
TANGERANG | Pentingnya peran aktif perempuan dalam mendorong kebijakan pendidikan yang inklusif dan setara di Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut mengemuka dalam diseminasi bertema “Perempuan Peduli Pendidikan” yang digelar di Aula Bola Sundul, pada Sabtu, (09/08).
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Rumah Ruang Abjad, Hamzah Sutisna, menjelaskan bahwa diseminasi ini bertujuan menyebarkan hasil kajian, data lapangan, serta aspirasi masyarakat agar dapat menjadi acuan bersama dalam penyusunan kebijakan.
Baca Juga
- Inisiator Beasiswa Tangerang Gemilang Beri Pembekalan Calon Mahasiswa
- Beasiswa Daerah Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
“Melalui diseminasi, kami ingin memastikan hasil kajian dan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum diskusi, tetapi berlanjut menjadi rujukan kebijakan dan program nyata di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Visi Nusantara, Subandi Musbah, menekankan pentingnya peran aktif perempuan dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, melainkan juga penggerak perubahan yang dapat mendorong lahirnya kebijakan strategis seperti Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender.
“Partisipasi aktif perempuan berpotensi melahirkan kebijakan yang berpihak pada kesetaraan dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Diseminasi ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif. Menghadirkan narasumber Aktivis Pemberdayaan Yeni Puri Wahyuni, Peneliti Perempuan Cisadane Ani Apriani, Pendiri Ruang Aman Raden Siska Marini, dan Ketua Fatayat NU Tigaraksa Siti Shofwatul Millah. |Fjr
![]()









