangtua, dalam mencegah anak-anak terlibat dalam kegiatan negatif. Ia mengimbau agar setiap orangtua lebih peduli terhadap aktivitas dan pergaulan anaknya.
“Jika lewat pukul 22.00 anak belum pulang, sebaiknya segera dihubungi. Jangan biarkan mereka keluyuran tanpa arah yang jelas,” pungkasnya.
Warga juga diminta aktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Karena menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. |Fjr
![]()









