
TANGERANG | Hujan deras yang mengguyur wilayah Tigaraksa sejak Minggu (05/04) memicu banjir di Perumahan Mustika Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, hingga merendam sekitar 150 rumah warga.
Peristiwa banjir ini dipicu meluapnya aliran Anak Sungai Ci Manceuri setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Genangan air mulai memasuki kawasan permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, berkisar antara 30 sentimeter hingga mencapai satu meter di beberapa titik. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total.
Baca Juga
- Sungai Cimanceuri Meluap, Perumahan Mustika Terendam Banjir
- Banjir Kabupaten Tangerang: Cermin Gagalnya Tata Kelola Lingkungan dan Infrastruktur
Ketua RT 05 RW 09, Teguh Handoyo, menyebutkan banjir telah berdampak pada sekitar 150 rumah yang tersebar di lima RT. Menurutnya, kondisi semakin memburuk akibat jebolnya tanggul di aliran Anak Sungai Ci Manceuri sepanjang kurang lebih 12 meter.
“Banjir sudah terjadi sejak kemarin. Ada lima RT terdampak dengan total sekitar 150 rumah,” ujarnya, Senin (06/04).
Ia menambahkan, meski kerusakan tanggul tersebut telah ditinjau oleh pihak pemerintah daerah, hingga kini belum ada tindak lanjut perbaikan.
Sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing, sementara lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Keterbatasan akses akibat genangan air membuat kebutuhan pokok, terutama makanan siap saji, menjadi hal yang paling mendesak.
“Warga kesulitan keluar untuk membeli makanan karena jalan masih tergenang,” kata Teguh.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak. Pihak BPBD juga telah menyiapkan bantuan logistik untuk disalurkan.
“Pendataan masih berlangsung, namun sejak kemarin kami sudah melakukan pemantauan dan menyiapkan kebutuhan logistik,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang, Irwan. | Fjr
![]()









