
BANTEN | Panitia Muktamar Mathla’ul Anwar membuka pendaftaran calon Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) pada 9–10 April 2026 hingga pukul 00.00 WIB.
Tahapan ini menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi menjelang pelaksanaan Muktamar.
Ketua Media Center, Eko Supriatno, mengatakan pembukaan pendaftaran diumumkan melalui konferensi pers oleh Media Center Mathla’ul Anwar. Menurutnya, kesempatan ini terbuka bagi kader yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan organisasi.
Baca Juga
- UNMA Banten Aktivasi Tiga Hektare Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan
- UNMA Kenalkan Detektor Logam untuk Amankan Produk UMKM
“Pendaftaran dibuka untuk memberi ruang kepada kader berpartisipasi dalam proses kepemimpinan organisasi, sekaligus menyampaikan gagasan dan arah kebijakan ke depan,” ujar Eko.
Menurut panitia, langkah ini merupakan komitmen bersama Pengurus Besar (PB) dan Organizing Committee (OC) dalam menghadirkan proses demokrasi yang terbuka dan bertanggung jawab.
Hal senada disampaikan Ketua PB Mathla’ul Anwar, Ocid Abdurrosyid Siddiq menegaskan, Muktamar bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah masa depan organisasi.
“Muktamar ini bukan hanya agenda organisasi semata, tetapi momentum menentukan arah masa depan. Kami ingin memastikan proses ini melahirkan kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan umat ke depan,” ungkapnya.
Panitia menilai pemilihan Ketua Umum menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan, kaderisasi, serta kontribusi Mathla’ul Anwar dalam kehidupan sosial dan keumatan.
Di tempat yang sama, Ketua OC Muktamar XXI Mathla’ul Anwar, Asep Rohmatulloh menekankan, bahwa setiap calon wajib memenuhi kelengkapan administrasi dan ketentuan organisasi.
“Setiap calon Ketua Umum wajib memenuhi kelengkapan administrasi dan ketentuan organisasi sebagai bentuk keseriusan dalam proses pencalonan. OC berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan akuntabel,” tuturnya.
Sementara itu, Steering Committee (SC) memastikan seluruh proses tetap berada dalam koridor organisasi dan berjalan sesuai aturan.

“SC memastikan arah Muktamar tetap pada koridor organisasi. Kami menjaga agar proses berjalan sesuai aturan dan substansi, serta memperkuat arah gerak organisasi ke depan,” ujar Dhona El Furqon, SC Muktamar XXI Mathla’ul Anwar.
Dalam pelaksanaan Muktamar, panitia menekankan pentingnya menjaga suasana yang tertib, aman, dan kondusif. Hal ini diperlukan untuk memastikan seluruh agenda organisasi dapat berjalan efektif serta menghasilkan keputusan yang berkualitas.
Panitia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk menjaga kedewasaan dalam berproses, menghormati mekanisme yang ada, serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan individu atau kelompok.
Muktamar Mathla’ul Anwar diharapkan tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga menjadi contoh praktik demokrasi organisasi yang sehat, transparan, dan berintegritas.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, panitia berharap akan muncul calon-calon pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen untuk membawa Mathla’ul Anwar semakin adaptif dan relevan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Terkait dinamika di lapangan, khususnya penertiban atribut Muktamar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), panitia menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan melalui koordinasi dan dialog.
“Permasalahan sudah diselesaikan dengan baik melalui komunikasi. Saat ini seluruh tahapan Muktamar tetap berjalan sesuai rencana dan dalam kondisi kondusif,” ujar Eko Supriatno, Ketua Media Center.
Panitia menilai dinamika tersebut merupakan bagian dari proses yang wajar dalam kegiatan berskala besar. Yang terpenting, menurut panitia, adalah penyelesaian dilakukan secara cepat, terukur, dan tetap menjaga stabilitas pelaksanaan kegiatan. | Fjr
![]()









