
PANDEGLANG | Massa aksi kembali menolak perjanjian kerja sama antara Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangerang Selatan terkait penampungan sampah di TPA Bangkonol.
Dalam aksi itu, massa juga menyoroti sikap staf ahli Bupati Pandeglang, Goenara Drajat, yang dinilai melontarkan ucapan provokatif.
Koordinator aksi, Refaldi, menyebut pihak Pemkab menolak kehadiran massa dengan cara yang tidak pantas.
Baca Juga
- HUT ke-80 RI, Mapala Sindir Pemkab Pandeglang di TPA Bangkonol
- Keluhkan Bau dan Infrastruktur Buruk, Warga Bangkonol Tolak Kerjasama Sampah Pandeglang-Tangsel
“Awalnya kita masuk ke dalam, tetapi pihak dari Pemkab menolak secara kasar, sempat ada ucapan provokatif,” ujarnya.
Desakan massa membuat Goenara akhirnya mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka.
“Saya secara pribadi mohon maaf kepada semuanya,” ucapnya di depan massa.
Sementara itu, orator aksi Ilham Mutakhir menegaskan, perjanjian kerja sama dengan Pemkot Tangsel harus segera dibatalkan.
“Kita minta batalkan kerja sama dengan Tangsel, karena bisa merugikan masyarakat Bangkonol,” ujarnya, pada Kamis, (21/08).
Ilham memastikan aksi ini bukan bentuk kebencian terhadap pemerintah, melainkan wujud kepedulian.
“Ini bukan bentuk kebencian, ini adalah bentuk kepedulian,” katanya. | Fjr
![]()









