spot_img
spot_img

Hadirkan Kaum Marginal, Komunitas Baletanda Latih Skill Menggambar

Foto: Peserta Kelas Dasar Teknik Menggambar Komunitas Baletanda.

TANGERANG | Setelah menyelesaikan program Kelas Menulis Angkatan Pertama pada bulan lalu, Komunitas Baletanda kembali menyelenggarakan kegiatan. Kali ini bertajuk Kelas Teknik Dasar Menggambar.

Acara yang berlangsung di BUMDes Pantura Makmur Pagedangan Ilir Kronjo ini diikuti pemuda Pantura. Namun berbeda dengan sebelumnya, peserta banyak diwarnai dari anak vespa, manusia silver, dan pengamen jalanan.

Kepada Vinus, Direktur Baletanda Ahmad Syaikhu menyampaikan, sasaran kegiatan kali ini diperuntukkan bagi mereka yang kurang beruntung. Dari kaum marginal.

Baca Juga

Menurut Kang Sheikhu, sapaan akrabnya, secara perlahan pihaknya mendekati mereka melalui skill menggambar, dan tidak serta-merta juga harus menggurui perilaku negatif mereka.

“Sebab kedepannya, siapa tahu teknik menggambar ini jadi modal awal untuk mereka melangkah menentukan potensi proses jati dirinya,” ujarnya pada Minggu (27/11).

Pada kesempatan itu juga, Baletanda tidak tanggung-tanggung menghadirkan Seniman Poster dan Seniman Gambar Potret Realistis, Hady Soenarjo.

Dosen yang mengajar sejak 2010 di School of Design, Universitas Pelita Harapan ini pun langsung mengajarkan berbagai teknik-teknik dasar, seperti teknik garis lurus dan lengkung, serta metode gambar observasi benda.

Hady merasa bahagia lantaran peserta sangat antusias dan merespons serius, walaupun awalnya sedikit bingung tapi akhirnya bisa mengikuti. Dan, hasilnya sesuai harapan.

Lebi lanjut, Hady mengungkapkan, dari dulu memang mempunyai cita-cita terjun ke desa, melatih skill orang yang kurang beruntung dalam soal pendidikan.

“Karena untuk menyumbang uang saya tidak bisa, tetapi dengan keahlian dan ilmu minimal ada gunanya,” ucap Hady yang juga anggota aktif Worldwide Graphic Designer.

Muklas, asal Kampung Selatip Desa Lontar, sebagai peserta yang berlatar ekonomi kurang mampu ini juga mengakui, bahwa ia sangat gembira dengan adanya kegiatan ini.

Muklas juga terkejut sekaligus bangga, bisa mengikuti kelas menggambar. “Setelah menggambar ini, ingin rasanya jadi seniman,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kegiatan kelas menggambar ini dilakukan selama tiga kali pertemuan. Masih ada dua mingguan lagi. Setelah kelas ini selesai, baru kemudian kembali menggelar Kelas Menulis angkatan kedua, yang menjadi konsentrasi komunitas Baletanda. |We

Loading

VINUS TV

BERITA TERBARU

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERPOPULER

IKLAN

spot_img
spot_img

BERITA TERKAIT

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR BANTEN

IKLAN

spot_img
spot_img
spot_img

SEPUTAR DESA

Masyarakat Pasir Bolang Demo Alfamart